Our Final Hour: A Scientist's Warning: How Terror, Error, and Environmental Disaster Threaten Humankind's Future In This Century—On Earth and Beyond.
PengarangSir Martin Rees
GenreNonfiksi ilmu
PenerbitBasic Books
Tanggal terbit
2003
Jenis mediaSampul keras
ISBNISBN 0-465-06862-6

Our Final Hour merupakan buku yang ditulis oleh Astronomer Royal asal Britania Raya, Sir Martin Rees. Judul lengkap buku tersebut ialah Our Final Hour: A Scientist's Warning: How Terror, Error, and Environmental Disaster Threaten Humankind's Future In This Century—On Earth and Beyond. Buku tersebut dipublikasikan di Britania Raya dengan judul Our Final Century: Will the Human Race Survive the Twenty-first Century?.

Inti sari dari buku tersebut ialah bahwa Bumi dan kelangsungan hidup manusia berada di dalam bahaya yang lebih besar dari pada yang diduga sebagai akibat dari potensi penggunaan teknologi modern dan menyatakan bahwa abad ke-21 menjadi momen penentu dalam sejarah bagi nasib umat manusia. Dalam buku ini, Rees mendiskusikan berbagai risiko kepunahan yang dihadapi umat manusia, dan memperkirakan kemungkinan kepunahan manusia sebelum tahun 2100 Masehi adalah sekitar 50 persen, yang didasarkan pada kemungkinan pelepasan teknologi yang merusak, baik dengan niat jahat ataupun tanpa sengaja.[1][2][3]

Nasib umat manusia dan rekomendasi untuk bertahan hidup

sunting

Dalam buku Our Final Hour, Rees membahas mengenai berbagai risiko kepunahan manusia dan kemungkinan hal tersebut akan terjadi, terutama yang disebabkan oleh teknologi yang relatif baru (seperti nanoteknologi atau mesin dengan kecerdasan super), eksperimen ilmiah yang tidak terkendali, kekerasan akibat ideologi fundamentalisme dan terorisme, atau perusakan biosfer.[4] Ia menyarankan bahwa kesempatan bertahan hidup manusia bisa ditingkatkan dengan melakukan eksplorasi ke luar angkasa.

Dalam buku tersebut juga, Rees menyarankan adanya ketetapan mengenai regulasi penelitian ilmiah di seluruh dunia dan kontrol terhadap akses ke penelitian tersebut. Ia meyakini hal tersebut sebagai cara untuk menghindari kepunahan manusia.

Rees sendiri telah lama aktif dalam kampanye pelucutan senjata dan, meski ia menganggap perang nuklir bukan sebagai penyebab yang paling mungkin akan kepunahan, menyarankan pengontrolan senjata, sains, dan teknologi, yang diatur oleh pemerintahan dunia.

Dalam bukunya, Rees menulis mengenai serangan bioterorisme sebagai ancaman yang mengkhawatirkannya. Ia membuktikan hal itu melalui taruhannya bahwa peristiwa serangan tersebut akan terjadi 20 tahun yang akan datang. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 1990-an, Aum Shinrikyo hampir berhasil mengembangkan senjata biologis dengan menggunakan sampel virus Ebola yang mereka rencanakan akan dibuat di laboratorium dekat dengan instruksi dan bahan yang dapat diperoleh melalui internet.[5]

Rees juga mendukung penerapan pasar bebas dalam konteks eksplorasi ke ruang angkasa dan pertahanan hidup melalui kolonisasi. Ia juga percaya bahwa orang-orang berada akan mampu mendorong garis depan luar angkasa.

Riwayat publikasi

sunting
  • Sir Martin Rees, Our Final Hour: A Scientist's Warning: How Terror, Error, and Environmental Disaster Threaten Humankind's Future In This Century—On Earth and Beyond (2003), Basic Books, hardcover: ISBN 0-465-06862-6, 2004 paperback: ISBN 0-465-06863-4
  • Sir Martin Rees, Our Final Century?: Will the Human Race Survive the Twenty-first Century? (2003) (UK) William Heinemann, hardcover: ISBN 0-434-00809-5, 2004 Arrow paperback: ISBN 0-09-943686-8

Referensi

sunting
  1. ^ Hattenstone, Simon (2003-04-24). "The end of the world as we know it (maybe)". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2024-10-13.
  2. ^ "Will humans wipe out humanity?". The Economist. ISSN 0013-0613. Diakses tanggal 2024-10-13.
  3. ^ Illing, Sean (2018-10-18). "Cosmologist Martin Rees gives humanity a 50-50 chance of surviving the 21st century". Vox (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-10-13.
  4. ^ Overbye, Dennis (May 18, 2003). "It Was Fun While It Lasted". The New York Times.
  5. ^ Rees, Martin J. (2003). "What Could a Bioattack Currently Achieve?". Our final hour: a scientist's warning: how terror, error, and environmental disaster threaten humankind's future in this century on earth and beyond. New York: Basic Books. ISBN 978-0-465-06862-3.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kepunahan manusia

Human Extinction. Routledge. ISBN 0-415-18447-9 Rees, Martin. (2003). Our Final Hour: A Scientist's Warning: How terror, error, and environmental disaster

Do Overs and Second Chances

Love Notes" - 3:20 (Alex Reed) "It's Not A Trap, I Promise" - 3:20 "In Our Final Hour" - 3:21 "You Hold Your Breath, I'll Hold My Liquor" - 3:14 "Goodnight

Miss World

9 September 1998. Diakses tanggal 9 Oktober 2013. "BBC Radio 4 – Woman's Hour – Women's History Timeline: 1960 – 1969". Bbc.co.uk. Diakses tanggal 8 Maret

Mark Lee (penyanyi)

"Henry and NCT's Mark Plus Kim Jong Kook To Sing For "The Man Living in Our House" OST". Soompi. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-27. Diakses tanggal

Queendom Puzzle

solo wanita K-pop telah terpilih dan akan bersaing untuk menjadi anggota final proyek grup wanita baru, EL7Z UP (Hangul: 엘즈업). “Queendom Puzzle” adalah

Daftar film yang tidak lengkap

tanggal 20 September 2012. Josephine Botting (4 April 2014). "BFI Most Wanted: our discoveries so far". British Film Institute. Diakses tanggal 26 May 2014

SOTUS the Series

Sekuelnya ditayangkan perdana pada 9 Desember 2017 dan diikuti oleh spin-off di Our Skyy (2018). "Gear" – atau roda gigi – adalah simbol dari Fakultas Teknik

Jackie Chan

Diakses tanggal 2008-09-10. ; ; "Rush Hour 3 Box Office Data". Box Office Mojo. 2006. ; ; "Jackie Chan's 'Rush Hour 3' performs poorly at Hong Kong box