Sejumlah pekerja kantoran menikmati waktu pulang dengan berjalan di trotoar Jalan Sudirman, Jakarta.

Pejalan kaki adalah istilah dalam transportasi yang digunakan untuk menjelaskan orang yang berjalan di lintasan pejalan kaki baik di pinggir jalan, trotoar, lintasan khusus bagi pejalan kaki ataupun menyeberang jalan. Untuk melindungi pejalan kaki dalam ber lalu lintas, pejalan kaki wajib berjalan pada bagian jalan dan menyeberang pada tempat penyeberangan yang telah disediakan bagi pejalan kaki.

Fasilitas pada ruas dan persimpangan

sunting
Pejalan kaki bersiap di seberang jalan di Helsinki, Finlandia.

Perjalanan pejalan kaki dilakukan di pinggir jalan. Masalah utama ialah karena adanya konflik antara pejalan kaki dan kendaraan, sehubungan masalah tersebut perlu kiranya jangan beranggapan, bahwa para pejalan kaki itu diperlakukan sebagai penduduk kelas dua, dibandingkan dengan para pemilik kendaraan. Oleh sebab itu prioritas pertama adalah, melihat apakah tersedia fasilitas untuk para pejalan kaki yang mencukupi, kedua bahwa fasilitas fasilitas tersebut mendapat perawatan sewajarnya.

Menelusuri tepi jalan

sunting

Sebagian besar dari jalan jalan di daerah perkotaan mempunyai volume pejalan kaki yang besar dan harus mempunyai trotoar, kecuali apabila alternatif sistem pengaturan yang lain telah dilakuยฌkan untuk mengalihkan pejalan kaki agar jauh dari sisi jalan, seperti pada jalan jalan tol.

Pejalan kaki berjalan dijalan kendaraan disebabkan karena jalur pejalan kaki tidak mencukupi. Semua jalan diperkotaan (kecuali jalan tol) seharusnya dilengkapi dengan jalur pejalan kaki dikedua sisi jalan. Jalur ini harus dipelihara supaya kondisinya tetap baik.

Menyeberangi Jalan

sunting

Metode umum yang digunakan untuk mengidentifikasikan masalah-masalah yang mungkin terjadi pada saat pejalan kaki menyeberangi jalan adalah melalui pengukuran konflik kendaraan/pejalan kaki, baik PV maupun PV2, dimana:

P =volume pejalan kaki yang menyeberangi jalan pada jarak 100 - 150 meter.

V =volume kendaraan setiap jam 2 arah pada jalan 2 arah yang tidak dibagi (tidak ada median).

Survei harus dilakukan minimal untuk selama 6 jam pada periode jam sibuk. dihitung untuk masing-masing jam, dan 4 nilai tertinggi PV2 rata rata. Gambar di samping memberikan kriteria untuk zebra cross, pelican, dan penyeberangan tidak sebidang.

Kewajiban pengemudi

sunting

Pengemudi kendaraan bermotor wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki:

  • yang berada pada bagian jalan yang diperuntukkan bagi pejalan kaki;
  • akan atau sedang menyeberang jalan.

Kewajiban pejalan kaki

sunting

Pejalan kaki harus:

  • berjalan pada bagian jalan yang diperuntukkan bagi pejalan kaki, atau pada bagian jalan yang paling kiri apabila tidak terdapat bagian jalan yang diperuntukkan bagi pejalan kaki;
  • menggunakan bagian jalan yang paling kiri apabila membawa kereta dorong;
  • menyeberang di tempat yang telah ditentukan;

Dalam hal tidak terdapat tempat penyeberangan yang ditentukan, pejalan kaki dapat menyeberang ditempat yang dipilihnya dengan memperhatikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Rombongan pejalan kaki di bawah pimpinan seseorang harus mempergunakan lajur paling kiri menurut arah lalu lintas.

Pejalan kaki yang merupakan penyandang cacat tuna netra wajib mempergunakan tanda-tanda khusus yang mudah dikenali oleh pemakai jalan lain.

Kawasan pejalan kaki

sunting
Kawasan pejalan kaki Bauman Street di Kazan.

Kawasan pejalan kaki kawasan yang khusus diperuntukkan bagi pejalan kaki, kendaraan pribadi dilarang masuk kekawasan ini, dikawasan ini pejalan kaki yang diutamakan. Kawasan ini biasanya dibangun didaerah pertokoan, kawasan wisata, salah satu contoh di Jakarta adalah dikawasan Pasar Baru.

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Jembatan pejalan kaki

Jembatan pejalan kaki (disebut juga jembatan penyeberangan, jembatan penyeberangan pejalan kaki, atau penyeberangan pejalan kaki) adalah jembatan yang

Trotoar

Trotoar atau pematang jalan (diserap dari bahasa Belanda: Trottoir) adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari

Pedagang kaki lima

jalan kaki, dan atap terus menerus dari Batavia. Telah diklaim bahwa Raffles memerintahkan pembangunan jalur pejalan kaki selebar sekitar lima kaki di

Esplanade

lain, taman pejalan kaki dapat berarti sebagai gundukan atau tanggul yang membelah jalan raya, atau adimarga. Kadang-kadang taman pejalan kaki hanyalah berupa

Markah jalan

kegunaan lainnya. Markah jalan digunakan di permukaan jalan untuk mengarahkan dan memberi informasi kepada pengendara maupun pejalan kaki. Keseragaman bentuk

Jalan M.H. Thamrin (Jakarta)

ditemukan di beberapa titik di jalur pejalan kaki Jalan MH Thamrin. Selain itu, bentuk asli jalur pejalan kaki yang direvitalisasi pada tahun 2003 masih bisa

Keleluasaan berjalan

area berjalan kaki termasuk ada atau tidaknya kualitas jalan setapak, trotoar atau hak jalan pejalan kaki lainnya, lalu lintas dan juga kondisi jalan, antara

Lampu lalu lintas

jalan, tempat penyeberangan pejalan kaki (zebra cross), dan tempat arus lalu lintas lainnya. Lampu ini yang menandakan kapan kendaraan harus berjalan