Organisasi Amatir Radio Indonesia
SingkatanORARI
JenisOrganisasi nirlaba
TujuanAdvokasi, pendidikan
Kantor pusatJakarta, Indonesia
Wilayah layanan
Indonesia
Bahasa resmi
Indonesia
Presiden
Donny Imam Priambodo YB0DX
AfiliasiPersatuan Radio Amatir Internasional
Situs webhttp://www.orari.or.id/

Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) adalah organisasi nirlaba nasional bagi para penggemar radio amatir di Indonesia. Menurut sensus tahun 2000 yang disusun oleh Persatuan Radio Amatir Internasional (IARU), Indonesia memiliki populasi operator radio amatir terbesar ketiga belas di dunia.[1] Salah satu manfaat utama keanggotaan ORARI adalah biro QSL bagi operator radio amatir Indonesia yang berkomunikasi secara rutin dengan operator radio amatir lainnya di luar negeri. ORARI mewakili kepentingan operator radio amatir Indonesia di hadapan otoritas regulasi Indonesia dan internasional. ORARI adalah perkumpulan anggota nasional yang mewakili Indonesia di Persatuan Radio Amatir Internasional.[2]

Tingkat Kecakapan Amatir Radio

sunting

Semua anggota amatir radio mempunyai nama panggilah atau biasa disebut callsign, yang di bedakan menurut tingkatan kecakapannya.

Callsign didapatkan setelah seorang amatir radio lulus ujian negara amatir radio (UNAR). Berikut tingkatan dalam kecakapan amatir radio.

  • Siaga, tingkatan ini mempunyai callsign dengan prefiks YD dan YG
  • Penggalang, tingkatan ini mempunyai callsign dengan prefiks YC dan YF
  • Penegak, tingkatan ini mempunyai callsign dengan prefiks YB dan YE

Untuk mengikuti UNAR, calon peserta dapat mendaftar di situs IAR-IKRAP SDPPI Kominfo Diarsipkan 2020-01-02 di Wayback Machine..

Kegiatan Amatir Radio

sunting
  • ARC, Amatir Radio Club, perkumpulan amatir radio biasanya di bawah lokal ORARI.
  • Contest, pertandingan berkomunikasi radio
  • DX, komunikasi jarak jauh antar benua
  • DX-pedition, expedisi / perjalanan ke tempat langka & beroperasi dari sana.
  • Field Day, bekerja di lapangan dengan peralatan minimal.
  • Fox Hunting, lomba mencari pemancar gelap.
  • Net, cek-in / absen secara periodik, biasanya setiap hari pada jam tertentu.
  • QRP, bekerja dengan daya kecil biasanya sekitar 1-5Watt saja.
  • QSL Card, pertukaran kartu tanda pernah berkomunikasi
  • Special Event Station, stasiun yang di operasikan pada acara / event khusus.
  • CORE (Communication and Rescue) ORARI, adalah program kegiatan yang dikembangkan sebagai bentuk kepedulian ORARI dalam menghadapi situasi kebencanaan, dan kedaruratan yang terjadi.
  • DUKOM (Dukungan Komunikasi), merupakan program sosial anggota-anggota Amatir Radio untuk mendukung kegiatan nasional yang membutuhkan radio sebagai alat pendukung komunikasi. DUKOM non-kebencanaan yang pernah dilakukan antara lain Pemilu,DUKOM Libur Hari Raya Idul Fitri, DUKOM Kirab Budaya, dll.
  • JOTA (JAMBORE ON THE AIR) Pramuka yang diselenggarakan se dunia dan biasanya kegiatan ini bekerjasama dengan ORARI lokal atau daerah untuk mewadahi anggota Pramuka yang mengikuti kegiatan JOTA.

Teknik Radio

sunting

Ada beberapa teknik radio yang sering dipelajari oleh seorang amatir radio, seperti,

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ International Amateur Radio Union (2008). "Status Summary of Radio Amateurs & Amateur Stations of the World" Diarsipkan 2007-06-28 di Wayback Machine.. Retrieved on 2007-07-13.
  2. ^ International Amateur Radio Union (2008). "Member Societies" Diarsipkan 2008-07-22 di Wayback Machine.. Retrieved Feb. 21, 2008.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Lontong orari

orari diambil dari nama tempat yang dulunya sering menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda komunitas radio amatir "Nikmat Menyantap Lontong Orari,

Kode etik amatir radio

Kode etik amatir radio ditetapkan oleh Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dan dijalankan oleh anggotanya. Kode etik amatir radio mengandung enam

LAPAN-A2

Satelit LAPAN-A2 sering juga disebut dengan nama satelit LAPAN-ORARI. Satelit Lapan A2/Orari diluncurkan dengan Roket PSLV C-30 dari Bandar Antariksa Satish

Andree Algamar

dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Orda Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Sumatera Barat periode 2012โ€“2017, Ketua 1 Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau

Kode Morse

radio amatir (radio non pemerintah, komersial maupun militer), termasuk ORARI Indonesia masih aktif menggunakan kode morse baik untuk berkomunikasi maupun

Syahrul Yasin Limpo

1998, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Kosgoro 57, kemudian Ketua ORARI Sulsel. Ia menjabat sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel untuk periode 2009โ€“2018

Onno W. Purbo

pengurusan ORARI Lokal dan Daerah Jawa Barat maupun Jakarta. Sejak tahun 2006, menjadi koordinator bagian Pendidikan & Latihan (Diklat) di pengurus ORARI Pusat

Sutiyoso

periode 2004โ€“2008. Ia juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia ) untuk masa bakti 2006โ€“2011. Pada 15