Peperek,[4]:โ€Š291โ€Š pepetek, atau petek adalah nama umum bagi jenis-jenis ikan yang tergolong dalam famili Leiognathidae. Ikan-ikan ini umumnya bertubuh kecil, pipih tegak, dan berwarna keperak-perakan, serta memiliki mulut yang dapat dijulurkan. Peperek menghuni lautan dan perairan payau di region Indo-Pasifik Barat. Dalam bahasa Inggris, peperek dikenal sebagai ponyfishes, slipmouths atau slimys/slimies.[3]

Pengenalan

sunting

Ikan yang umumnya bertubuh kecil, kurang dari 200 mm SL (standard length, panjang standar; dari ujung moncong hingga pangkal ekor); memipih lateral; keperakan. Mulutnya dapat dijulurkan jauh; ke arah atas, ke depan, atau pada kebanyakan jenis, ke arah bawah. Jejari branchiostegal 5 buah; sirip dorsalnya terdiri dari VIIโ€“IX jejari keras (duri) dan 15โ€“17 jejari lunak (bercabang); sirip duburnya terdiri dari III duri dan 13โ€“15 jejari lunak; serta 24 ruas tulang belakang (10 prekaudal dan 14 kaudal).[5]:โ€Š2โ€Š[6]:โ€Š2792โ€Š

Peperek dapat memancarkan cahaya kemilau yang lazim disebut bioluminesens (bioluminescence).[4]:โ€Š291โ€Š Cahaya ini dikeluarkan oleh bakteria yang hidup bersimbiosis dengan peperek pada organ khusus yang terletak dekat kerongkongan ikan.[7][8][9] Biasanya, bakteria yang terlibat di sini adalah Photobacterium leiognathi saja; akan tetapi pada dua spesies peperek, yakni Photopectoralis panayensis dan P. bindus, turut ditemukan jenis bakteri Photobacterium mandapamensis.[10] Fungsi bioluminesensi ini bagi peperek diduga terkait dengan upaya kamuflase dengan memancarkan cahaya bioluminesens ke arah bawah (dasar laut),[11][12] serta sebagai alat komunikasi atau penanda jantan betina yang khas pada masing-masing spesies.[8][9][13][14]

