Kantor Pusat Bill and Melinda Gates Foundation di Seattle, Washington, Amerika Serikat

Organisasi nirlaba (bahasa Inggris: Non-profit organization, disingkat NPO) adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan yang tidak komersial, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter). Organisasi nirlaba ini meliputi rumah ibadah, sekolah negeri, derma publik, rumah sakit dan klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum, dan beberapa para petugas pemerintah.

Perbedaan organisasi nirlaba dengan organisasi laba

sunting

Banyak hal yang membedakan antara organisasi nirlaba dengan organisasi lainnya (laba). Dalam hal kepemilikan, tidak jelas siapa sesungguhnya 'pemilik' organisasi nirlaba, apakah anggota, klien, atau donatur. Pada organisasi laba, pemilik jelas memperoleh untung dari hasil usaha organisasinya. Dalam hal donatur, organisasi nirlaba membutuhkannya sebagai sumber pendanaan. Hal ini berbeda dengan organisasi laba yang telah memiliki sumber pendanaan yang jelas, yakni dari keuntungan usahanya. Dalam hal penyebaran tanggung jawab, pada organisasi laba telah jelas siapa yang menjadi Dewan Komisaris, yang kemudian memilih seorang Direktur Pelaksana. Sedangkan pada organisasi nirlaba, hal ini tidak mudah dilakukan. Anggota Dewan Komisaris bukanlah 'pemilik' organisasi.[1]

Pajak bagi organisasi nirlaba

sunting

Sebagai entitas atau lembaga, maka organisasi nirlaba merupakan subjek pajak. Artinya, seluruh kewajiban subjek pajak harus dilakukan tanpa terkecuali. Akan tetapi, tidak semua penghasilan yang diperoleh yayasan merupakan objek pajak.

Pemerintah Indonesia memperhatikan bahwa badan sosial bukan bergerak untuk mencari laba, sehingga pendapatannya diklasifikasikan atas pendapatan yang objek pajak dan bukan objek pajak. Namun di banyak negara, organisasi nirlaba boleh melamar status sebagai bebas pajak, sehingga dengan demikian mereka akan terbebas dari pajak penghasilan dan jenis pajak lainnya.[2]

Organisasi nirlaba di beberapa negara

sunting

Amerika Serikat

sunting

Perkembangan organisasi nirlaba di Amerika Serikat telah sangat jauh lebih maju dibanding Indonesia, terutama dalam bidang keagamaan. Amandemen Pertama Amerika Serikat menjamin kebebasan beragama bagi masyarakatnya. Bagaimanapun, organisasi nirlaba religius seperti gereja tunduk kepada lebih sedikit sistem pelaporan pemerintah pusat dibanding dengan banyak organisasi lain.[3] Dalam hal perpajakan, organisasi nirlaba religius di Amerika Serikat juga dikecualikan dari beberapa pemeriksaan ataupun peraturan yang membedakannya dengan organisasi non-religius.[4]

Kanada

sunting

Di Kanada, organisasi nirlaba yang mengambil format derma biasanya harus dicatatkan di dalam Agen Pendapatan Kanada (Canada Revenue Agency).

Britania Raya

sunting

Di Inggris dan Wales, organisasi nirlaba yang mengambil format derma biasanya harus dicatatkan di dalam Komisi Pengawasan Derma. Di Skotlandia, Kantor Pengatur Derma Skotlandia juga melayani fungsi yang sama. Berbeda dengan organisasi nirlaba di Amerika Serikat seperti serikat buruh yang tunduk kepada peraturan yang terpisah, dan tidak begitu dihormati sebagaimana halnya derma dalam hal pengertian teknis.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Anonim, Manajemen Organisasi Nirlaba, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat, tr.by: Roem Topatimasang & Rust Dilts, CV. Guna Aksara, Jakarta:1988.
  2. ^ "Media Center P3M". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-08-18. Diakses tanggal 2013-08-14.
  3. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-25. Diakses tanggal 2007-06-16.
  4. ^ Henriques, Diana B. (8 October 2006). "Religion Trumps Regulation As Legal Exemptions Grow". NY Times. hlm.ย A1.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Laba

Pearson Education Limited. hlm.ย 252โ€“272. ISBNย 9781292215624. Entrepreneurial Profit and Loss, Murray Rothbard's Man, Economy, and State, Chapter 8. Thurow,

Pajak penghasilan

individu atau entitas sesuai dengan pendapatan atau profit yang diterima oleh mereka. Pendapatan atau profit ini dapat juga disebut dengan pendapatan kena pajak

Business Model Canvas

Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan, maka analisis kebutuhan dan profit dapat dilakukan dengan cepat dan efektif. Business Model Canvas dapat menjelaskan

R.E.P.O.

R.E.P.O. (Retrieve, Extract, & Profit Operation) adalah permainan video bertahan hidup horor kooperatif komedi daring yang dikembangkan dan diterbitkan

Logistik

tepat, dengan biaya yang terjangkau, dengan tetap memberikan kontribusi profit bagi penyedia jasa logistik" Oleh karena itu, logistik berfokus pada keseimbangan

Astro (perusahaan)

(CEO Astro pada saat itu) berharap bahwa perusahaan tersebut akan mencapai profit dan memiliki 700 ribu pelanggan pada tahun 2000. Pada tahun 1998, Astro

Recorded Music NZ

Industry Association of New Zealand (RIANZ)) adalah asosiasi perdagangan non-profit dari produser rekaman, distributor dan artis rekaman yang menjual musik

Monyet

com Helping Hands: Monkey helpers for the disabled, a U.S. national non-profit organization based in Boston Massachusetts that places specially trained