| Geely EX5 吉利EX5 | |
|---|---|
| Informasi | |
| Tipe | E245 |
| Produsen | Geely Auto |
| Juga disebut | Geely E5 (Afrika Selatan) Geely Galaxy E5 (Tiongkok) Geely Galaxy EX5 (Kazakhstan) Proton e.MAS 7 EV (Malaysia, Singapura, Nepal, Mauritius, Trinidad dan Tobago) |
| Masa produksi | Juli 2024 – sekarang |
| Perakitan | Tiongkok: Guiyang, Guizhou Belarus: Barysaw (BelGee) Indonesia: Purwakarta, Jawa Barat (HIM) Malaysia: Proton City, Tanjung Malim, Perak |
| Bodi & rangka | |
| Kelas | SUV crossover kompak (C) |
| Bentuk kerangka | SUV 5-pintu |
| Tata letak | Motor depan, Penggerak roda depan |
| Platform | Global Intelligent New Energy Architecture (GEA) |
| Mobil terkait | Geely EX5 EM-i/Geely Starray EM-i/Geely Galaxy Starship 7/Proton e.MAS 7 PHEV/BelGee X80 PHEV |
| Penyalur daya | |
| Motor listrik | Sinkronus Magnet Permanen |
| Daya keluar | 100-160 kW (134-215 hp; 136-218 PS) |
| Baterai | LFP Aegis Short Blade 49,52 kWh LFP Aegis Short Blade 60,22 kWh LFP Aegis Short Blade 68,39 kWh |
| Jarak tempuh | 440–610 km (273,4–379,0 mi) (CLTC) |
| Pengisian daya | 7 kW fase-tunggal (AC) 11 kW tiga fase (AC, ekspor) 110 kW (DC) |
| Dimensi | |
| Jarak sumbu roda | 2.750 mm (108,3 in) |
| Panjang | 4.615 mm (181,7 in) |
| Lebar | 1.901 mm (74,8 in) |
| Tinggi | 1.670 mm (65,7 in) |
| Berat kosong | 1.615–1.740 kg (3.560,5–3.836,0 pon) |
Geely EX5 (Hanzi: 吉利EX5; Pinyin: Jílì EX5) merupakan SUV crossover bertenaga listrik baterai yang diproduksi oleh merek otomotif asal Tiongkok, Geely Auto sejak 2024.
Diungkap pada Mei 2024 sebagai Geely Galaxy E5 (Hanzi: 吉利银河E5; Pinyin: Jílì Yínhé E5), model ini merupakan mobil listrik kedua Geely dalam jajaran produk Galaxy setelah Geely E8. Model ini merupakan model pertama yang dibangun diatas platform Global Intelligent New Energy Architecture (GEA), suatu turunan dari platform Sustainable Experience Architecture (SEA) yang dikembangkan sendiri oleh Geely.
Versi Plug-in Hybrid (PHEV) dari model ini dirilis pada Oktober 2024 dengan nama Geely Galaxy Starship 7 (Hanzi: 吉利银河星舰7; Pinyin: Jílì Yínhé Xīngjiàn 7). Versi ini mendapat revisi pada fascia depan dan belakang, serta beberapa panel bodi yang berbeda dari varian BEV.
Salah satu anak perusahaanya sejak 2017, yakni Proton yang merupakan merek otomotif asal Malaysia, juga memasarkan model ini sebagai Proton e.MAS 7 EV di Malaysia dan beberapa pasar terpilih pada Desember 2024, sebagai mobil listrik pertama dari merek tersebut.
Sekilas
suntingPada 7 Mei 2024, Geely merilis set berisi gambar dari Galaxy E5, kemudian model tersebut membuat debutnya di Tiongkok beberapa pekan kemudian pada bulan tersebut. Model ini mulai diproduksi pada Juli 2024 dan mulai dipasarkan pada 3 Agustus 2024.
Menurut Geely, Galaxy E5 merupakan model pertama yang dikembangkan dalam konfigurasi setir kiri dan setir kanan secara bersamaan, yang menjadi indikasi fokus utamanya untuk pasar ekspor. Model ini dikembangkan sebagai penantang dari BYD Atto 3 dengan spek-nya yang mendekati, tapi dengan jangkauan yang lebih luas untuk menarik para pelanggan. Pada 2 Agustus 2024, Geely mengumumkan bahwa Galaxy E5 akan dipasarkan di Malaysia dibawah merek Proton dengan nama e.MAS 7. Menurut Proton, e.MAS 7 EV dan Galaxy E5 dikembangkan secara bersamaan, dengan melibatkan total 230 insinyur dan desainer dari Proton dalam pengembangannya. Li Chunrong selaku CEO dari Proton menyatakan bahwa pengembangan bersama ini dapat mereduksi waktu pembuatan versi setir kanan dari kedua model tersebut dan menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi.
