Penyapihan[1] atau cerai susu[2] adalah proses memperkenalkan mamalia muda (termasuk bayi manusia) dengan sumber pangan dewasanya dan perlahan-lahan menghentikan pemberian air susu ibu (proses menyusui). Bentuk dasarnya adalah sapih, seperti bentuk kalimat, "Seorang ibu menyapih bayinya." Proses penyapihan dianggap selesai bila sang anak sepenuhnya tidak lagi tergantung dari air susu ibu (tidak harus berhenti dari tindakan menyusu langsung dari tetek). Saat penyapihan berbeda-beda, tergantung kondisi induk/ibu dan anak. Pada manusia, penyapihan dianjurkan paling lambat dua tahun setelah kelahiran dan tidak dianjurkan untuk dihentikan sebelum bayi berusia enam bulan. Namun, ada kasus penurunan produksi susu pada ibu sebelum dua tahun, sehingga penyapihan dilakukan sebelum bayi berusia dua tahun.

Biasanya, pada akhir proses penyapihan, si bayi mengalami penurunan produksi laktase dan mengalami intoleransi laktosa. Catatan statistik menunjukkan sekitar 70% bayi manusia mengalami hal ini.

Pada tradisi masa lalu dikenal istilah "ibu menyusui", yaitu perempuan yang melahirkan pada waktu yang relatif bersamaan dan bertugas menyusui bayi dari ibu lain, biasanya atas pertimbangan sosial tertentu.

Dalam peternakan, bayi hewan yang masih menyusui sering kali diberi istilah khusus karena perbedaan kebutuhan nutrisinya. Anak sapi yang menyusu disebut sebagai pedet, sedangkan anak kuda disebut belo.

Referensi

sunting
  1. ^ "Arti kata penyapihan". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  2. ^ "Arti kata cerai susu". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.



๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kuda

yang telah disapih disebut anak sapihan. Kebanyakan belo peliharaan disapih pada usia lima hingga tujuh bulan, meskipun anak kuda dapat disapih pada usia

Dara-laut arktik

Pemberian makan oleh induk berlangsung selama kurang lebih satu bulan sebelum disapih secara bertahap. Setelah mampu terbang mandiri, individu muda belajar mencari

Hewan pengerat

koloni berdasarkan kekerabatan betina, dengan jantan menyebar setelah disapih dan menjadi nomaden saat dewasa. Kerja sama pada tupai tanah bervariasi

Hewan sapihan

disapih dipisahkan dari induknya dan sering dikelompokkan dengan anak kuda yang sudah disapih lainnya agar mereka saling menemani. Proses penyapihan merupakan

Anoa

anak. Induk anoa betina menjaga anaknya tetapi induk jantan tidak. Masa sapih biasanya berlangsung antara enam hingga sembilan bulan. Reproduksi anoa

Binturung

yang baru lahir bersembunyi pada bulu induknya selama beberapa hari dan menyapih selama 6 hingga 8 minggu. Pejantan tidak selalu mengasuh anaknya, tetapi

Susu

Muda Umur 17 Hari sebagai Alternatif Sumber Hijauan untuk Pedet Hasil Penyapihan Dini. Shidiq, Taufik Nur (2019-07-18). "Susu Begitu Penting Bagi Kultur

Yak

kelahiran lebih sering mungkin terjadi jika persediaan makanan baik. Anak yak disapih pada usia satu tahun dan segera mandiri setelahnya. Anak sapi liar awalnya