📑 Table of Contents
Panah lempar di sebuah papan panah

Panah lempar atau Damak (Bahasa Inggris: Dart) adalah sebuah olahraga kompetitif di mana dua pemain atau lebih melempar misil berujung tajam kecil ke sebuah target bundar yang disebut sebagai papan panah.[1] Panah lempar umum dimainkan di Britania Raya dan Republik Irlandia, dan dinikmati sebagai hiburan di seluruh dunia.

Referensi

sunting
  1. ^ "Darts". The Free Dictionary. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 January 2011. Diakses tanggal 21 August 2010.

Bacaan tambahan

sunting
  • Chaplin, Patrick (2010), Darts in England, 1900โ€“39: A Social History, Manchester: Manchester University Press, distributed by Palgrave Macmillan, ISBNย 978-0-7190-7803-3. Scholarly history showing how darts figured in publicans' efforts to improve their establishments, and how the sport moved from a working-class pursuit to gain middle- and upper-class players.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Deta Hedman

Deta Hedman merupakan atlet panah lempar Inggris yang bermain di Federasi Panah Lempar Dunia. Ia bermigrasi ke Inggris pada 1973. Deta Hedman lahir di

Panahan

lebih awal yang pasti; ujung anak panah yang sudah ditajam diketahui, tetapi mungkin diluncurkan oleh lembing lempar daripada busur. Busur tertua yang

Apex (film 2026)

tersebut berasal dari rekaman di ponsel Ben. Ben mulai memanahnya. Sebuah anak panah menyerempet pahanya dan membuatnya terjatuh ke sungai. Ia berhasil mencapai

Pancasila

Garuda Pancasila sebagai Lambang Indonesia Tiga Prinsip Rakyat Enam Anak Panah Rukun Negara Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel

Kereta api Anggrek

mendekati Stasiun Tambun Kereta api Argo Bromo Anggrek masih menggunakan logo panah PT KAI, melintas tikungan besar Srengseng Tambun Selatan Kereta api Argo

Time Machine 3-go

Prefektur Gunma (April 2015-). Hobinya adalah membaca manga dan bermain panah lempar. Sebuah tim yang terdiri dari sekitar 20 orang penghibur junior dibentuk

Lempar pisau

mengenai sasaran. Bentuk pisau lempar berbeda dengan kebanyakan pisau yang ditemui. Pegangan atau gagang pisau lempar selalu di bentuk menyatu, sementara

Yakjuj dan Makjuj

mereka telah berhasil membunuh seluruh penduduk bumi, maka mereka melemparkan anak panah dan tombak keatas awan, kemudian mereka beranggapan bahwa mereka