Salah satu bangunan di New York City yang merupakan contoh polusi cahaya.
Perbandingan pemandangan langit malam antara kota pedesaan kecil (atas) dengan wilayah metropolitan (bawah). Polusi cahaya mengurangi kenampakan bintang.

Polusi cahaya atau pencemaran cahaya merupakan salah satu jenis polusi. Definisi dari polusi cahaya adalah "dampak buruk akibat cahaya buatan manusia". Polusi cahaya biasanya berarti intensitas cahayanya terlalu besar. Beberapa spesies, termasuk tumbuhan dan manusia, mengalami dampak dari polusi cahaya. Sebagian besar masyarakat umum tidak pernah mendengar istilah polusi cahaya. Adapun yang mengetahui polusi cahaya biasanya tidak peduli atau tidak melakukan apa-apa untuk menanggulanginya. Polusi cahaya merugikan Amerika Serikat satu miliar dollar setiap tahun.

Polusi cahaya adalah efek samping dari industrialisasi. Polusi cahaya berasal dari pencahayaan eksterior dan interior bangunan, papan iklan, properti komersial, kantor, pabrik, lampu jalan dan stadion. Polusi cahaya paling parah terjadi di wilayah yang telah terindustrialisasi dengan kepadatan penduduk tinggi di Amerika Utara, Eropa, dan Jepang, serta kota-kota utama di Timur Tengah dan Afrika Utara seperti Kairo.

Polusi cahaya dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu:

  • Cahaya tak menyenangkan yang mengganggu alam atau cahaya rendah
  • Cahaya berlebihan (biasanya di dalam ruangan) yang mengganggu dan berefek pada gangguan kesehatan

Pengaruh lain dari adanya polusi cahaya adalah pertumbuhan industri. Sumber polusi cahaya meliputi cahaya pembangunan exterior dan interior, reklame, properti komersial, kantor, perusahaan, cahaya jalan, dan penerangan tempat olahraga. Hal ini paling banyak terjadi di daerah-daerah yang memiliki industrialisasi tinggi, area dengan populasi yang padat di Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan mayoritas kota-kota di Timur Tengah dan Afrika Utara seperti Teheran dan Kairo tetapi sekecil apapun jumlah cahaya tetap bisa menyebabkan masalah. Semenjak awal 1980 sebuah gerakan Langit-Gelap Global telah muncul, dengan orang-orang terkait yang berkampanye untuk mengurangi jumlah polusi cahaya.

Polusi Cahaya dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:

1. Skyglow

Skyglow merupakan pendaran langit malam di atas area yang dihuni. Skyglow (pendar langit malam) ini berasal dari cahaya buatan berlebih yang terpancar ke atas atau yang terpantul ke atas (pendaran sekunder) kemudian dihamburkan oleh aerosol seperti awan dan bulir air atau partikel kecil seperti polutan di atmosfer.

Tingkatan skyglow sangat bervariasi tergantung pada kondisi cuaca saat itu, jumlah debu dan gas di atmosfer, jumlah cahaya yang diarahkan ke langit, dan arah dari mana sinar itu dilihat. Dalam kondisi cuaca yang buruk, lebih banyak partikel hadir di atmosfer untuk menyebarkan cahaya yang terikat ke atas, sehingga skyglow menjadi efek yang sangat terlihat sebagai cahaya dan energi yang terbuang. Skyglow merupakan bentuk polusi cahaya yang paling umum terjadi.

2.Glare

Glare atau silau adalah sensasi visual yang dialami seseorang ketika cahaya menyimpang, cahaya di bidang visual, lebih besar dari cahaya yang dapat diadaptasi oleh mata. Efek glare akan bergantung kepada intensitasnya, ia dapat mengurangi kontras, persepsi warna, dan kinerja visual. Hal yang paling umum terjadi akibat glare adalah rasa ketidaknyamanan hingga menyebabkan gangguan atau iritasi namun menurunkan kinerja visual.

Kumpulan lampu jalan menyebabkan sensasi silau yang membuat mata menjadi lelah atau timbul afterimage.

3.Clutter

Clutter adalah pengelompokan sumber cahaya yang terang, membingungkan dan berlebihan, menyilaukan mata, dan membuat mata menjadi lelah.

