Pak Prawiro
SutradaraD. Djajakusuma
ProduserPerfini
Bank Tabungan Pos
Ditulis olehD. Djajakusuma
DS Tanto
PemeranBambang Hermanto
Rendra Karno
Aminah Cendrakasih
Bambang Irawan
Chitra Dewi
Sulastri
DistributorPerfini
Bank Tabungan Pos
Tanggal rilis
1958
Durasi... menit
NegaraIndonesia

Pak Prawiro adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1958 dengan disutradarai oleh D. Djajakusuma. Film ini dibintangi antara lain oleh Bambang Hermanto dan Rendra Karno.

Sinopsis

sunting

Raden Prawiro, pensiunan asisten Wedana, yang tinggal di desa kelahirannya, Kebumen lebih dikenal sebagai pak Prawiro (Rendra Karno). Anak tertuanya, Indrani (Chitra Dewi) telah kawin dengan Sumantri (Bambang Hermanto), pegawai Bank Tabungan Pos. Anak kedua, Indrasti (Aminah Cendrakasih), masih sekolah dan aktif di kepramukaan. Dalam suatu rapat, Pak Prawiro mengusulkan agar menabung digalakkan, karena hal itu sangat bermanfaat.

Omongan Pak Prawiro terbukti ketika desa itu tertimpa musibah banjir. Penduduk tertolong karena mempunyai uang tabungan. Sebagian uang diambil dan digunakan buat membangun lagi rumah yang rusak. Pengambilan uang diawasi polisi pimpinan Suwarto (Bambang Irawan) dan pak lurah.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Djadoeg Djajakoesoema

selama hampir satu tahun. Sang sutradara lalu lanjut dengan merilis drama Pak Prawiro, yang disponsori oleh Bank Tabungan Pos dan dimaksudkan untuk menyampaikan

Aminah Tjendrakasih

http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/aminah-cendrakasih-terima-kasih-pak-jokowi-masih-ingat-saya/ Wikimedia Commons memiliki media mengenai Aminah

Losmen (seri televisi)

mertuanya menimbulkan banyak gesekan sehingga Jeng Sri tidak tahan. Pak Prawiro seorang tamu tidak betah tinggal di rumah anaknya yang diperlakukan superti

Daftar film Indonesia berdasarkan tahun

Arriany Asrama Dara Djenderal Kantjil Djuara Sepatu Roda Iseng (film 1959) Pak Prawiro Serodja Tjambuk Api Bertamasja Habis Gelap Terbitlah Terang (film) Holopis

Soeharto

Djojohadikusumo, Prof Dr Soebroto, Dr Emil Salim, Drs Frans Seda, dan Drs Radius Prawiro. Pada 3 Juli 1971, presiden mengangkat 100 anggota DPR dari Angkatan Bersenjata

Rendra Karno

Bertjerai Kasih Prapto 1957 Sengketa 1958 Djendral Kantjil Ayah Arman Pak Prawiro Pak Prawiro Tjambuk Api Suro Asmara Dara Broto 1959 Habis Gelap Terbitlah Terang

Perusahaan Film Nasional Indonesia

(1953) Tamu Agung (1955) Arni (1955) Tiga Dara (1956) Tjambuk Api (1958) Pak Prawiro (1958) Mak Tjomblang (1960) Lahirnja Gatotkatja (1960) Masa Topan dan

SMA Negeri 3 Jakarta

Pramono Edhie Wibowo Didit Herdiawan Indah Kalalo Titiek Soeharto Purnomo Prawiro Deddy Dhukun James F Sundah Ita Mustafa Dina Lorenza Andakara Prastawa