Goya, Pria yang Ikut Campur dalam Perkelahian Jalanan (1812 – 20)

Perkelahian jalanan atau pertarungan jalanan adalah pertarungan jarak dekat di tempat umum antara individu atau kelompok orang.[1] Tempat yang sering dijadikan tempat perkelahian adalah tempat umum (misalnya jalan), dan perkelahian terkadang mengakibatkan cedera serius atau bahkan kematian.[1][2] Beberapa perkelahian jalanan bisa saja terkait dengan geng.[3]

Situasi yang lazim terjadi melibatkan dua orang yang sedang bertengkar di sebuah bar, yang mana selama pertengkaran tersebut salah satu orang menyarankan untuk keluar, dan di situlah perkelahian dimulai. Sering kali mungkin untuk menghindari perkelahian dengan menarik diri dari situasi tersebut; sedangkan dalam membela diri, seseorang secara aktif mencoba melarikan diri dari konfrontasi, menggunakan kekerasan jika perlu untuk memastikan keselamatannya sendiri.[1]

Di beberapa komunitas seni bela diri, pertarungan jalanan dan pembelaan diri sering dianggap sinonim.[1][4]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d "Reality Fighting, Street Fighting & Self Defense". Kung Fu Magazine. Diarsipkan dari asli tanggal 12 November 2013. Diakses tanggal 2010-02-07.
  2. ^ White, Rob. et al (2007). 'Youth Gangs, Violence and Anti-Social Behaviour. Australian Research and Alliance Club. pp. 18, 29.
  3. ^ White, Rob (2007). Youth Gangs, Violence and Anti-Social Behaviour. Australian Research Alliance for Children and Youth. pp. 18, 29.
  4. ^ "Street fight – practical self defence". skbu.cz (dalam bahasa Ceko). Diarsipkan dari asli tanggal January 22, 2013. Diakses tanggal 2010-09-15.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Wind Breaker

satu tujuan, yakni menjadi yang terbaik. Setelah terlibat dalam perkelahian jalanan sehari sebelum ia masuk sekolah, Sakura bertemu dengan sekelompok

Insiden Makkah 1987

otoritas setempat yang bersikukuh bahwa korban yang jatuh murni dikarenakan perkelahian dan penyerbuan. Terlepas dari senjata yang dipakai atau informasi simpang

Dedi Mulyadi

alasan bahwa anak-anak yang suka membuat kekacauan dan terlibat dalam perkelahian jalanan perlu dilatih oleh Tentara Nasional Indonesia untuk membentuk mentalitas

Anak Jalanan (seri televisi)

banyak adegan perkelahian antar geng motor. RCTI diminta segera mengubah tema cerita dalam program tersebut, karena muatan perkelahian antar geng dan

Maia Estianty

Pahlawan Nasional, dari pihak ayahnya. Saat masih kecil, Maia sering berkelahi dengan teman-teman sekelasnya; dalam sebuah wawancara dengan majalah hiburan

Apex (film 2026)

terperangkap jebakan hewan sehingga langsung diketahui oleh Ben. Keduanya berkelahi hingga Sasha akhirnya menyerah setelah Ben menodongkan busurnya ke Sasha

Silfester Matutina

Rajawali Nusantara Indonesia), yang menandai peralihan dari aktivisme jalanan ke peran resmi dalam pemerintahan. Pada tahun 2016-2020 dia berkuliah Ilmu

Kaliwungu, Kendal

Katong berdarah biru dan Pakuwojo berdarah merah, keduanya wafat dalam perkelahian itu dan darahnya mengalir di sungai sehingga berubah menjadi ungu. Secara