📑 Table of Contents
Seorang pasien anak di Rumah Sakit Anak-Anak Saint Louis, 2006

Pasien atau pesakit[1] adalah seseorang yang menerima perawatan medis.[2] Sering kali, pasien menderita penyakit atau cedera dan memerlukan bantuan dokter untuk memulihkannya.

Asal mula kata

sunting

Kata pasien dari bahasa Indonesia analog dengan kata patient dari bahasa Inggris yang artinya sabar. Patient diturunkan dari bahasa Latin yaitu patiens yang memiliki kesamaan arti dengan kata kerja pati yang artinya "menderita".

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Badan Bahasa[pranala nonaktif permanen]. Diambil pada tanggal 1 Juni 2011.
  2. ^ "Answers.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-03-18. Diakses tanggal 2006-07-07.

Lihat pula

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Gangguan obsesif kompulsif

lain akibat dari kontaminasi agen-agen penyakit tersebut. Penatalaksanaan pasien obsesif kompulsif dilakukan dengan farmakoterapi dan psikoterapi. Strategi

Kedokteran

masing-masing pasien serta merawat pasien sesuai dengan apa yang diperlukan olehnya. Pusat dari praktik kedokteran adalah hubungan relasi antara pasien dan dokter

Ketorolak

digunakan untuk mengatasi nyeri. Obat ini digunakan, dan direkomendasikan untuk pasien yang mengalami nyeri sedang hingga berat. Penggunaan ketorolac untuk pengobatan

Pandemi Covid-19 di Indonesia

kasus nasional. Pada tanggal 13 Juli 2020, untuk pertama kalinya jumlah pasien yang sembuh melampaui jumlah kasus aktif. Jumlah kematian mungkin jauh lebih

Dermatitis atopik

dekade terakhir, yaitu 15-30% pada anak dan 2-10% pada dewasa. Sekitar 85% pasien dengan DA adalah anak berusia 3 hingga 5 bulan, dengan 60% kasus berkembang

Bedah

belahan dunia. Sikap pasien terhadap pembedahan penting untuk diketahui oleh dokter maupun keluarga pasien. Hal ini karena penerimaan pasien terhadap pembedahan

Diagnosis (medis)

dilakukan untuk menjelaskan gejala dan tanda klinis yang dialami oleh seorang pasien, serta membedakannya dengan kondisi lain yang serupa. Penegakan diagnosis

Terawan Agus Putranto

Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) karena melakukan metode tersebut kepada pasien sebelum melalui penelitian ilmiah. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memecat