Pes bubo
Bubo di paha atas orang yang terjangkit penyakit pes
SpesialisasiPenyakit menular
GejalaDemam, sakit kepala, muntah, pembengkakan kelenjar getah bening
KomplikasiGangren, meningitis[1]
Awitan umum1โ€“7 hari setelah paparan
PenyebabYersinia pestis disebarkan oleh kutu
Metode diagnostikMenemukan bakteri dalam darah, dahak, atau kelenjar getah bening
PengobatanAntibiotik seperti streptomisin, gentamisin, atau doksisiklin
Frekuensi783 kasus dilaporkan setiap tahun (WHO 2013)
Kematian10% kematian dengan pengobatan
30โ€“90% jika tidak diobati

Pes bubo (bahasa Inggris: bubonic plague) adalah penyakit zoonotik yang menyebar terutama di antara hewan pengerat kecil dan pinjalnya.[2] Penyakit ini merupakan salah satu dari tiga jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis (sebelumnya dikenal dengan nama Pasteurella pestis) yang berasal dari famili Enterobacteriaceae. Tanpa penanganan, pes bubo membunuh sekitar dua dari tiga orang yang terinfeksi dalam kurun waktu empat hari.

Istilah "bubo" berasal dari bahasa Yunani yang berarti "kelenjar bengkak." Nodus limfa yang bengkak (bubo) biasanya muncul di ketiak dan kunci paha orang yang terinfeksi. Istilah "pes bubo" sering kali digunakan sebagai sinonim dari pes. Akan tetapi, keduanya merupakan konsep yang berbeda. Pes bubo merujuk secara spesifik kepada infeksi yang masuk melalui kulit dan menjalar melalui sistem limfatik.

Dalam sejarah, penyakit ini telah menelan korban jiwa yang besar di Eropa. Tercatat paling tidak pernah terjadi dua wabah pes bubo besar: Wabah Yustinianus pada abad ke-6[3] dan Maut Hitam pada abad ke-14 sampai ke-16. Wabah-wabah berikutnya juga pecah pada abad ke-17, seperti Wabah Besar Sevilla (1647), Wabah Besar London (1665โ€“1666), Wabah Besar Wina (1679), dan Wabah Besar Marseilles (1720). Sementara itu, wabah muncul kembali pada pertengahan abad ke-19 di Asia Tengah. Penyakit ini lalu menyebar dan menewaskan jutaan orang di Tiongkok dan India, yang lalu menyebar ke seluruh dunia sampai abad ke-20.

Pes bubo juga pernah dimanfaatkan sebagai senjata perang. Selama Perang Tiongkok-Jepang Kedua, tentara Jepang mengebom kota Ningbo dengan kutu yang membawa pes bubo.[4] Selama Pengadilan Kejahatan Perang Khabarovsk, Jenderal Kiyashi Kawashima mengaku bahwa pada tahun 1941, pinjal-pinjal yang terinfeksi pes disebarkan di kota Changde.[5]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Clinic, Bubonic plague. "Plague". Mayo Clinic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 May 2013. Diakses tanggal 16 June 2022.
  2. ^ "Plague, Overview". Health Topics A to Z. Diakses tanggal 23 October 2010.
  3. ^ McCormick (2007), hal. 290-312.
  4. ^ Japan triggered bubonic plague outbreak, doctor claims, [1], http://www.scaruffi.com/politics/wwii.html, A time-line of World War II, Scaruffi Piero. Prince Tsuneyoshi Takeda and Prince Mikasa received a special screening by Shirล Ishii of a film showing imperial planes loading germ bombs for bubonic dissemination over Ningbo in 1940. (Daniel Barenblatt, A Plague upon Humanity, 2004, hal. 32.)
  5. ^ Daniel Barenblatt, A Plague upon Humanity., 2004, halaman 220โ€“221.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Wabah Hitam

penyakit pes dapat menular melalui tiga varian utama. Varian yang paling umum adalah pes bubo, ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening (bubo) di

Alexandre Yersin

terkenal karena jasanya menemukan bacillus yang menjadi penyebab penyakit pes bubo, yang kemudian penyakit tersebut diberi nama sesuai dengan namanya demi

Pandemi pes ketiga

Pandemi pes ketiga adalah sebuah pandemi yang diakibatkan oleh penyakit pes. Wabah ini mulai menyebar dari wilayah Yunnan, Tiongkok, pada tahun 1855 selama

Kotrimoksazol

Whipple) Vibrio cholerae (kolera) Yersinia enterocolitica Yersinia pestis (pes bubo) Yersinia pseudotuberculosis Beberapa organisme yang resisten terhadap

Wabah Yustinianus

pandemi pes bubo yang tercatat dalam sejarah, sejawaran kerap menyebut wabah ini sebagai "Pandemi Pes Pertama" untuk membedakannya dari "Pandemi Pes Kedua"

Kitasato Shibasaburล

Jepang selama masa praperang. Ia dikenal sebagai penemu agen penginfeksi pes bubo di Hong Kong pada tahun 1894, hampir bersamaan dengan Alexandre Yersin

Wabah

besar yang pernah tercatat dalam sejarah: Pes Wabah Yustinianus, dimulai tahun 541, merupakan wabah pes bubo pertama yang tercatat dalam sejarah. Wabah

Zoonosis

Kolibasilosis Leptospirosis Listeriosis Melioidosis Pasteurellosis Psitakosis Pes dan pes bubo Salmonelosis Stafilokokosis Streptokokosis Tuberkulosis Tularemia Vibriosis