Dalam ilmu perpustakaan dan kearsipan, pelestarian digital merupakan upaya formal untuk memastikan bahwa informasi digital yang bernilai tetap dapat diakses dan digunakan.[1] Ini melibatkan perencanaan, alokasi sumber daya, dan penerapan metode dan teknologi pelestarian, dan menggabungkan kebijakan, strategi, dan tindakan untuk memastikan akses ke konten yang diformat ulang dan "lahir-digital", terlepas dari tantangan kegagalan media dan perubahan teknologi.

Tujuan pelestarian digital adalah rendering akurat dari konten yang diautentikasi dari waktu ke waktu.[2] Asosiasi untuk Koleksi Perpustakaan dan Pelestarian Layanan Teknis dan Reformating Bagian dari American Library Association, mendefinisikan pelestarian digital sebagai kombinasi dari "kebijakan, strategi dan tindakan yang memastikan akses ke konten digital dari waktu ke waktu."

Referensi

sunting
  1. ^ Digital Preservation Coalition (2008). "Introduction: Definitions and Concepts". Digital Preservation Handbook. York, UK. Diarsipkan dari asli tanggal 1 April 2012. Diakses tanggal 24 February 2012. Pelestarian digital mengacu pada serangkaian aktivitas terkelola yang diperlukan untuk memastikan akses berkelanjutan ke informasi digital selama diperlukan.
  2. ^ Evans, Mark; Carter, Laura. (December 2008). The Challenges of Digital Preservation. Presentation at the Library of Parliament, Ottawa.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Aksara Sunda Baku

digunakan dalam sistem penulisan Sunda modern. Dukungan digital tersebut turut mendukung upaya pelestarian dan pengembangan Aksara Sunda di era teknologi informasi

Wayback Machine

konten untuk secara sukarela mengumpulkan dan melestarikan koleksi konten digital serta membuat arsip digital. Proses crawling ini didukung oleh berbagai

Museum Juang 45 Bekasi

menghadirkan sejumlah koleksi dalam bentuk digital yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung. Koleksi digital ini mencakup berbagai informasi

Pelestarian film

"Born digital" โ€“ Raised an orphan?: Acquiring digital media through an analog paradigm. The Moving Image. 8(1), 1โ€“13. Crofts, C (2008) Digital Decay.

Pandawara Group

asal Bandung, Indonesia, yang dikenal karena aktivitasnya di bidang pelestarian lingkungan, khususnya dalam aksi bersih-bersih sungai dan pantai dari

Irama Nusantara

sebuah yayasan sosial dan situs web pengarsipan musik yang berpusat pada pelestarian, pengarsipan dan pendokumentasian musik populer Indonesia dari tahun

Kebudayaan Lampung

menjadi sarana pelestarian budaya dan memperkuat solidaritas komunitas adat. Modernisasi dan urbanisasi menjadi tantangan utama dalam pelestarian kebudayaan

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia

kementerian ini juga memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) berupa 23 Balai Pelestarian Kebudayaan yang tersebar di seluruh Indonesia dan 1 Balai Media Kebudayaan