Pada 4 September 2024, nama global untuk model ini diungkap sebagai EX5, pada sebuah video yang diunggah di kanal YouTube-nya Geely Auto. Nameplate tersebut memulai debut globalnya beberapa pekan kemudian di ajang Automechanika Frankfurt 2024 di Jerman. Disana pula, Geely mengumumkan untuk menjualnya di beberapa pasar, seperti Norwegia, Australia, Thailand dan Indonesia.
Software dari model ini memakai sistem operasi Flyme Auto dengan sistem audio dari Flyme, yang dikembangkan bersama Meizu. Sistem ini ditenagai oleh SoC Dragon Eagle-1, SoC otomotif yang diproduksi dengan proses 7 nanometer.
-
Tampak belakang
-
Interior
Powertrain
suntingEX5/Galaxy E5 ditenagai oleh motor listrik tunggal yang tersambung ke kedua roda depan, yang dipadukan dengan baterai LFP Aegis Short Blade yang dikembangkan sendiri oleh Geely. Tenaganya sendiri yaitu 215 hp (160 kW; 218 PS) dengan top speed 175 km/h (109 mph) dan akselerasi 0–100 km/h (0–62 mph) dalam 6,9 detik. Kapasitas baterainya sendiri antara 49,52 kWh dan 60,22 kWh dengan jarak tempuh menurut CLTC antara 440–610 km (270–380 mi). Kendaraan ini dilengkapi dengan sistem gerak elektris 11 fungsi, yang menggabungkan 11 perangkat besar, seperti motor, kontrol elektronis dan pereduksi. Baterainya sendiri terintegrasi pada bodi mobil dengan metode integrasi CTB (Cell-to-Body). Koefisien hambatannya diklaim sebagai yang terendah di segmen-nya dengan Cd 0.269, yang membantu efisiensi tenaganya yang diklaim pada 11,9 kWh per 100 km.
| Tipe | Baterai | Tata letak | Motor Listrik | Tenaga | Torsi | 0-100 km/h (0-62 mph) (klaim) | Jarak tempuh (klaim) | Tahun produksi | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| CLTC | NEDC | WLTP | ||||||||
| Standard Range | Aegis Short Blade LFP 49,52 kWh | FWD | Sinkronus Magnet Permanen | 134–215 hp (100–160 kW; 136–218 PS) | 320 N⋅m (240 lb⋅ft; 33 kg⋅m) | 6,9 detik | 440 km (270 mi) | N/A | 345 km (214 mi) | 2024-sekarang |
| Long Range | Aegis Short Blade LFP 60,22 kWh | 530 km (330 mi) | 495 km (308 mi) | 425 km (264 mi) | ||||||
| Extra Long Range | Aegis Short Blade LFP 68,39 kWh | - | 610 km (380 mi) | N/A | N/A | 2025-sekarang | ||||
Pasar ekspor
suntingGeely
suntingAfrika
suntingAfrika Selatan
suntingEX5 dirilis di Afrika Selatan pada 20 November 2025 sebagai Geely E5, termasuk versi PHEV-nya, E5 EM-i, sebagai dua model pertama Geely yang dipasarkan saat merek tersebut melakukan comeback di negara tersebut. E5 di Afrika Selatan dipasarkan dalam dua varian: Aspire dan Apex.
Australasia
suntingEX5 diungkap di pasar Australia dan Selandia Baru pada Februari 2025 dan mulai dipasarkan pada Maret 2025. Dipasarkan dalam dua varian: Complete dan Inspire, EX5 mendapat suspensi yang disesuaikan dan sistem ADAS yang dikalibrasi untuk menyesuaikan dengan kondisi jalan disana. Li Lei sekalu kepala Geely Auto Australia mengkonfirmasi bahwa BYD Atto 3 dan Tesla Model 3 dijadikan bahan acuan dalam penyesuaian suspensinya. EX5 menjadi model modern pertama Geely di pasar Australia dan Selandia Baru setelah 11 tahun hiatus, sejak rilis dari MK sebagai satu-satunya model yang dipasarkan oleh Geely pada 2011.
