Pemulung yang duduk di atas gerobak
Pemulung yang mengangkut gerobak berisi sampah
Gerobak yang dipakai untuk angkutan tebu ke pabrik gula Tangaran (1927-1929)
Pedati yang ditarik keledai di Afrika Selatan

Gerobak atau pedati (bahasa Inggris: cart) adalah sebuah kendaraan atau alat yang memiliki dua atau empat buah roda yang digunakan sebagai sarana transportasi. Gerobak dapat ditarik oleh hewan seperti kuda, sapi, kambing, zebu atau dapat pula ditarik oleh manusia. Kereta (wagon) adalah sejenis gerobak dengan empat buah roda untuk pengangkutan yang lebih berat ditarik oleh sedikitnya dua kuda.

Gerobak telah disebut dalam berbagai literatur sejak abad ke-2 SM. Kitab suci India Rgveda menulis bahwa pria dan wanita bagaikan dua roda dari gerobak. Gerobak tangan yang didorong oleh manusia digunakan secara luas di seluruh dunia.

Contoh gerobak yang paling umum di dunia adalah kereta belanja atau troli. Kereta belanja pertama kali muncul di Kota Oklahoma pada tahun 1937.

Jenis gerobak berdasarkan hewan yang menariknya

sunting

Gerobak sapi

sunting

Di Indonesia, gerobak dapat ditarik oleh sapi, dan dikenal dengan nama pedati atau "cikar". Sapi yang menarik gerobak tersebut disebut dengan "sapi pajikaran".

Contoh gerobak sapi di sebuah jalanan di Pulau Jawa.

Pada zaman Hindia Belanda, gerobak sapi dikenali dengan nama "oxencar", sedangkan orang yang mengendarai gerobak sapi dikenal dengan nama "Bajingan".[1] Gerobak sapi umum digunakan oleh penduduk setempat untuk mengangkut hasil pertanian dari satu daerah ke daerah lain.[2]

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Bupati dan Wakil Bupati Baru Diantar Para "Bajingan" dengan Gerobak Sapi". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-02-20. Diakses tanggal 7 Maret 2016. Sejak pagi, para bajingan, sebutan untuk kusir gerobak sapi, mengendarai gerobaknya ...
  2. ^ Sutanto Atmosumarto (2004). A Learner's Comprehensive Dictionary of Indonesian. Atma Stanton. hlm.ย 154. ISBNย 0-9546828-0-7. Penanda Google Books: 0PV0NSjCdFAC. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-03.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pedati Gede Pekalangan

Sistem rakitan yang digunakan pada pedati Gede Pekalangan adalah sistem bongkar pasang sehingga ukuran panjang pedati bisa disesuaikan dengan kebutuhan

Halte Transjakarta Pedati Prumpung

sedangkan nama "Pedati" berasal dari jalan dekat Kantor Camat Jatinegara yang justru berada jauh di selatan halte. Pasar Gembrong Halte Pedati Prumpung pada

Pedati meriam

Pedati meriam adalah bingkai dan dudukan yang menopang laras senjata dari bagian artileri, memungkinkannya untuk bermanuver dan menembak. Senjata paling

Lela

dapat dikonfigurasi sebagai meriam putar, meriam tetap, atau dipasang di pedati meriam (gun carriage). Meriam ini setara dengan falcon dan falconet Eropa

Pasar Pedati, Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah

Pasar Pedati adalah sebuah desa di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Indonesia. "Kode pos Kecamatan Pondok Kelapa"

Pedati Gede Krangkeng

Pedati Gede Krangkeng merupakan satu dari dua pedati besar dari kebudayaan Cirebon (yang lainnya adalah pedati Gede Pekalangan) yang kini tersimpan di

Rata

jumlah pedati dan beragam jenis roda lempung bakar di Harapa maupun situs-situs di seluruh daerah Sindu meningkat secara dramatis. Keberagaman pedati dan

Rumah Gadang

pesisir barat, khususnya Kota Padang. Dinamakan kajang pedati karena bentuknya serupa dengan penutup pedati (kajang padati). Rumah gadang ragam ini sangat berbeda