Pseudo-Philo[1][2][3] adalah nama yang umumnya digunakan untuk sebuah karya Yahudi dalam bahasa Latin, sehingga disebut demikian (Philo palsu) karena karya-karya tersebut dijajarkan bersama dengan terjemahan Latin dari karya-karya Philo dari Aleksandria, tetapi tidak semuanya ditulis oleh Philo. Judul Latin lengkapnya adalah Liber Antiquitatum Biblicarum, sebuah judul yang terkadang diterjemahkan menjadi Buku Biblikal Zaman Kuno. Sebagian karya tersebut diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Ibrani pada Kronik Jerahmeel pada Abad Pertengahan.

Referensi

sunting
  1. ^ Frederick James Murphy (1993). Pseudo-Philo: Rewriting the Bible. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-507622-6. Diakses tanggal 13 November 2012.
  2. ^ Howard Jacobson (1996). A Commentary on Pseudo-Philo's Liber Antiquitatum Biblicarum: With Latin Text and English Translation. BRILL. ISBN 978-90-04-10553-9. Diakses tanggal 13 November 2012.
  3. ^ Philo (30 June 2007). The Biblical Antiquities of Philo. Cosimo, Inc. ISBN 978-1-60206-567-3. Diakses tanggal 13 November 2012.

Daftar pustaka dan pranala luar

sunting
  • J. Cazeaus, C. Perrot, and P.-M Bogaert, Pseudo-Philon, Les Antiquités Bibliques. (SC 229–30;) Paris, 1976. (Critical text and French translation.) ISBN 2-204-01050-2
  • M. R. James, The Biblical Antiquities of Philo (Translations of Early Documents 1: Palestinian Jewish Texts) London, 1917. (English translation.)
  • "Pseudo-Philo (First Century A.D.)", translated by D. J. Harrington in The Old Testament Pseudepigrapha, edited by James H. Charlesworth, vol. 2, New York, 1985, 297-377. ISBN 0-385-19491-9


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Amalek

Vengeance, Zealotry, and Group Destruction in the Bible According to Philo, Pseudo-Philo, and Josephus, Hebrew Union College Press, 2004 pp.8-9 The Punishment

Yoktan

catatan Alkitab, silsilah Yoktan adalah sebagai berikut: Dalam catatan Pseudo-Philo (~ 70 M), Yoktan pertama kali dijadikan pangeran dari antara anak-anak Sem

Tiras bin Yafet

Bal'anah, Shampla, Meah, dan Elash. Bahan ini pada akhirnya berasal dari Pseudo-Philo (~ 75 M), salinan yang terlestarikan memuat daftar putra-putra Tiras

Daftar Pseudopigrafa Perjanjian Lama

Kehidupan Adam dan Hawa (Yahudi, ~ awal sampai pertengahan abad ke-1 M) Pseudo-Philo (Yahudi, ~ 66-135 M) Kehidupan para Nabi (Yahudi, ~ awal abad ke-1 M

Yael

sebagai salah satu bagian tertua Alkitab, bertarikh abad ke-12 SM. Pseudo-Philo merujuk Yael dalam buku Liber Antiquitatum Biblicarum: Maka Yael mengambil

Hawila

literatur di luar Alkitab ada penyebutan tanah Hawila antara lain dalam Pseudo-Philo sebagai sumber permata mulia yang digunakan orang Amori dalam pembuatan

Stoikisme

Megara. Dua dialektikawan dari aliran inilah, Diodorus Cronus dan muridnya Philo, yang mengembangkan teori mereka sendiri tentang modalitas dan proposisi

Karya Filo

Tanah Onias Philo Filsafat Philo pandangan Allah Pseudo-Philo Musa dalam literatur rabinik James R. Royse, with Adam Kamesar, "The Works of Philo", in Kamesar