📑 Table of Contents
Bubuk pewarna yang dijual di sebuah pasar di Goa, India.
Kain yang dicelup secara manual di India.

Pencelupan adalah proses pemberian warna pada produk tekstil seperti serat, benang, dan kain secara merata dan permanen.[1]

Persyaratan zat warna tekstil untuk proses pencelupan: Kromofor dan Ausokrom

Terdapat dua jenis pencelupan yang paling utama yakni alami dan buatan manusia.

Sejarah

sunting
Pencelupan di Fes, Maroko.

Para arkeolog menemukan sebuah tekstil yang dicelup yang berasal dari zaman Neolitikum.

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Dyeing". The Free Dictionary By Farlex. Diakses tanggal 2012-05-25.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Batik

penyerapan warna pada proses pencelupan. Rintangan demikian menghasilkan corak negatif ketika malam disisihkan dari kain tercelup. Pengerajin dapat membuat

Ikat celup

Ikat celup (bahasa Inggris: Tie-dye) atau jumputan adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sejumlah teknik pewarnaan rintang serta produk

Pewarna alami

Pewarna alami merupakan pencelupan atau pewarna yang berasal dari tumbuhan, invertebrata, atau mineral. Kebanyakan pencelupan alami adalah pewarna sayuran

Kecap ikan

dengan garam. Kecap ikan biasanya digunakan sebagai bumbu untuk memasak, pencelupan seafood, dan makanan orang Timur, dibuat oleh nelayan sepanjang negara

Kamboja

Kamboja dengan roti baguette panggang. Potongan roti baguette panggang dicelupkan ke dalam kari dan dimakan. Kari merah Kamboja juga dimakan dengan nasi

Komando Pasukan Khusus

dahulu direbus dalam larutan air teh dicampur sabun, kemudian baret di celupkan sehingga menjadi warna coklat tua kemerahan. Emblem baret Kopassus (saat

Galvanisasi

pencelupan dantemperatur pencelupan. Tahap pendinginan dan tahap akhir Tahap pendinginan (quenching). Tahap pendinginan dilakukan dengan mencelupkan spesimen

Mi

Istilah ini juga merujuk pada mi kering yang harus dimasak kembali dengan dicelupkan ke dalam air. Orang Italia, Tionghoa, dan Arab telah mengklaim bangsa