Peta sejarah Eropa yang menampilkan situasi linguistik pada sekitar tahun 1918 di Eropa Tengah.

Pan-Jermanisme (bahasa Jerman: [Pangermanismus atau Alldeutsche Bewegung] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah sebuah pemikiran politik pan-nasionalis. Pan-Jermanis awalnya ingin menyatukan seluruh penduduk pemakai bahasa Jerman di Eropa dalam sebuah negara tunggal yang dikenal sebagai Jerman Raya.

Pan-Jermanisme memiliki pengaruh yang besar dalam politik Jerman pada abad ke-19 saat penyatuan Jerman ketika Kekaisaran Jerman didirikan pada tahun 1871 tanpa Austria (Kleindeutsche Lösung/solusi Jerman Kecil),[1] dan pada pertengahan pertama abad ke-20 di Kekaisaran Austria-Hungaria dan Kekaisaran Jerman. Dari akhir abad ke-19, beberapa pemikir Pan-Jermanis, sejak 1891 membentuk Liga Pan-Jerman, dan secara terbuka mengadopsi ideologi etnosentris dan rasis, dan mengembangkan kebijakan luar negeri Heim ins Reich yang dikeluarkan oleh Jerman Nazi di bawah kepemimpinan Adolf Hitler dari 1938, sebagai salah satu faktor utama terjadinya Perang Dunia II.[2][3][4][5] Sebagai akibat dari terjadinya Perang Dunia II, Pan-Jermanisme dipandang sebagai ideologi tabu pada masa setelah perang baik itu di Republik Federal Jerman maupun di Republik Demokratik Jerman. Pada saat ini, Pan-Jermanisme hanya dianjurkan secara terbatas oleh beberapa kelompok nasionalis di Jerman dan Austria.

Referensi

sunting
  1. ^ Timothy Kirk (8 Agustus 2002). Nazism and the Working Class in Austria: Industrial Unrest and Political Dissent in the 'National Community'. Cambridge University Press. hlm. 21–. ISBN 978-0-521-52269-4.
  2. ^ "Pan-Germanism (German political movement) – Britannica Online Encyclopedia". Britannica.com. Diakses tanggal 2012-01-24.
  3. ^ Origins and Political Character of Nazi Ideology Hajo Holborn Political Science Quarterly Vol. 79, No. 4 (Dec., 1964), p.550
  4. ^ "Slik ble vi germanersvermere – magasinet". Dagbladet.no. Diakses tanggal 2012-01-24.
  5. ^ Mees, Bernard (2008). The Science of the Swastika. Central European University Press. ISBN 978-963-9776-18-0.

Bacaan tambahan

sunting
  • Kleineberg, A.; Marx Chr.; Knobloch E.; Lelgemann D.: Germania und die Insel Thule. Die Entschlüsselung von Ptolemaios`"Atlas der Oikumene". WBG 2010. ISBN 978-3-534-23757-9.
  • Jackisch, Barry Andrew. ‘Not a Large, but a Strong Right’: The Pan-German League, Radical Nationalism, and Rightist Party Politics in Weimar Germany, 1918–1939. Bell and Howell Information and Learning Company: Ann Arbor. 2000.
  • Wertheimer, Mildred. The Pan-German League, 1890–1914. Columbia University Press: New York. 1924.
  • Chickering, Roger. We Men Who Feel Most German: Cultural Study of the Pan-German League, 1886–1914. Harper Collins Publishers Ltd. 1984.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Prabowo Subianto

Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan Partai Berkarya, tetapi kembali gagal terpilih. Penolakannya

Pan-Islamisme

Pan-Islamisme (الوحدة الاسلامية) awalnya adalah paham politik yang lahir pada saat Perang Dunia II (April 1936) mengikuti paham yang tertulis dalam al-A'mal

Motorsport.com

Autoblog.com AOL. Pada tahun 2016 Motorsport.com mengakuisisi stasiun TV pan-eropa Prancis Motors TV setelah mengalami prosedur kebangkrutan. Pada tahun

Jin Ping Mei

dimulai dari sepenggal kisah di dalam Batas Air di mana Ximen Qing menggoda Pan Jinlian dan berkomplot membunuh suaminya, Wu Dalang. Cerita kemudian meneruskan

Germán Pezzella

September 2018. "Germán Pezzella aparece en la lista de la preselección para los Panamericanos" [Germán Pezzella appears in the pre-list for the Pan American

Muhammad Husein Fadlulloh

Universitas Monash (2010–2013) S-2 Magister Manajemen, Universitas Swiss German (2014–2017) S-2 MBA, Ernst-Abbe-Hochschule Jena (2014–2017) Anggota Perhimpunan

Jerman Amerika Bund

Jerman Amerika Bund (German American Bund atau German American Federation;bahasa Jerman: Amerikadeutscher Bund; Amerikadeutscher Volksbund, AVcode: de

Iredentisme

Nasionalisme etnik Pan-nasionalisme Separatisme Persengketaan wilayah Lebensraum Manifest Destiny Reunifikasi Korea Indonesia Raya (politik) Kim, German (2016).