Nias
Geografi
LokasiAsia Tenggara
Koordinat1°6′N 97°32′E / 1.100°N 97.533°E / 1.100; 97.533
Luas4.771 km2
Pemerintahan
NegaraIndonesia
ProvinsiSumatera Utara
KabupatenNias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, dan Kota Gunungsitoli
Kependudukan
Penduduk906.008 jiwa (2024)
Kepadatan190 jiwa/km2
Kelompok etnikNias
Peta

Pulau Nias (bahasa Nias: Tanö Niha) adalah sebutan untuk pulau dan kepulauan yang terletak di sebelah barat Pulau Sumatra, Indonesia, dan secara administratif berada dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara. Pulau ini merupakan pulau terbesar di antara gugusan pulau di pantai barat Sumatra, dihuni oleh suku Nias (Ono Niha). Daerah ini memiliki objek wisata seperti selancar, rumah tradisional, penyelaman, hombo batu (lompat batu). Pulau dengan luas wilayah 5.625 km² ini berpenduduk 906.008 jiwa pada pertengahan tahun 2024.[1] Pulau Nias terbagi atas lima daerah administrasi, satu kota dan empat kabupaten.

Pembagian daerah pemerintahan

sunting

Tsunami & gempa bumi 2004 dan 2005

sunting

Pada 26 Desember 2004, gempa bumi Samudra Hindia 2004 terjadi di wilayah pantai barat pulau ini sehingga memunculkan tsunami setinggi 10 meter di daerah Sirombu dan Mandrehe. Korban jiwa akibat insiden ini berjumlah sekitar 200 jiwa dan ratusan keluarga kehilangan rumah.[2]

Pada 28 Maret 2005, pulau ini kembali diguncang gempa bumi dengan besaran 8,7 SR. Lebih dari seribu menjadi korban jiwa lebih dua ribu luka-luka. Korban materi paling banyak terasa di Gunungsitoli, dengan bangunan roboh diperkirakan sekitar 65%.[3][4]

Sarana transportasi

sunting

Perjalanan menuju Pulau Nias dari Kota Medan (ibu kota Provinsi Sumatera Utara) dapat ditempuh melalui dua jalur perhubungan yakni perhubungan darat-laut dan perhubungan udara. Apabila memilih perjalanan darat-laut maka perjalanan dari Kota Medan menuju Pelabuhan Sibolga dapat ditempuh selama kurang lebih 10-12 jam menggunakan angkutan darat seperti mobil pribadi, bus umum, atau mobil travel. Di pelabuhan ini, perjalanan menuju Pulau Nias dapat menggunakan Kapal Ferry yang setiap hari berlayar dari dan menuju Pulau Nias. Perjalanan laut ini dapat ditempuh selama 12 jam perjalanan. Apabila memilih perjalanan udara, penerbangan dari Kota Medan ke Gunungsitoli dapat ditempuh dari Bandar Udara Internasional Kualanamu dalam waktu kurang lebih 55 menit menuju ke Bandar Udara Binaka, dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia, Citilink dan juga maskapai Lion Air Group yang dioperasikan oleh anak perusahaannya Wings Air.

Pada pertengahan Juli 2016, penerbangan dari Kota Padang menuju Kota Gunungsitoli juga dioperasikan oleh Wings Air setiap hari. Meskipun sebelumnya di jalur ini sudah ada Susi Air yang melayani penerbangan dari Kota Padang, Sumatera Barat ke Pulau Nias tetapi penerbangan ini harus transit terlebih dahulu di Pulau Tello (Kepulauan Batu, Nias Selatan). Pada tahun 2018 sudah ada penerbangan langsung dari bandara Soekarno-Hatta ke Binaka dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan menempuh perjalanan udara selama 2-3 jam.[5]

Sarana transportasi darat

sunting

Mulai 30 Januari 2021, tersedia dua unit bus DAMRI yang pengadaannya kerja sama antara Pemerintah Nias Selatan dan Forum Komunikasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkompida) yang melayani rute Telukdalam-Terminal Faekhu di Kilometer 7 Kota Gunungsitoli (ulang-alik). Dikenakan ongkos Rp 30.000 untuk umum, sedangkan khusus untuk pelajar dan mahasiswa dikenakan ongkos Rp 2.000. Bus berangkat dari Kota Telukdalam sekitar pukul 14.00, sedangkan dari Terminal Faekhu berangkat pada pukul 08.00.[6]

Referensi

sunting
  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama DUKCAPIL
  2. ^ "Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami di Aceh dan Sumut Mencapai 166.080 orang". www.nu.or.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-06.
  3. ^ "Mengenang Gempa Nias 2005 | Geomagz | Majalah Geologi Populer". geomagz.geologi.esdm.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-07-05. Diakses tanggal 2020-06-06.
  4. ^ Borrero, Jose C.; McAdoo, Brian; Jaffe, Bruce; Dengler, Lori; Gelfenbaum, Guy; Higman, Bretwood; Hidayat, Rahman; Moore, Andrew; Kongko, Widjo (2011-06-01). "Field Survey of the March 28, 2005 Nias-Simeulue Earthquake and Tsunami". Pure and Applied Geophysics (dalam bahasa Inggris). 168 (6): 1075–1088. doi:10.1007/s00024-010-0218-6. ISSN 1420-9136.
  5. ^ Post, The Jakarta. "Garuda Indonesia to operate direct route from Jakarta to Nias". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-06.
  6. ^ "Permudah Transportasi Darat, Pemkab Nias Selatan Hadirkan Dua Unit Bus Damri". RRI Gunungsitoli. 2021-01-30. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-16. Diakses tanggal 2021-02-22.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kabupaten Nias Selatan

Nias Selatan (Nisel) adalah kabupaten di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Ibu kota Kabupaten Nias Selatan berada di Kecamatan Teluk Dalam

Suku Nias

Suku Nias adalah kelompok etnik yang berasal dari Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Mereka menamakan diri mereka "Ono Niha" (Ono berarti

Kabupaten Nias Barat

Kabupaten Nias Barat adalah kabupaten di bagian barat Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2008, Kabupaten

Kabupaten Nias

Kabupaten Nias adalah salah satu kabupaten yang terletak di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Sejak tahun 2016, ibu kota Kabupaten Nias berada

Pulau-Pulau Batu, Nias Selatan

bagian selatan pulau Nias, pulau yang terpisah dari Pulau Nias, pulau utama di Kepulauan Nias. Pusat pemerintahan kecamatan Pulau-pulau Batu sendiri terletak

Gempa bumi Sumatra 2005

sebelah barat Sibolga, Sumatera Utara, sekitar setengah jarak antara pulau Nias dan Simeulue. Catatan seismik memberikan angka 8,6 skala magnitudo (BMKG

Pertempuran di Pulau Nias (1838-1863)

Pertempuran Pulau Nias adalah pertempuran karena Aceh menolak perundingan Belanda Kontrolir Kraiyenhoff mengemukakan, bahwa Belanda ingin mendapat jaminan

Islam di Pulau Nias

agama minoritas di Pulau Nias dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Penduduk Nias umumnya menganut Kekristenan dan agama tradisional Nias yang disebut sebagai