Figur perempuan Badari Kuno.

Peradaban Badari memberikan bukti langsung pertanian di Mesir Hulu pada masa Pradinasti. Peradaban ini berkembang antara tahun 4400 hingga 4000 SM,[1] dan mungkin telah ada semenjak tahun 5000 SM.[2] Peradaban ini pertama kali diidentifikasi di El-Badari, Asyut.

Sekitar empat puluh permukiman dan enam ratus makam telah ditemukan. Stratifikasi sosial disimpulkan dari makam anggota komunitas yang lebih sejahtera di beberapa bagian pemakaman yang terpisah. Ekonomi Badari bergantung pada pertanian, perikanan, dan peternakan. Peralatan yang telah digunakan meliputi pengikis batu, pelubang, kapal, arit bifasial, dan mata panah. Sisa-sisa ternak, anjing, dan domba ditemukan di pemakaman. Gandum, jelai, miju-miju dan umbi dikonsumsi peradaban ini.

Referensi

sunting
  1. ^ Shaw, Ian, ed. (2000). The Oxford History of Ancient Egypt. Oxford University Press. hlm. 479. ISBN 0-19-815034-2.
  2. ^ Watterson, Barbara (1998). The Egyptians. Wiley-Blackwell. hlm. 31. ISBN 0-6312-1195-0.
  • Guy Brunton and Gertrude Caton-Thompson: The Badarian civilisation and predynastic remains near Badari, British School of Archaeology in Egypt, London, 1928.

Pranala luar

sunting

27°00′N 31°25′E / 27.000°N 31.417°E / 27.000; 31.417


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar peradaban kuno

Daftar peradaban kuno: Peradaban Jawa Dwipa Sundaland peradaban Nuh. Peradaban Lembah Sungai Kuning atau Tiongkok Kuno Dinasti Xia Dinasti Shang Dinasti

Sejarah Mesir Kuno

hitam Peradaban Badari yang dinamakan menurut nama situs Badari, tidak jauh dari Deir Tasa, muncul setelah Peradaban Tasa. Kemiripan antara Peradaban Tasa

Peradaban Lembah Sungai Nil

Peradaban Lembah Sungai Nil adalah sebuah peradaban yang terbentuk dalam masyarakat Mesir Kuno di sekitar lembah sungai Nil, Mesir. Pembentukan Peradaban

Milenium ke-5 SM

Mesopotamia Kebudayaan Yumuktepe dan Gözlükule di Anatolia Selatan Peradaban Badari pada sungai Nil (sekitar 4400 SM – 4000 SM) Kebudayaan Merimde pada

Mesir Kuno

seperti sisir, gelang tangan, dan manik. Peradaban yang terbesar di antara peradaban-peradaban awal adalah Badari di Mesir Hulu, yang dikenal akan keramik

Ikrimah bin Abu Jahal

dipanggil juga Abu Utsman. Ikrimah belum menjadi muslim pada masa Pertempuran Badar, Pertempuran Uhud hingga Pertempuran Khandaq. Ia menjadi muslim setelah

Kota Medan

Medan sejak kedatangan John Anderson dari Britania Raya pada tahun 1823. Peradaban di Medan terus berkembang hingga Pemerintah Hindia Belanda memberikan

Muhammad

seorang pembaharu agama, politik, dan sosial yang memunculkan salah satu peradaban besar dunia. Dari perspektif sejarah modern, Muhammad adalah pendiri Islam