Dua buah benda dengan massa yang sedikit berbeda mengelilingi suatu pusat massa bersama. Ukuran, dan jenis orbit seperti ini mirip dengan sistem Pluto-Charon.
Sebuah animasi, menunjukkan orbit yang memeiliki eksentrisitas yang redah (dekat lingkaran, yang berwarna merah), dan orbit yang memiliki eksentrisitas tinggi (yang berwarna ungu).

Dalam fisika, orbit atau garis edar adalah jalur melengkung yang dilalui oleh suatu objek,[1] yang bergerak mengitari objek lainnya, yang disebabkan pengaruh dari gaya gravitasi, seperti planet bumi yang mengitari matahari. Gravitasi melengkungkan ruang layaknya bola melengkungkan karet dan membuat benda di sekitarnya bergerak lurus di area lingkaran.

Biasanya, orbit cenderung mengacu pada lintasan yang berulang secara teratur, meskipun dapat juga mengacu pada lintasan yang tidak berulang. Untuk perkiraan yang dekat, planet dan satelit mengikuti orbit elips , dengan pusat massa mengorbit pada titik fokus elips,[2] Orbit pertama kali dianalisis secara matematis oleh Johannes Kepler yang merumuskan hasil perhitungannya dalam hukum Kepler tentang gerak planet. Dia menemukan bahwa orbit dari planet dalam tata surya kita adalah berbentuk elips dan bukan lingkaran atau episiklus seperti yang semula dipercaya.

Sejarah

sunting

Isaac Newton menunjukkan bahwa hukum Kepler dapat di turunkan dari teori gravitasi. Pada umumnya, gerak benda dalam lingkup pengaruh gravitasi merupakan lintasan yg berbentuk irisan kerucut. Newton kemudian menunjukkan bahwa sepasang benda akan saling mengitari dengan jarak yg berbanding terbalik dengan massanya dan sekitar titik pusat massa (t.p.m.) gabungan dari kedua benda tadi. Bila salah satu benda jauh lebih besar (massive) dari yang satunya, maka t.p.m. nya akan mendekati t.p.m. benda yg lebih besar tadi.

Orbit Bumi

sunting

Gerak bumi terhadap matahari dengan bentuk elips. Bumi mengorbit mengelilingi matahari dan bulan bergerak mengorbit mengelilingi bumi.

Peran dalam evolusi teori atom

sunting

Pada saat struktur atom pertama di selidiki pada awal abad 20, atom di gambarkan sebagai tata surya kecil yang di ikat dengan Gaya Coulomb. Model ini tidak sejalan dengan elektrodimanika dan model ini secara perlahan diperbaiki sejalan dengan perubahan teori kuantum. Akan tetapi, masih ada istilah peninggalan "orbit" untuk menggambarkan keberadaan energi elektron dalam mengitari nukleus atom.

Referensi

sunting
  1. ^ "orbit (astronomy)". Encyclopædia Britannica (Edisi Online). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 May 2015. Diakses tanggal 28 July 2008.
  2. ^ "The Space Place :: What's a Barycenter". NASA. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 January 2013. Diakses tanggal 26 November 2012.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Orbit rendah Bumi

Orbit rendah Bumi (bahasa Inggris: low Earth orbit, disingkat LEO) adalah sebuah orbit sekitar Bumi antara atmosfer dan sabuk radiasi Van Allen, dengan

Orbit geosinkron

Orbit Geosinkron adalah orbit suatu benda (umumnya satelit buatan) dengan bumi sebagai pusatnya, yang mempunyai perioda sama dengan rotasi bumi yaitu

Orbit geostasioner

Orbit Geostasioner (bahasa Inggris: geostationary orbitcode: en is deprecated ) adalah orbit geosinkron yang berada tepat di atas ekuator Bumi (garis lintang

Eksentrisitas orbit

Eksentrisitas orbit suatu benda astronomi adalah jumlah ketika orbitnya melenceng dari lingkaran sempurna, 0 berarti lingkaran sempurna, dan 1,0 adalah

Jupiter

menyelesaikan orbitnya setiap 11,86 tahun. Periode orbit Jupiter merupakan dua per lima periode orbit Saturnus, sehingga menghasilkan resonansi orbit 5:2 antara

Orbit Bulan

Orbit Bulan adalah jalur lintasan Bulan sebagai satelit alami terhadap Bumi. Masa sekali pengorbitan Bulan berlangsung selama 27,321661 hari dan dipengaruhi

Neptunus

besar daripada Bumi, dan sedikit lebih kecil daripada Uranus. Neptunus mengorbit Matahari pada jarak 30,1 satuan astronomi (sa) atau sekitar 4.450 juta km

Tata Surya

Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 290 satelit alami yang telah