Pelet es[1] (bahasa Inggris: ice pellets, sleet) adalah jenis endapan yang terdiri dari bola es kecil, keras, dan tembus cahaya. Pelet es berbeda dari graupel[2] ("hujan es lembut"), terdiri dari pelet putih beku, dan campuran hujan dan salju, yang cairan atau semi-padat. Pelet Es sering memantul saat mengenai tanah atau benda padat lainnya, dan mengeluarkan bunyi bernada tinggi saat mengenai benda seperti jaket, kaca, dan daun kering, dibandingkan dengan percikan tumpul tetesan air hujan. Pelet es umumnya tidak membeku menjadi massa padat lainnya kecuali jika tercampur dengan hujan beku.

Istilah

sunting

Pelet es, atau dikenal sebagai sleet di Amerika Serikat, adalah istilah resmi yang digunakan oleh Layanan Cuaca Nasional AS. Namun, di sebagian besar negara Persemakmuran, termasuk Kanada, istilah "sleet" merujuk pada campuran antara hujan dan salju. Karena hal ini, Environment Canada tidak menyebutnya sleet dan lebih menggunakan istilah "pelet es" atau "salju basah".[3]

Efek

sunting

Di sebagian besar dunia, pelet es hanya muncul dalam jangka waktu singkat dan tidak menumpuk dalam jumlah yang signifikan, sehingga tidak menjadi masalah besar. Namun, di bagian timur Amerika Serikat dan tenggara Kanada, aliran udara hangat yang berasal dari Teluk Meksiko dapat memengaruhi udara dingin yang lebih berat di permukaan, bahkan hingga ratusan mil, terutama ketika terjadi sistem badai besar. Di kawasan ini, akumulasi pelet es antara 2-5 cm (0,8-2,0 inci) bukanlah hal yang jarang. Dampak dari penumpukan pelet es yang signifikan ini mirip dengan akumulasi salju. Akan tetapi, terdapat satu perbedaan penting: untuk volume salju yang sama, pelet es memiliki berat yang jauh lebih besar, sehingga lebih sulit untuk dibersihkan. Selain itu, pelet es juga memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencair dibandingkan dengan jumlah salju segar yang setara, hal ini disebabkan oleh luas permukaan yang lebih kecil.[4]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Mutiarasari, Kanya Anindita. "Apa itu Hujan Es? Kenali Penyebab, Proses hingga Ciri-cirinya". detiknews (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-02.
  2. ^ adi, Penulis febrian (2020-09-19). "Interviu Bersama Graupel: Unit Metalcore Sedingin Salju dari Jepang". kuยทmiยทusik. Diakses tanggal 2025-03-02.
  3. ^ Chris St. Clair, Canada's Weather, p. 55, Firefly Books, 2009. ISBN 1-55407-338-3
  4. ^ "Hujan es". Tempo.com (dalam bahasa ind). 2024-03-01. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Es kering

Es kering adalah bentuk padat dari karbon dioksida yang biasanya digunakan sebagai pendingin. Keuntungan dari es kering adalah suhunya lebih rendah daripada

Larasati Nugroho

(2016) sebagai Yani Ku Vermax Hatimu Dengan Cinta (2016) sebagai Ririn Pelet Cinta di Tambak Ikan (2016) sebagai Shella Jurus Ampuh Cari Jodoh (2017)

Rendy Kjaernett

Sesejuk AC (2016) Cinderella Bersapu Lidi (2016) Sepotong Es Cinta Buat Kamu (2016) Pelet Cinta di Tambak Ikan (2016) Kepentok Cinta Tukang Laundry (2016)

Perenggan dingin

bergerak dua kali lipat lebih cepat dari pada perenggan panas. Hujan, salju, pelet es, dan wujud presipitasi lainnya dapat terjadi dengan adanya perenggan dingin

Penyemprotan abrasif

didaur ulang (biasanya baja atau baja tahan karat, kawat potong, pasir, atau pelet berukuran serupa). Mesin pemburaan roda khusus mendorong bahan abrasif plastik

Reza Aditya

Abang Ojek Idaman (2016) Kalau Inem Jadi Boss (2016) Sepotong Es Cinta Buat Kamu (2016) Pelet Cinta di Tambak Ikan (2016) Hidayah Si Boy (2017) Jamilah Juragan

Fauzan Nasrul

Cinta Dibelah 2 (2015) Undian Berbonus Jodoh (2015) Cantik Cantik Tukang Pelet (2015) Asmara di Bangku Bajaj (2015) Badut Cantik Rebutan Cinta (2015) Resep

Senyawa kimia

Contohnya kumpulan sangat banyak senyawa H2O akan terlihat sebagai air, es, atau uap air, begitu juga dengan kumpulan senyawa-senyawa NaCl yang kita