Trompet tanduk atau trompet sungu, berbahan tanduk sapi.
Seorang Basque meniup trompet tanduk kerbau dalam suatu festival.

Trompet tanduk atau trompet sungu adalah suatu instrumen bunyi yang terbuat dari tanduk hewan, atau berbentuk seperti tanduk, yang ditiup dari ujung yang sudah dilubangi. Alat ini ditemukan pada berbagai kebudayaan di dunia serta memiliki beragam fungsi, di antaranya sebagai alat komunikasi (pemberi aba-aba), perlengkapan suatu perayaan, alat ritual keagamaan, atau sebagai alat musik. Alat ini masih sering ditemukan dalam kebudayaan penggembala atau masyarakat pemburu-pengumpul makanan.

Tradisi keagamaan

sunting
Dua biksu muda meniup dungchen, di Wihara Taktsang Lhamo, Tibet.

Dalam agama abrahamik, trompek tanduk memiliki peran yang signifikan. Contoh penggunaan yang masih lesatri pada masa kini ialah shofar, trompet yang terbuat dari tanduk domba yang sudah dilubangi. Shofar memiliki peran penting bagi upacara-upacara orang Yahudi seperti Rosh Hashana. Trompet tanduk juga memiliki peran penting dalam Kekristenan dan Islam.[1][2]

Pada tradisi agama Buddha di Tibet, trompet tanduk yang dipergunakan disebut dungchen.

Dalam Mormonisme, sosok malaikat Moroni yang meniup trompet juga sering digunakan oleh umat Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir (yang sering disebut "Mormon"). Patung Malaikat Moroni didirikan di puncak gereja tersuci dari jemaat tersebut.

Islam

sunting
Aja'ib al-Makhluqat ("Keajaiban Para Makhluk"), sebuah karya dari Al-Qazwรฎnรฎ (1280), menggambarkan Malaikat Israfil sedang meniup shur.

Dalam Islam dikatakan bahwa salah satu malaikat yang bernama Israfil mempunyai tugas untuk meniupkan shur pada saat hari akhir. Disebutkan pula dalam salah satu hadist, shur itu bagaikan tanduk dari cahaya, dengan ukuran yang sangat besar dengan garis tengahnya seluas langit dan bumi (alam semesta). Dalam hadist lain dikatakan shur malaikat Israfil terbuat dari tanduk, "tanduk yang ditiup."[3]

Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa shur memiliki empat cabang, yaitu cabang di barat dan timur, di bawah langit ketujuh bagian bawah dan di atas langit ketujuh bagian atas.[4] Di dalam shur terdapat pintu-pintu sebanyak bilangan ruh dialam semesta dan di dalamnya ada 70 rumah, yaitu satu antaranya untuk ruh para nabi, satu rumah untuk ruh para malaikat, satu rumah untuk ruh para jin, satu rumah untuk ruh para manusia, satu rumah untuk ruh para binatang dan hingga genap 70 macam rumah dengan 70 jenis makhluk.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "The Exalted Horn of Psalm 148 | BibleProjectโ„ข". BibleProject (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-03-14.
  2. ^ "Surah Az-Zumar - 68". Quran.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-03-14.
  3. ^ Diriwayatkan dari Imam Ahmad, Imam Tirmidzi dan Abu Dawud.
  4. ^ Muhammad bersabda, "Sesungguhnya Allah menciptakan sangkalala yang mempunyai empat cabang, yaitu cabang di Barat, di Timur, di bawah langit ketujuh bagian bawah dan di atas langit ketujuh bagian atas." Diriwayatkan dari Abu Hurairah.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kitab Mazmur

bahasa Latin menjadi psalmus (j. psalmi) dan ke dalam bahasa Inggris menjadi psalm. Nama "Tehillim" dalam bahasa Ibrani kurang lebih secara harfiah berarti

Jam kanonis

sambil menghadap ke Timur saat kita memusatkan pikiran kita kepada Tuhan. Psalm 119:164 Hiperteks Buku Ibadat Harian โ€“ Edisi Daring Ibadat Harian Abad Pertengahan

Ananda Sukarlan

Choral Fantasy, untuk solo soprano, paduan suara, dan piano (6 menit) Psalm 148, untuk paduan suara campuran a cappella (4 menit) Hei, Jangan Kau Patahkan

Buku Ende

BL-113 BE-003, Puji Jahowa, ale tondingku, BL-137 BE-004, Sai puji Debata, BL-148 BE-005, Sai tapuji ma Jahowa, BL-083 BE-006, Puji Jahowa na sangap, BL-056

Puji-Pujian Kristen

23 Psalm 23 248 Mazmur 133 Psalm 133 249 Pujilah Hai Jiwaku Bless the Lord O My Soul Psalm 103' 250 Tuhan Selidikilah Daku O God Search Me Psalm 139:21-24'

Apollo 11

2006. Diakses tanggal September 23, 2006. Collins & Aldrin 1975, hlm.ย 222. Psalmย 8:3โ€“4:KJV Rodriguez, Rachel (July 20, 2009). "The 10-year-old who helped

Raja Semesta Alam

versi aslinya tanggal 19 Januari 2019. Diakses tanggal 19 Januari 2019. "Psalm 47:2 - BibleGateway". www.biblegateway.com (dalam bahasa Inggris). Diakses

Daftar naskah Septuaginta (2001-3000)

Medinet Habu 1175 Chicago Amerika Serikat 2073 P. Oxyrhynchus 1779 abad ke-4 Psalm 1:4-6 United Theological Seminary, P. Oxy. 1779 Dayton Amerika Serikat 2074