📑 Table of Contents
Kota Delphi di antara tempat-tempat pemujaan Yunani kuno yang lain.

Orakel Delfi (Yunani: Δελφοί — Delphoi; atau disebut Pythia) adalah sebuah orakel terkenal di Yunani yang dilindungi oleh dewa Apollo. Mereka terdiri dari imam-imam wanita yang bertugas di Kuil dewa Apollo di kota Delfi (atau Delphi), yang terletak di lereng Gunung Parnassus, di bawah mata air "Castalian Spring". Kota Delfi sendiri disebut-sebut oleh bangsa Yunani sebagai pusat dari tata surya.

Ramalan dari imam wanita Pythia dipercayai berasal dari dewa Apollo. "Orakel Delfi" mulai didirikan pada abad ke-8 SM,[1] meskipun sudah ada dalam bentuk tertentu pada zaman Mycenaean akhir,[2] dari tahun 1400 SM dan ditinggalkan, serta ada bukti bahwa pemuja Apollo mengambil alih kuil itu dari tempat pemujaan dewi Gaia sebelumnya.[3] Catatan terakhir adalah dari tahun 395 M oleh Kaisar Romawi Theodosius I, ketika ia memerintahkan kuil-kuil berhala untuk berhenti beroperasi.

Legenda

sunting

Nama Delphoi dihubungkan dengan δελφ (delph=rongga) atau δελφός (delphus=rahim) dan mungkin merupakan penghormatan pada Gaia, Dewi Bumi. Apollo dikaitkan dengan lokasi ini dengan julukannya yang berbunyi Δελφίνιος (Delphinios = sang Delfi), salah satu dari rahim. Dikisahkan bahwa Apollo tiba pertama kali di Delfi dalam wujud seekor lumba-lumba dengan membawa pendeta Kreta di punggungnya.

Legenda lainnya menyatakan Apollo berjalan dari utara menuju Delfi dan singgah di Tempe, kota di Thesalonika untuk mengambil laurel, tumbuhan yang sakral baginya. Sebagai peringatan, pemenang Perlombaan Pithia menerima mahkota bunga laurel yang dipetik di Tempe.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Morgan 1990, p. 148.
  2. ^ lihat diskusi dalam Deitrich, Bernard C. (1992), "Divine Madness and Conflict at Delphi" (Kernos 5) PDF at http://scholar.google.com/scholar?hl=en&q=Mycenaean+Delphi&btnG=&as_sdt=1%2C5&as_sdtp=
  3. ^ Fortenrose. J. (1959) "Python. A Study ofDelphic Myth and Its Origins, (Berkeley)


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Orakel

binatang, dan sebagainya. Orakel-orakel yang tersohor pada zaman Yunani Kuno adalah Pitia (imam perempuan Apolon di Delfi), serta orakel Dione dan Zeus di Dodona

Metode Delfi

ini diambil dari nama Orakel Delfi, pendeta-pendeta wanita dari Yunani yang terkenal dengan ketepatan ramalan mereka. Metode Delfi dikembangkan berdasarkan

Apollo (mitologi)

pada masa Romawi akhir menyebutnya sebagai Foebus. Menurut tradisi, orakel Delfi dikunjungi pada masa Kerajaan Romawi dipimpin oleh Tarquinius Superbus

Oidipus

Laios dan Iokaste. Sebelum ia lahir, kedua orang tuanya menemui Orakel Delfi. Sang Orakel meramalkan bahwa raja Laios akan dibunuh oleh anaknya sendiri

Hestia

berkerudung. Dia duduk di singgasana kayu polos dengan bantal wol putih. Orakel Delfi awalnya merupakan tempat suci Hestia sebelum diambil alih oleh Apollo

Aku tahu bahwa aku tidak mengetahui apapun

(menurut Plato) yang diajukan kepada Pythia (Orakel Delfi), sebagai tanggapan Socrates atas jawaban Orakel yang menyatakan bahwa "Socrates adalah yang

Pithon (mitologi)

Dalam mitologi Yunani, Pithon adalah drakon (naga) yang menjaga Orakel Delfi. Ketika Leto hendak melahirkan, Hera mengirim Pithon untuk menyerang Leto

Bizantion

mendirikan kota di wilayah tersebut setelah mendapatkan petunjuk dari Orakel Delfi. Sejak awal, Bizantion menjadi pusat perdagangan yang makmur dan dikenal