| PT Radar Lampung Visual | |
|---|---|
| Bandar Lampung, Lampung Indonesia | |
| Saluran | Digital: 33 UHF (Multipleksing TVRI Lampung (TVRI Gunung Betung) |
| Slogan | Mattep Nihan |
| Pemrograman | |
| Jaringan televisi | JPM (2008-2024) DNN (2024-sekarang) BTV (2024-sekarang) |
| Kepemilikan | |
| Pemilik | Radar Lampung (Disway Media) |
| Riwayat | |
Siaran perdana | 18 Oktober 2008 |
Bekas nomor kanal | 48 UHF (analog) |
| MNC Business (2010-2013) | |
| Informasi teknis | |
Otoritas perizinan | Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia |
| Informasi tambahan | |
| Negara | Indonesia |
| Kantor pusat | Gedung Graha Pena Lampung, Jl. Sultan Agung No. 18-Kedaton Bandar Lampung |
| Wilayah siaran | Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tulangbawang dan sekitarnya |
| Tokoh kunci | Adi Kurniawan (Direktur) Ary Mistanto (Pemimpin Redaksi) |
Radar Lampung TV merupakan salah satu televisi lokal yang ada di provinsi Lampung. Stasiun televisi ini memfokuskan diri terhadap minat dan keinginan pemirsa di Provinsi Lampung. Radar Lampung TV lebih menekankan kepada proximity (kedekatan) dengan masyarakat Lampung dan melakukan kegiatan off air untuk memperkuat penetrasi ke masyarakat. Ini sesuai dengan motto Radar Lampung TV yaitu "Mattep Nihan".
Radar Lampung TV berada Kanal digital di Channel 33 UHF dan memulai siarannya sejak tanggal 18 Oktober 2008. Waktu mengudara dimulai dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Radar Lampung TV memiliki jangkauan siaran paling luas karena tower pemancarnya berada di posisi paling tinggi di antara TV lokal lainnya dan mempunyai kekuatan daya pancar 5 KW sehingga mampu menembus seluruh pelosok provinsi Lampung. Sebagai televisi lokal tentu Radar Lampung TV ingin diterima di semua lapisan masyarakat Lampung. Radar Lampung TV ingin menjadi bagian dari masyarakat, sehingga Radar Lampung TV memposisikan diri sebagai televisi keluarga (all segment). Pemirsa Radar Lampung TV memiliki karakter khas masyrarakat Lampung, yaitu: bersifat dinamis, memiliki fanatisme yang tinggi terhadap budayanya, solidaritas yang kuat, lugas dan ekspresif, memiliki keingintahuan yang tinggi, senang terlibat dalam acara televisi, dan agamais. Guna terwujudnya hal tersebut, maka Radar Lampung TV membuat program acara yang lebih menekankan pada konten lokal dengan banyak melibatkan masyarakat sebagai objek acara yang disajikan secara Live dan interaktif.
Galeri logo
sunting-
Logo Pertama Radar Lampung TV (2008-2018)
-
Logo Kedua Radar Lampung TV (2018-2022)
Program Acara
suntingBerita
sunting- Radar Pagi
- Radar Sore
- Radar Malam
Gelar Wicara
sunting- Dialog Eksklusif
- Halo Lampung
Religi
sunting- Cahaya Islami
- GEMES (Gembira Membangun Semangat)
- Kisah Islami
- Dai Muda (hanya selama bulan Ramadhan)
Hiburan
sunting- Anakidah Reborn
Hobi & Gaya hidup
sunting- Mengan Jejama
- Masak Jejamo
- Muli & Helau
- Kreatif Yuk
Infomersial
sunting- Sinshe Ming
- Graha Banyu Agung
- Solusi Sehat
- 9 Shop
Siaran Relay dari BTV
sunting- BeritaSatu Siang
- Ruang Tengah
- Ekspos
- Jalan Dakwah
- Figur Publik
Acara yang pernah ditayangkan
sunting- Radar Siang
- Target Operasi
- Locker IT (sebelumnya IT Spot)
- Nonton Wayang
- Clipshow
- Aspirasi
- Begawi Adat Lampung
- English for Children
- Pelangi
- HAWA (Hal-hal Seputar Wanita)
- Wisata Religi
- Hobiku
- Tabligh Akbar
- Enjoy Lampung
- Selera
- Belajar Dirumah
- Bincang Bang Aca
- News Trending
- Protokol 19
- Kornet
- Keren Beken
- Aguy Khuhuk Tipi
- Movie Roll
- Faperta Berkarya
- Lampung Fair
- Lampung Gamolan Pheking Festival
- Senandung Merah Putih
- Sruput Rejeki Toramoka
- Nusantara Kini (dipindah ke Jawa Pos TV)
- Stasiun Dangdut (dipindah ke JTV)
- BeritaSatu Pagi (dipindah ke BTV dan BeritaSatu)
- BeritaSatu Sore (mutasi dari BTV, dipindah ke BeritaSatu)
- Jalan Dakwah Gus Miftah (mutasi dari BTV)
- Asal Usul (mutasi dari BTV, dipindah ke BeritaSatu)
- Top Stories (mutasi dari BTV, dipindah ke BeritaSatu)
- 10 tahun Jokowi (mutasi dari BTV)
Riwayat Slogan
sunting- Lampung Total (2008-2018)
- Mattep Nihan (2018-sekarang)