Bulbul
Merbah cerukcuk,
Pycnonotus goiavier dari Bali
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Infraordo: Passerides
Parvordo: Sylviida
Famili: Pycnonotidae
Gray, GR, 1840
Marga

Spizixos
Pycnonotus
Andropadus
Baeopogon
Ixonotus
Chlorocichla
Thescelocichla
Phyllastrephus
Bleda
Nicator
Criniger
Alophoixus
Setornis
Tricholestes
Iole
Hemixos
Hypsipetes
Neolestes

Pycnonotidae adalah famili burung pengicau dari Afrika dan Asia tropis. Burung-burung ini kebanyakan memiliki suara yang merdu dan nyanyian yang beraneka ragam, kerap kali hutan menjadi ribut oleh suaranya terutama di pagi dan petang hari. Burung-burung ini dikenal dengan nama umum Bulbul.

Merbah adalah nama lokal beberapa spesies bulbul yang dalam bahasa Melayu merujuk kepada beberapa jenis burung pengicau yang berbulu suram di semak belukar, termasuk pula jenis-jenis burung pelanduk, tepus, bentet dan lain-lain. Di sini, untuk kepentingan standardisasi penamaan seperti yang digunakan LIPI, merbah digunakan terbatas untuk menyebut burung-burung dari keluarga Pycnonotidae. Selain disebut merbah, burung-burung dari suku ini memiliki beberapa sebutan umum yang lain seperti cucak (Jawa); tempuruk, empuruk; tempuluโ€™, empuluโ€™, pampulu, empuloh (aneka bahasa Melayu di Sumatra dan Kalimantan); dan lain-lain.

Berukuran sedang, burung-burung ini biasanya bertubuh sedang agak ramping, leher pendek, dan ekor agak panjang. Kerap kali bermisai halus.

Sebagian spesiesnya memiliki warna-warni yang cerah: kuning, jingga, merah, pada dada, perut atau seluruh tubuhnya. Akan tetapi kebanyakan berwarna suram cokelat zaitun, keabu-abuan atau kekuningan, dengan warna kuning, jingga atau merah di pantatnya. Jantan dan betina berwarna serupa.

Beberapa dengan warna hitam di kepala, jambul yang dapat digerak-gerakkan, atau janggut putih.

Kebiasaan

sunting

Famili ini mayoritas merupakan burung pemakan buah-buahan dan serangga. Di hutan, kebanyakan burung ini senang menjelajah semak belukar dan hutan yang setengah terbuka, memetik aneka buah kecil-kecil dan memburu serangga. Meski sebagian lagi lebih senang tinggal di atas pepohonan.

Sering didapati berpasangan atau berkelompok, burung-burung ini kadang-kadang bercampur dengan jenis yang lain. Ramai bersuara nyaring saling memanggil.

Merbah membuat sarang di atas pohon atau perdu, berbentuk cawan dari rumput, tangkai daun, atau serpihan daun, bercampur dengan serat-serat yang lain. Telur 2-3 butir.

Ragam jenis

sunting

Di Indonesia terdapat sekitar 27 jenis, terutama terkonsentrasi penyebarannya di Indonesia bagian barat. Hanya dua spesies yang menyebar jauh hingga ke Sulawesi Selatan, salah satunya juga didapati di Lombok. Namun keduanya diduga menyebar karena dibawa manusia (feral, burung lepasan yang kemudian berbiak).

Akan tetapi anehnya ada satu jenis anggota suku ini yang menyebar terbatas (endemik) di pulau-pulau sekitar Sulawesi dan Maluku, yakni Brinji emas (Alophoixus (Hypsipetes) affinis). Bahkan karena hidup di wilayah kepulauan yang terisolasi satu sama lain selama jutaan tahun, spesies ini telah berkembang menjadi sembilan subspesies yang berbeda.

Beberapa contoh anggota suku merbah ini adalah:

Bahan Bacaan

sunting
  • Coates, B.J. and K.D. Bishop. 2000. Panduan lapangan Burung-burung di Kawasan Wallacea. BirdLife IP & Dove Publication. Bogor. ISBN 979-95794-2-2
  • King, B., M. Woodcock, and E.C. Dickinson. 1975. A Field Guide to The Birds of South-East Asia. Collins. London. ISBN 0-00-219206-3
  • MacKinnon, J. 1993. Panduan lapangan pengenalan Burung-burung di Jawa dan Bali. Gadjah Mada University Press. Jogyakarta. ISBN 979-420-150-2
  • MacKinnon, J., K. Phillipps, and B. van Balen. 2000. Burung-burung di Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan. LIPI dan BirdLife IP. Bogor. ISBN 979-579-013-7

Pranala luar

sunting

(Inggris) Suku Pycnonotidae pada ITIS Database Diarsipkan 2006-03-07 di Wayback Machine., diakses pada 02/8/2006

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Merbah cerukcuk

cerukcuk (Pycnonotus goiavier) adalah sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Orang Sunda menyebutnya cica, cucak, cerukcuk atau jogjog, orang Jawa

Cucak kutilang

ketilang, atau burung nilam adalah sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Dalam bahasa Inggris burung ini disebut Sooty-headed Bulbul, sementara

Cucakrawa

(Pycnonotus zeylanicus Gmelin, 1789) adalah sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae (merbah). Burung ini juga dikenal dalam bahasa-bahasa daerah sebagai

Cica daun besar

meskipun cica-daun besar tidak tergolong burung cucak-cucakan (famili Pycnonotidae), seperti burung cucak rawa. Dalam bahasa Inggris, cica-daun besar dikenal

Cucak gunung

Cucak gunung adalah nama sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Burung ini juga dikenal dengan nama lain: cucak wilis dan rengganis. Nama ilmiahnya

Merbah belukar

(Pycnonotus plumosus) adalah nama sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Burung ini juga disebut dengan nama lain: mancrang. Nama ilmiahnya adalah

Brinji rambut-tunggir

Tricholestes criniger ) merupakan spesies burung penyanyi dalam famili merbah, Pycnonotidae. Ini adalah satu-satunya spesies yang terdapat dalam genus monotipe Tricholestes

Cucak rumbai tungging

Euptilotus eutilotus ) adalah spesies burung penyanyi dalam keluarga Pycnonotidae . Ini adalah satu-satunya spesies yang ditempatkan dalam genus Euptilotus