Dalam bidang geokimia dan geofisika nuklir, nuklir primordial, yang juga dikenal sebagai isotop primordial, adalah nuklida yang ditemukan di Bumi yang ada dalam bentuk sekarangnya sejak sebelum Bumi terbentuk. Nuklida primordial adalah residu dari Ledakan Besar, dari sumber-sumber kosmogenik dan dari ledakan-ledakan supernova yang terjadi sebelum pembentukan Tata Surya.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Primordialisme

melalui sosialisasi akan berperan dalam membentuk sikap primordial. Di satu sisi, sikap primordial memiliki fungsi untuk melestarikan budaya kelompoknya

Sup primordial

"Sup primordial", dikenal juga sebagai teori Oparine-Haldane adalah sebuah istilah yang diperkenalkan oleh ahli biologi Soviet Alexander Oparin dan ilmuwan

Lubang hitam primordial

Lubang hitam primordial adalah jenis lubang hitam hipotetis yang terbentuk segera setelah Big Bang. Pada awal alam semesta terbentuk, kepadatan tinggi

Nukleosintesis

dan neutron) yang sudah ada sebelumnya. Diduga bahwa nukleon-nukleon primordial sendiri terbentuk dari plasma kuark-gluon dari Big Bang (Dentuman Besar)

Isotop

286 di antaranya adalah nuklida primordial, artinya mereka telah ada sejak pembentukan Tata Surya. Nuklida primordial mencakup 34 nuklida dengan waktu

Nukleosintesis Ledakan Besar

Dalam kosmologi, nukleosintesis Ledakan Besar atau nukleosintesis primordial (bahasa Inggris: Big Bang nucleosynthesis - BBN) merujuk pada produksi inti

Uranium-235

merupakan satu-satunya isotop fisil yang ada di alam sebagai nuklida primordial. Uranium-235 memiliki waktu paruh 703,8 juta tahun. Ditemukan pada tahun

Radiasi alam

tiga jenis yaitu radiasi kosmogenis atau radiasi sinar kosmis, radiasi primordial atau radiasi terestrial, dan radiasi internal. Radiasi kosmogenis atau