| Perang Silla-Tang | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
Silla Goguryeo (vassal Silla) Baekje (vasal Silla) | Dinasti Tang | ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
Raja Munmu Kim Yushin Geom Mojam Kim Wonsul Go Yeonmu |
Xue Rengui Gao Kan Buyeo Yung Li Jinxing | ||||||
| Kekuatan | |||||||
| ~30.000 (675) [1] | ~200.000 (675) [1] | ||||||
Perang SillaโTang adalah perang yang berlangsung pada abad ke-7 antara kerajaan Silla di Korea bersama dengan vasal-vasalnya Goguryeo dan Baekje (umumnya disebut Silla Bersatu) melawan Dinasti Tang dari Tiongkok. Perang ini berlangsung setelah penaklukan Goguryeo dan Baekje oleh Tang. Motif yang mendasari perang ini adalah upaya untuk memperoleh bekas wilayah Goguryeo dan Baekje, meskipun sebelumnya Silla dan Tang saling bersekutu.
Meskipun korban jiwa di kedua belah pihak besar, Silla mengklaim kemenangan secara taktis karena berhasil merebut wilayah sengketa di sebelah selatan Sungai Taedong.
Catatan kaki
sunting- ^ a b c (Korea) ๋๋น์ ์
Bibliografi
sunting- Ebrey, Patricia Buckley; Walthall, Anne; Palais, James B. (2006). East Asia: A cultural, social, and political history. Boston: Houghton Mifflin. ISBNย 9780618133840.
- Fuqua, Jacques L. (2007). Nuclear endgame: The need for engagement with North Korea. Westport: Praeger Security International. ISBNย 9780275990749.
- Kim, Djun Kil (2005). The history of Korea (Edisi 1st). Westport: Greenwood Press. ISBNย 9780313038532.