Eropa
suntingEX5 diperkenalkan di Eropa pada September 2024 di Frankfurt, Jerman dan dirilis di beberapa pasar di Eropa pada Juni 2025, sebagai model global pertama Geely dengan sertifikasi Eropa. Untuk pasar Eropa, EX5 tersedia dengan opsi baterai 49,5 kWh dan 60,2 kWh.
EX5 dirilis di pasar Britania Raya dalam format setir kanan pada 18 September 2025, sementara pengirimannya dimulai pada beberapa bulan setelahnya. Model ini dipasarkan dalam tiga tipe: SE, Pro dan Max.
Amerika Latin
suntingMeksiko
suntingEX5 dipasarkan di Meksiko pada 12 Agustus 2025 dalam satu varian: GF.
Asia Tenggara
suntingIndonesia
suntingEX5 diperkenalkan di Indonesia pada 22 Januari 2025 dan mulai dijual pada 13 Februari 2025 di ajang IIMS ke-32. Model ini menjadi model pertama Geely di Indonesia setelah sempat hiatus selama 9 tahun sejak 2016. Awalnya diimpor secara utuh dari Tiongkok, EX5 kemudian dirakit secara lokal di pabriknya Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat pada 30 September 2025. Model ini dipasarkan dalam dua varian: Pro dan Max.
Thailand
suntingEX5 membuat debut ASEAN dan pasar setir kanan-nya di Thailand pada November 2024 di ajang Thailand International Motor Expo. Model ini menjadi model pertama Geely yang dipasarkan di Thailand atas kerjasamanya dengan distributor lokal-nya, Thonburi Neustern. Diimpor dari Tiongkok, model ini awalnya ditawarkan dalam dua varian: Pro dan Max dengan baterai 60,22 kWh dan pelek 18 inci. Pengirimannya sendiri dimulai pada Maret 2025.
Pada 23 Maret 2026 di ajang BIMS ke-47, Geely merilis varian Max+ untuk EX5. Varian ini memakai baterai 68,39 kWh dan pelek 19 inci.
Vietnam
suntingEX5 pertama kali diperkenalkan di Vietnam pada Maret 2025 dan mulai dipasarkan pada 16 Juli 2025 dengan dua varian: Pro dan Max.
Asia Selatan
suntingNepal
suntingEX5 dirilis di Nepal pada Agustus 2025 dan dipasarkan secara CBU dari Tiongkok dalam dua varian: Pro dan Max dengan baterai 60,22 kWh.
Proton
suntingAsia Tenggara
suntingMalaysia
suntingDi Malaysia, e.MAS 7 EV mulai dipasarkan pada 16 Desember 2025 sebagai mobil listrik pertama Proton dan model pertamanya dalam sub-merek Proton e.MAS, yang didistribusikan oleh subsider Pro-Net (Proton New Energy Technology).
Model ini dipasarkan dalam dua varian: Prime dengan baterai 49,52 kWh dan Premium Long Range dengan baterai 60,22 kWh. e.MAS 7 EV memakai setup suspensi yang sudah disesuaikan dengan kondisi jalan di Malaysia.
e.MAS 7 EV awalnya diimpor secara utuh dari Tiongkok, kemudian dirakit secara lokal di pabrik khusus EV-nya di Proton City, Tanjung Malim, Perak pada Januari 2026.
e.MAS 7 EV mendapat update fitur untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya disana. Update 1.1.0 yang dirilis pada Juli 2025 menghadirkan fitur Apple CarPlay dengan sistem Flyme Auto OS yang lebih responsi, integrasi yang lebih lancar dan dukungan untuk aplikasi pihak ketiga, termasuk Zoom for Cars, izi.Travel dan Vivaldi Browser. Selain itu, model ini kini dapat menyimpan setelan terakhir penggunanya tanpa pengemudinya harus mengaturnya kembali secara manual. Low-speed Pedestrian Warning System-nya pun kini dapat dimatikan secara manual dan terdapat dua suara baru: Galactic Note dan Space Walk ,sebagai alternatif dari suara 'Ice Cream Truck'. Voice Command pada versi ini kini sudah mendukung bahasa Melayu (Proton menyebutnya 'Aisyah') dengan lebih dari 4,000 variasi perintah yang dikumpulkan selama tujuh bulan dan diterapkan atas kolaborasi dengan ACO Tech. Dari segi warna, e.MAS 7 EV juga mendapat warna eksterior baru: Obsidian Black (Moyu Black untuk pasar Singapura) dan warna interior baru: Alabaster White (khusus varian Premium dengan warna eksterior Quartz Rose dan Turquoise Green).
Update pada Agustus 2025 juga menghadirkan tonneau cover sebagai standar.