4. Light Trespass

Light Trespass adalah kondisi dimana lampu menyinari tempat yang tidak seharusnya di sinari, contohnya Lampu jalan yang harusnya menyinari jalan, malah menyinari gedung di belakangnya.

Polusi Cahaya juga menyebabkan Observatorium Terutama Observatorium Bosscha untuk melakukan penelitian.

Pengukuran tingkat keparahan polusi Cahaya juga dapat dilakukan dengan skala Bortle, yang menghitung Skala Bortle dari angka 1 sampai 9

Gambar ini mengilustrasi skala bortle, dari Bortle 1 yang paling Gelap dan bagus, serta Bortle 8/9 yang paling buruk atau terang

Dampak

sunting

Dampak terhadap hewan

sunting

Polusi cahaya membuat bintang dan bulan tak tampak. Burung yang bermigrasi menggunakan bintang dan bulan sebagai andi alat navigasi. Akibat adanya polusi cahaya, mereka tidak dapat bermigrasi ke tempat yang tepat. Penyu laut juga tidak datang ke pantai dan bertelur seperti biasa karena takut dengan cahaya.

Dampak terhadap manusia

sunting

Polusi cahaya menyebabkan masalah tidur terhadap manusia. Cahaya yang berlebihan dari billboard mengganggu orang yang sedang tidur di apartemen. Ilmu pengetahuan juga mengalami dampak dari polusi cahaya. Astronom tidak dapat mengamati dan menemukan objek di angkasa karena terlalu banyak cahaya yang menutupi langit malam.

Dampak terhadap lingkungan

sunting

Polusi cahaya memiliki dampak negatif terhadap lingkungan, terutama lingkungan perkotaan malam hari. Polusi cahaya menyebabkan adanya pemborosan energi listrik di perkotaan. Hal ini dikarenakan sumber-sumber polusi cahaya seperti lampu taman, papan reklame, dan sumber-sumber lainnya tidak efektif dalam penggunaan cahaya dan memengaruhi jumlah energi yang dilepaskan ke lingkungan menjadi tidak efektif.

Pencegahan

sunting

Terdapat beberapa kelompok yang berusaha mencegah polusi cahaya. Polusi cahaya pertama kali dimasukan kedalam berita tahun 1964, ketika sebuah observatorium pindah untuk menghindari polusi cahaya. Namun, polusi cahaya tidak diperhatikan hingga 6 Juni 2002, ketika Ceko mengsahkan undang-undang polusi cahaya pertama di dunia. Setelah itu polusi cahaya pelan-pelan mulai dianggap sebagai masalah publik. Salah satu upaya pencegahan polusi cahaya adalah dengan memasang tudung pada lampu penerangan di luar ruangan. Dengan demikian, cahaya lampu luar ruangan bisa terfokus ke bawah.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Bima Sakti

Dari bumi, Bima Sakti tampak pada langit malam yang cerah dan bebas polusi cahaya sebagai kabut putih kelabu memanjang mengitari busur langit dengan bagian

Polusi udara

Polusi udara atau pencemaran udara adalah kehadiran zat-zat di udara yang berbahaya bagi manusia, makhluk hidup lain, atau lingkungan. Polutan dapat berupa

Lampion

berarti cahaya/sumber cahaya, dan ็ฑ  (lรณng) artinya sangkar/tempat, sehingga jika diletakkan secara bersama sebagai tempat cahaya/sumber cahaya.[butuh rujukan]

Lampu tanda darurat

l b s Pencahayaan Konsep Pencahayaan aksen Temperatur warna Efisiensi Silau Lampu Pencahayaan Polusi cahaya (Hawaii, Hong Kong) Soket bola lampu sekrup

Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha mengalami kesulitan mengamati langit karena adanya polusi cahaya dari aktivitas permukiman di Lembang dalam beberapa dekade terakhir

Galaksi Andromeda

dengan mata telanjang pada malam yang cerah, tanpa bulan, dan tanpa polusi cahaya. Namanya diambil dari rasi bintang di mana galaksi ini tampak, yakni

Pencahayaan medan perang

militer yang beroperasi dalam kondisi cahaya yang sulit. Risiko dan bahaya bagi tentara yang berperang dalam cahaya yang buruk telah dikenal sejak zaman

Observatorium Nasional Timau

observatorium bisa beroperasi di bawah langit yang gelap (bebas dari polusi cahaya) dalam waktu lama maka telah digagas konsep sebuah taman langit gelap