Sebuah iklan penjualan rumah dalam sebuah koran yang diterbitkan pada tahun 1912.

Iklan, pariwara, reklame,[1] atau advertensi[2] adalah segala bentuk pesan promosi benda seperti barang, jasa, produk jadi, dan ide yang disampaikan melalui media dengan biaya sponsor dan ditunjukan kepada sebagian besar masyarakat. [3] Manajemen pemasaran melihat iklan sebagai bagian dari strategi promosi secara keseluruhan. Komponen lainnya dari promosi termasuk publisitas, hubungan masyarakat, penjualan, dan promosi penjualan.

Sejarah periklanan

sunting

Iklan tulis mulai dikenal sejak zaman Yunani kuno. Ketika itu, iklan berisi mengenai Perbudakan yang melarikan diri dari tuannya atau mengenai penyelenggaraan pertandingan Gladiator, pada masa ini iklan hanyalah berupa surat edaran. Beberapa waktu kemudian barulah muncul metode periklanan yang ditulis dengan tangan dan dengan kertas yang lebih besar di Inggris. Iklan pertama yang dicetak di Inggris ditemukan pada Imperial Intelligencer Maret 1648. Sampai tahun 1850-an, di Eropa iklan belum sepenuhnya dimuat di . Kebanyakan masih berupa pamflet, leaflet, dan brosur. Iklan pertama muncul dalam majalah tahun 1864.

Media periklanan

Media periklanan telah berkembang menjadi bentuk komunikasi yang sangat kompleks, Pengiklan saat ini memiliki beragam pilihan yang mereka miliki dengan ribuan cara berbeda bagi bisnis untuk menyampaikan pesan kepada konsumen.

Iklan di Indonesia

sunting

Iklan pertama kali diperkenalkan di nusantara oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda periode 1619 - 1629 Jan Pieterszoon Coen. J.P. Coen juga adalah penerbit Bataviasche Nouvelle, pertama di Indonesia yang terbit tahun 1744, satu abad setelah J.P. Coen meninggal.[4]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Arti kata reklame". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  2. ^ "Arti kata advertensi". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  3. ^ Palupi, Dyah Hasto & Teguh Sri Pambudi. 2006. Advertising that sells. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  4. ^ Majalah Kajian Media Dictum

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

XXXX (bir)

tahun. Mereka mengubahnya menjadi Pulau XXXX untuk digunakan untuk acara periklanan dan promosi. Portal Australia Portal Minuman Pub Australia Bir di Australia

Detik.com

hanya mempunyai edisi daring dan menggantungkan pendapatan dari bidang iklan. Sejak tanggal 3 Agustus 2011, detik.com menjadi bagian dari Trans Media

YouTube

biasa untuk menonton televisi. YouTube menjajaki kerja sama pemasaran dan periklanan dengan NBC pada bulan Juni 2006. Bulan November 2008, YouTube membuat

Dentsu

dari pendapatannya, Dentsu saat ini merupakan agen periklanan terbesar dan jaringan agen periklanan terbesar kelima di dunia. Pada tahun 2012, Dentsu membeli

Sejarah periklanan

Periklanan merupakan bentuk komunikasi yang digunakan membujuk audiens (pemirsa, pembaca atau pendengar) untuk mengambil beberapa tindakan sehubungan dengan

Konimex

motto Ikut Menyehatkan Bangsa, seperti yang selalu dituliskan pada iklan-iklannya. Seiring dengan semakin tingginya kecenderungan masyarakat kembali ke

Yandex

ini membuka kantor penjualan di Lucerne pada 2012 untuk melayani klien periklanan Eropa, sambil membuka kantor penelitian dan pengembangan di Berlin pada

Meta Platforms

Facebook berasal dari periklanan. Microsoft adalah rekan eksklusif Facebook untuk melayani iklan spanduk, dan Facebook hanya melayani iklan yang masuk dalam