Update 1.2.0 yang dirilis pada Desember 2025 menghadirkan fitur Android Auto, pengaturan cahaya layar dan voice command 'Aisyah' yang disempurnakan.
Model 2026 yang diproduksi di Malaysia mendapat tambahan power tailgate untuk tipe Prime dan peningkatan fitur ADAS untuk tipe Premium dengan Evasive Manoeuvre Asist (EMA), Front Cross Traffic Alert (FCTA) dan Active Lane Change Assist (ALCA) yang terintegrasi dalam perangkat lunak baru, yakni unit radar dengan gelombang 3 mm yang diletakkan di sisi tengah depan dari kendaraan.
Versi PHEV dari model ini dirilis pada 13 Januari 2026 dan ditawarkan dalam tiga tipe: Prime, Premium dan Premium Plus.
-
Tampak depan (e.MAS 7 EV)
-
Tampak belakang (e.MAS 7 EV)
-
Interior (e.MAS 7 EV)
Singapura
suntinge.MAS 7 EV diperkenalkan di Singapura pada Mei 2025 dan dirilis pada 18 September 2025, sebagai model pertama Proton yang dipasarkan saat merek tersebut melakukan comeback di negara tersebut dengan kerjasama dari Vincar. Model ini dipasarkan dalam dua tipe: Prime (49,52 kWh) dan Premium (60,22 kWh), yang memenuhi kualifikasi sertifikat kepemilikan (CoE) tipe B. Model ini awalnya juga tersedia dalam edisi Founders Edition dimana hanya tersedia untuk 99 unit pertama. e.MAS 7 EV di Singapura memiliki warna hitam yang berbeda dengan yang ada di Malaysia, yakni Moyu Black.
Empat bulan kemudian, e.MAS 7 EV di Singapura mendapat varian baru yang memenuhi kualifikasi sertifikat kepemilikan (CoE) tipe A. Versi ini memiliki motor listrik bertenaga 134 hp (100 kW; 136 PS).
Asia Selatan
suntingNepal
suntinge.MAS 7 EV dirilis di Nepal pada Maret 2025 dan dipasarkan secara CBU dari Tiongkok dalam dua varian: Pro dan Max dengan baterai 60,22 kWh.
Afrika
suntingTrinidad dan Tobago
suntinge.MAS 7 EV dirilis di Trinidad dan Tobago pada Juni 2025. Model ini dipasarkan dalam dua tipe: Prime (49,52 kWh) dan Premium (60,22 kWh). Model ini diimpor secara utuh dari Tiongkok, tapi dikapalkan melalui Malaysia.
Mauritius
suntinge.MAS 7 EV dirilis di Mauritius pada Oktober 2025. Model ini dipasarkan dalam dua tipe: Prime (49,52 kWh) dan Premium (60,22 kWh). Model ini diimpor secara utuh dari Tiongkok, tapi dikapalkan melalui Malaysia.
Keselamatan
suntingGeely EX5
suntingANCAP
sunting| Geely EX5 (2025) | ||
|---|---|---|
| Tes | Poin | % |
| Keseluruhan | ||
| Penumpang dewasa | 34,53 | 87% |
| Penumpang kecil | 42,79 | 86% |
| Pejalan kaki | 52,77 | 83% |
| Safety Assist | `5,43 | 85% |
* Mengacu pada Euro NCAP
Euro NCAP
sunting| Geely EX5 Pro (LHD) (2025) | ||
|---|---|---|
| Tes | Poin | % |
| Keseluruhan | ||
| Penumpang dewasa | 34,5 | 87% |
| Penumpang kecil | 43 | 86% |
| Pejalan kaki | 52,8 | 83% |
| Safety Assist | 15,1 | 83% |
Proton e.MAS 7 EV
suntingASEAN NCAP
sunting| Proton e.MAS 7 EV (2024) | |
|---|---|
| Tes | Poin |
| Keseluruhan | |
| Penumpang dewasa | 39,00 |
| Penumpang kecil | 17,32 |
| Pejalan kaki | 20,00 |
| Pesepeda Motor | 16,25 |
Penjualan
suntingPada 30 Januari 2025, Geely mengumumkan produksi unit ke-100,000 untuk Galaxy E5 dalam waktu kurang dari enam bulan sejak penjualannya dimulai di Tiongkok.
| Tahun | Tiongkok | Australia |
|---|---|---|
| 2024 | 76,774 | - |
| 2025 | 103,609 | 3,944 |
Lihat juga
suntingTBA
Referensi
suntingTBA