📑 Table of Contents
Pakasam yang sudah digoreng

Pekasam[1] (disebut pula bekasam atau pakasam) adalah menu masakan khas dari masyarakat Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Makanan ini adalah produk bahan makanan yang berasal dari fermentasi ikan air tawar yang rasanya asam. Pakasam terutama dikenal di Kalimantan Selatan. Bahan makanan ini biasanya dibumbui lagi dengan cabai dan gula, sebelum disajikan sebagai lauk-pauk.

Di beberapa daerah, ada yang menyebutnya pakasam atau iwak samu. Pekasam terkenal pula sebagai masakan khas di Hulu Sungai Tengah (HST). Sentral pembuatan pekasam yang terkenal ada di Desa Mahang Sungai Hanyar, Kecamatan Pandawan. Oleh karena itu, pekasam dari HST sering pula disebut "pakasam mahang", merujuk pada nama daerah penghasilnya.

Pekasam berbahan dasar ikan yang diasinkan melalui proses fermentasi dengan garam. Ikan yang diperam, dicampur dengan taburan beras ketan yang telah digoreng. Ikan yang akan dijadikan pekasam bisa jenis apa saja. Namun yang paling diminati adalah pekasam anakan ikan dan pekasam papuyu (ikan betok).[2]

Salah satu jenis ikan yang biasa dibuat pekasam adalah ikan sepat rawa .[3]

Pakasam dibagi menjadi dua jenis: basah dan kering. Pakasam basah memiliki rasa asam, sedangkan yang kering cenderung asin. Untuk daya tahan yang lebih lama, disarankan menyimpan pakasam di lemari pendingin.[4]

Metode pembuatan

sunting
Pakasam yang dijual di sebuah pasar tradisional di Kota Banjarmasin.

Pekasam dihasilkan melalui proses fermentasi oleh bakteri asam laktat. Sebelumnya, ikan segar bahan pekasam dibersihkan sisik dan isi perutnya, kemudian direndam terlebih dulu dalam larutan garam 15% selama dua hari (48 jam), tanpa boleh kena udara terbuka. Setelah dicuci dan ditiriskan, ikan bergaram ini dibubuhi sumber bakteri asam laktat (biasanya menggunakan sayur asin) dan sumber karbohidrat tambahan (misalnya nasi atau tape). Kemudian disimpan di dalam wadah yang tertutup rapat selama sekurang-kurangnya sepekan, agar berfermentasi.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ "Pekasam". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 5 Januari 2023. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ "Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah". www.hulusungaitengahkab.go.id. Diakses tanggal 2023-01-05.
  3. ^ a b Murtini JT, Yuliana E, Nurjanah, Nasran S. (1997). "Pengaruh penambahan starter bakteri asam laktat pada pembuatan bekasam ikan sepat (Trichogaster trichopterus) terhadap mutu dan daya awetnya". Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia III(2): 71-82.
  4. ^ Banjarmasin, Jamaluddin Radar. "Tahulah Pian, Iwak Pakasam Lauk Fermentasi Khas Banua - Radar Banjarmasin". Tahulah Pian, Iwak Pakasam Lauk Fermentasi Khas Banua - Radar Banjarmasin. Diakses tanggal 2025-03-01.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Seiya-sekata. Makanan khas Hulu Sungai Tengah adalah Apam Barabai dan Pakasam. Kabupaten Hulu Sungai Tengah secara astronomis berada pada 2°36.5′S 115°18′E

Betok

masakan yang enak dari daerah Banjarmasin. Dikenal pula wadi papuyu, atau pakasam, ikan betok yang dibuang sisik, jerohan, dan insangnya dan difermentasi

Daftar masakan Indonesia

Lapis Burgo Gangan Udang satang Gulai Malbi Gulai Tempoyak Ikan Pais Ikan Pakasam Ikan Peda Ikan Rusip Ikan Salai Kemplang Kluntup Kue bangket Kue satu Kue

Gulai Jruek Drien

Gulai jruek drien (pakasam durian) adalah merupakan kuliner khas dari Aceh, khususnya Aceh Barat. Masakan ini menggunakan durian yang sudah melalui proses

Jaruk

Setelah itu barulah kacang setengah jadi ini akan disangrai. Manday Wadi Pakasam Kimci Asinan Rahmi, Nazarni, dkk (2016). "Identifikasi Bakteri Asam Laktat

Hidangan Kalimantan Utara

proses membuat wadi oleh warga Dayak di bagian pulau Kalimantan lainnya dan pakasam yang umumnya dilakukan oleh etnis Banjar. Hidangan dari etnis Dayak Kenyah

Daftar makanan hasil fermentasi

Mursik Myeolchijeot Myeongran Nata de coco Nattō Ngapi Ogi Ogiri Oncom Pakasam Palappam Pasta udang Pesaha Appam Peuyeum Poi Pulque Puto Rakfisk Roti

Wadi (makanan)

(Penerbit Pusakalima : 2003). Wadi hanya menggunakan garam, sementara Pakasam memiliki tambahan berupa beras yang disangrai. Wadi, Makanan Fermentasi