Pusaran kutub di Maine pada pagi 21 Januari 1985

Pusaran kutub (disebut juga siklon Arktik, siklon sub-kutub, dan pusaran sirkumpolar) adalah siklon tetap berskala besar yang terletak dekat salah satu kutub geografis suatu planet. Di Bumi, pusaran kutub berada di troposfer tengah dan atas dan stratosfer. Pusaran ini mengitari wilayah kutub bertekanan tinggi dan terbentuk setelah front kutub. Wilayah bertekanan rendah dan berinti dingin ini menguat saat musim dingin dan melemah saat musim panas.[1] Rentangannya biasa mencapai 1.000โ€“2.000 kilometer (620โ€“1.240 mil) dan di dalamnya udara berputar melawan arah jarum jam (khusus di belahan utara). Seperti siklon-siklon yang lain, rotasinya disebabkan oleh efek Coriolis.

Pusaran Arktik di belahan utara memiliki dua pusat, satu di dekat Pulau Baffin dan satu lagi di timur laut Siberia.[2] Di belahan selatan, pusatnya terletak di dekat pinggir paparan es Ross, tepatnya dekat bujur barat ke-160.[3] Ketika pusaran kutub kuat, kekuatan angin Westerlies juga meningkat. Ketika siklon kutub leah, pola arus umum di seluruh lintang tengah berkumpul dan menghasilkan suhu yang sangat dingin.[4] Penipisan ozon terjadi di dalam pusaran kutub, terutama di belahan selatan. Penipisan maksimum terjadi pada musim semi.

Identifikasi

sunting

Di dalam stratosfer, strategi seperti penggunaan permukaan tekanan 4ย mb, yang berkaitan dengan permukaan isentropik 1200K di pertengahan stratosfer, dipakai untuk merancang klimatologi fenomena ini.[5] Karena data modelnya tidak dapat diandalkan, teknik lain menggunakan permukaan tekanan 50ย mb.[6]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Halldรณr Bjรถrnsson. Global circulation.Veรฐurstofa รslands. Retrieved on 2008-06-15. Diarsipkan 2011-08-07 di Wayback Machine.[rujukan terbitan sendiri?]
  2. ^ "Polar vortex". Glossary of Meteorology. American Meteorological Society. 2000. Diakses tanggal 15 June 2008.
  3. ^ Chen, Rui-Rong; Boyer, Don L.; Tao, Lijun (1993). "Laboratory Simulation of Atmospheric Motions in the Vicinity of Antarctica". Journal of Atmospheric Sciences. 50 (24): 4058โ€“79. Bibcode:1993JAtS...50.4058C. doi:10.1175/1520-0469(1993)050<4058:LSOAMI>2.0.CO;2.
  4. ^ "Stratospheric Polar Vortex Influences Winter Cold, Researchers Say" (Press release). NASA Earth Observatory. December 1, 2001. Diakses tanggal January 7, 2014."Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-03-16. Diakses tanggal 2014-01-07.
  5. ^ V. Lynn Harvey, R. Bradley Pierce, T. Duncan Fairlie, and Matthew H. Hitchman (2002). "A climatology of stratospheric polar vortices and anticyclones" (PDF). Journal of Geophysical Research. 107 (D20). American Geophysical Union. doi:10.1029/2001JD001471. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  6. ^ Erik W. Kolstad, Tarjei Breiteig, and Adam A. Scaife (April 2010). "The association between stratospheric weak polar vortex events and cold air outbreaks in the Northern Hemisphere". Quarterly Journal of the Royal Meteorological Society. 136. Royal Meteorological Society: 887. Bibcode:2010EGUGA..12.5739K. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Gelombang dingin Amerika Utara 2014

polar vortex sets record low temps, kills 21". CBC News. January 8, 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-08. Diakses tanggal 2014-01-09. "Polar

Heksagon Saturnus

in Saturn's northern stratosphere surrounding the emerging summertime polar vortex". Nature Communications. 9 (3564): 3564. doi:10.1038/s41467-018-06017-3

Gelombang dingin Asia Timur Januari 2016

Withnall, Adam (25 Januari 2016). "Asia cold snap: Scores dead as freezing 'polar vortex' sweeps across eastern Asia". The Independent. Diarsipkan dari asli tanggal

Saturnus

aslinya tanggal 16 Januari 2010. Diakses tanggal 6 Juli 2007. "Warm Polar Vortex on Saturn". Merrillville Community Planetarium. 2007. Diarsipkan dari

Tornado

mengubah objek menjadi benda mematikan. Tornado multi-pusaran atau multiple-vortex tornado adalah jenis tornado di mana dua atau lebih kolom udara berputar

Rel

Diakses tanggal 2006-06-12. Holder, Sarah (30 January 2018). "In Case of Polar Vortex, Light Chicago's Train Tracks on Fire". CityLab. Atlantic Media. Diarsipkan

Atmosfer Jupiter

doi:10.1029/97JE00520. Williams, Gareth P. (1996). "Jovian Dynamics. Part I: Vortex stability, structure, and genesis" (PDF). Journal of the Atmospheric Sciences

Daftar wahana antariksa nirawak menurut program

Program Viking Viking 1 - Viking 2 Program Vortex/Chalet Chalet-1 - Chalet-2 - Chalet-3 - Vortex-4 - Vortex-5 - Vortex-6 Program Voyager Voyager 1 - Voyager