📑 Table of Contents
31°49′N 75°23′E / 31.82°N 75.39°E / 31.82; 75.39
Qadian

Qadian
Negara Bagian
 - Distrik
Punjab
 - Gurdaspur
Koordinat 31°49′N 75°23′E / 31.82°N 75.39°E / 31.82; 75.39
Luas
 - Ketinggian

 - 250 m
Zona waktu IST (UTC+5:30)
Populasi (2001)
 - Kepadatan
20827
 - 

Qadian (Punjabi: ਕ਼ਾਦੀਆਨ, قادیان; Hindi: क़ादीयान, IPA: [qaːd̪iːˈaːn]) adalah sebuah kota kecil yang terletak di distrik Gurdaspur, sebelah timur laut Amritsar, yaitu 18 kilometer (11 mil) di arah timur laut kota Batala di negara bagian Punjab, India.

Qadian mungkin paling terkenal sebagai tempat kelahiran dari Mirza Ghulam Ahmad dan Jemaat Islam Ahmadiyah yang dirikannya.

Sejarah

sunting

Qadian didirikan pada tahun 1530 oleh Mirza Hadi Baig, seorang bangsawan keturunan Kesultanan Mughal. Karena keimanan dia, dia menamakan kota ini Islampur Qadhi, lalu namanya hanya Qadi, dan kahirnya berubah menjadi Qadian karena logat daerah setempat.

Pendidikan

sunting

Di Qadian ada banyak sekolah dan universitas, tetapi ada 2 universitas yang terkenal, yaitu: Sikh National College Qadian dan Jamia Ahmadiyya Qadian. Sikh National College berdiri pada tahun 1938, dan Jamia Ahmadiyya Qadian berdiri pada 1906.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Hasanuddin dari Gowa

nama Muhammad Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape, pemberi nama ini oleh Qadi Kesultanan Gowa yang juga adalah kakak iparnya sendiri (suami dari sepupu)

Mirza Ghulam Ahmad

غلام احمد) (13 Februari 1835 – 26 Mei 1908), seorang tokoh rohaniawan dari Qadian, India. Dia adalah pendiri sebuah gerakan keagamaan dalam Islam, Ahmadiyah

Junaid al-Baghdadi

tempat ia belajar hukum Islam mazhab Syafi'i, dan akhirnya menjadi kepala qadi di Baghdad. Ia belajar ilmu fiqih kepada Abu Tsur al-Kalbi yang merupakan

Kesultanan Cirebon

pangeran Arya Jepara adalah orang luar Banten, para pejabat dengan dukungan Qadi kesultanan Banten pada masa itu mengangkat Maulana Muhammad sebagai Sultan

Mazhab Maliki

Rahman memerintahkan rakyatnya untuk menganut mazhab Maliki, (2) para hakim (Qadi) di masa kepemimpinan Al-Hakam ibn Hisjâm diharuskan bermazhab Maliki, dan

Ajaran sesat

Ghulam Ahmad (1835-1908) pada tahun 1889, di sebuah kota kecil yang bernama Qadian di negara bagian Punjab, India. Mirza Ghulam Ahmad mengaku sebagai Mujaddid

Ahmadiyyah di Indonesia

untuk melanjutkan studi mereka di Qadian. Atas undangan, 23 santri lainnya dari Pesantren Sumatera Thawalib, tiba di Qadian untuk melanjutkan studi Islam

Serangan 11 September 2001

Marwan al-Shehhi, berkebangsaan Uni Emirat Arab Fayez Rashid Ahmed Hassan Al Qadi Banihammad, berkebangsaan Uni Emirat Arab Ahmed Alghamdi, berkebangsaan Arab