Meskipun ikan-ikan peperek ini satu sama lain tampak serupa saja dan tidak menonjol, akan tetapi sistem organ pencahayaan mereka sangat bervariasi antar spesies, dan bahkan juga antar jenis kelamin.[13][14]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Sepkoski, J. (2002). "A compendium of fossil marine animal genera". Bulletins of American Paleontology. 364: 560. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-23.
  2. ^ Sparks, J.S.; Chakrabarty, P. (2015). "Description of a new genus of ponyfishes (Teleostei: Leiognathidae), with a review of the current generic-level composition of the family". Zootaxa. 3947 (2): 181โ€“190. doi:10.11646/zootaxa.3947.2.2. PMIDย 25947728.
  3. ^ a b Froese, Rainer, and Daniel Pauly, eds. (2019). "Leiognathidae" in FishBase. October 2019 version.
  4. ^ a b Nontji, A. (1987). Laut Nusantara. Jakarta:Djambatan. viii+368 hlm.
  5. ^ Chakrabarty, P., & JS. Sparks, (2008). "Diagnoses for Leiognathus Lacepe'de 1802, Equula Cuvier 1815, Equulites Fowler 1904, Eubleekeria Fowler 1904, and a new ponyfish genus (Teleostei: Leiognathidae)". American Museum Novitates, 3623, 11 pp., 7 figs (August 28, 2008)
  6. ^ Woodland, DJ., S. Premcharoen, & AS. Cabanban, (2001). Leiognathidae. Slipmouths (ponyfishes). in Kent E. Carpenter & Volker H. Niem (Eds.). FAO Species Identification Guide: The Living Marine Resources of The Western Pacific. Vol. 5 Bony fishes part 3 (Menidae to Pomacentridae)[pranala nonaktif permanen]. Food and Agriculture Organization, Rome. ISBN 92-5-104587-9
  7. ^ Johnson, G.D.; Gill, A.C. (1998). Paxton, J.R.; Eschmeyer, W.N. (ed.). Encyclopedia of Fishes. San Diego: Academic Press. hlm.ย 186. ISBNย 978-0-12-547665-2.
  8. ^ a b Haneda, Y.; Tsuji, F.I. (1976). "Luminescent systems of pony fishes". Journal of Morphology. 150 (2): 539โ€“552. doi:10.1002/jmor.1976.150.2.539.
  9. ^ a b McFall-Ngai, M.J.; Dunlap, P.V. (1984). "External and internal sexual dimorphism in leiognathid fishes: Morphological evidence for sex-specific bioluminescent signaling". Journal of Morphology (dalam bahasa Inggris). 182 (1): 71โ€“83. doi:10.1002/jmor.1051820105. ISSNย 1097-4687. PMIDย 6492170.
  10. ^ Kaeding, A.J.; Ast, J.C.; Pearce, M.M.; Urbanczyk, H.; Kimura, S.; Endo, H.; Nakamura, M.; Dunlap, P.V. (2007). "Phylogenetic Diversity and Cosymbiosis in the Bioluminescent Symbioses of "Photobacterium mandapamensis"". Applied and Environmental Microbiology (dalam bahasa Inggris). 73 (10): 3173โ€“3182. doi:10.1128/AEM.02212-06. ISSNย 0099-2240. PMCย 1907103. PMIDย 17369329.
  11. ^ Hastings, J.W. (1971). "Light to Hide by: Ventral Luminescence to Camouflage the Silhouette". Science (dalam bahasa Inggris). 173 (4001): 1016โ€“1017. doi:10.1126/science.173.4001.1016. ISSNย 0036-8075. PMIDย 17796582.
  12. ^ McFall-Ngai, M.J.; Morin, J.G. (1991). "Camouflage by Disruptive Illumination in Leiognathids, a Family of Shallow-Water, Bioluminescent Fishes". Journal of Experimental Biology (dalam bahasa Inggris). 156 (1): 119โ€“137. ISSNย 0022-0949.
  13. ^ a b Sparks, J.S.; Dunlap, P.V.; Smith, W.L. (2005). "Evolution and diversification of a sexually dimorphic luminescent system in ponyfishes (Teleostei: Leiognathidae), including diagnoses for two new genera" (PDF). Cladistics (dalam bahasa Inggris). 21 (4): 305โ€“327. doi:10.1111/j.1096-0031.2005.00067.x. hdl:2027.42/72092. ISSNย 1096-0031.
  14. ^ a b Chakrabarty, P.; Davis, M.P.; Smith, W.L.; Berquist, R.; Gledhill, K.M.; Frank, L.R.; Sparks, J.S. (2011). "Evolution of the light organ system in ponyfishes (Teleostei: Leiognathidae)". Journal of Morphology (dalam bahasa Inggris). 272 (6): 704โ€“721. doi:10.1002/jmor.10941. ISSNย 1097-4687. PMIDย 21433053.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Petek sutrisno

Petek Sutrisno (lahir 25 April 1988 di Yogyakarta, Indonesia) adalah seorang seniman kontemporer asal Indonesia yang dikenal karena karya-karya bernuansa

Omnivor

cenderung karnivor dengan sifat insektivor. Misalnya, ikan keting, tagih, dan petek. Tupai adalah nama umum untuk famili Tupaiidae. Famili ini ditetapkan pada

Rowosari, Kendal

ikan teri, ikan tongkol,ikan tenggiri, ikan layur, ikan tiga waja, ikan petek, ikan cumi-cumi dan ikan lainnya.produksi ikan terbanyak yang di jual di

Tari Setabik

pandan) Gandik (ikat kepala) Anting-anting Tebeng (Hiasan telinga) Sanggul Petek Kembang Rumpai Hiasan tangan: Kecak Gelang Tanggai (kuku palsu) Cincin kenanga

Prembun, Kebumen

dan Kecamatan Bonorowo. Bahkan Kecamatan Prembun terkenal dengan kalimat Petek poteh sekele koneng numpak dhugar gejedud-jedud yang berarti ayam putih

Kukurung

panggang duyu, gundung baleng. Tangki terdiri dari dari lagu kujah kutur, petek wulu, bumbulung ngukur, tangki bukit, Tangkup terdiri dari lagu puput putak

Parambassis ranga

Parambassis ranga, juga dikenal dengan sebutan ikan-kaca india atau Ikan petek danau, adalah spesies ikan air tawar yang tergolong ke dalam famili Ambassidae

Universitas Muhammadiyah Semarang

Pratama Rawat Inap UNIMUS (diresmikan tahun 2021) yang terletak di Jalan Petek Kp. Gayam RT. 02 RW. 06, Kel. Dadapsari, Kec. Semarang Utara, Semarang,