Peron pulau Stasiun Matraman, Jakarta.
Peron pulau Stasiun Matraman, Jakarta.

Peron pulau (bahasa Inggris: Island platform; disebut pula Peron tengah) adalah pengaturan stasiun kereta api, perhentian trem atau angkutan transit yang menggunakan peron yang terletak di antara dua rel kereta api. Peron tengah sering digunakan untuk jalur lintasan kembar untuk alasan pragmatis dan untuk menghemat biaya. Peron ini juga berguna di stasiun besar di mana layanan lokal dan ekspres untuk arah perjalanan yang sama dapat disediakan dari lokasi yang berlawanan pada peron yang sama dan karenanya memfasilitasi pertukaran antara dua rute. Pengaturan alternatif bagi peron ini adalah peron sisi di tepi landasan.[1][2]

Tata letak

sunting
Peron pulau
Dua rel dan satu peron pulau

Penggunaan historis peron pulau sangat tergantung pada lokasi stasiun tersebut. Di Britania Raya penggunaan peron pulau relatif umum ketika jalur kereta api berada di antara persimpangan (perpotongan dua jalur) atau di atas jembatan rel, karena hal ini membuatnya lebih mudah untuk memberikan akses ke peron tersebut tanpa perlu berjalan melintasi rel.

Galeri

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Railway Station Design". Railway Technical Web Pages (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2007-06-09. Diakses tanggal 19 Agustus 2016.
  2. ^ "Railway Platform and Types". Railwaysysyem.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 30 Juni 2017.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Peron

letaknya, peron dapat dibagi menjadi: Peron teluk, Peron bertingkat, Peron barang, Peron pulau, dan Peron sisi. Peron teluk merupakan peron yang umum

Peron sisi

rel kembar. Stasiun Tsuen Wan di Hong Kong, dengan dua peron sisi. Peron pulau (disebut pula peron tengah) "Railway Station Design". Railway Technical Web

Stasiun Kedungjati

dahulu adalah stasiun pulau. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api aktif dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Dua jalur di peron selatan memiliki percabangan

Stasiun kereta cepat Tegalluar Summarecon

terletak dekat stasiun ini. Stasiun ini memiliki 4 jalur yang dilayani 2 peron pulau. Stasiun ini, beserta dengan Stasiun Cimekar, juga merupakan stasiun

Stasiun Ngrombo

stasiun. Pada awal tahun 2020, di stasiun ini dilakukan pemanjangan peron pulau dan penambahan kanopi baru untuk mendukung pelayanan kereta api penumpang

Stasiun Halim

dengan stasiun LRT Jabodebek lainnya, tidak terdapat akses antara kedua peron dalam zona berbayar. Pengguna diharuskan tap out terlebih dahulu atau menghubungi

Stasiun Kedungbanteng

stasiun diperpanjang ke arah barat daya, kanopi ditambahkan di peron sisi maupun peron pulau antara jalur 2 dan 3, serta sistem persinyalan diubah dari sistem

Stasiun Tambun

(bunuh diri) dari peron saat kereta api akan melintas di stasiun ini. Perlintasan Pasar Tambun Perlintasan Pasar Tambun (Malam Hari) Peron Stasiun Tambun