Radius Prawiro
Potret resmi, 1966
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri dan Pengawasan Pembangunan Indonesia ke-4
Masa jabatan
23 Maret 1988ย โ€“ 17 Maret 1993
PresidenSoeharto
Sebelum
Pendahulu
Ali Wardhana
Pengganti
Saleh Afiff
Sebelum
Menteri Keuangan Indonesia ke-16
Masa jabatan
19 Maret 1983ย โ€“ 21 Maret 1988
PresidenSoeharto
Sebelum
Pendahulu
Ali Wardhana
Pengganti
J.B. Sumarlin
Sebelum
Menteri Perdagangan dan Koperasi Indonesia ke-20[a]
Masa jabatan
28 Maret 1973ย โ€“ 19 Maret 1983
PresidenSoeharto
Gubernur Bank Indonesia ke-6
Masa jabatan
27 Maret 1966ย โ€“ 5 April 1973
PresidenSoekarno
Soeharto
Sebelum
Pengganti
Rachmat Saleh
Sebelum
Deputi Menteri Pemeriksa Keuangan Negara
Masa jabatan
17 Maret 1965ย โ€“ 27 Maret 1966
PresidenSoekarno
Sebelum
Pendahulu
Tidak ada; jabatan baru
Pengganti
Tidak ada; jabatan dihapuskan
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1928-09-19)19 September 1928
Yogyakarta, Hindia Belanda
Meninggal26 Mei 2005(2005-05-26) (umurย 76)
Mรผnchen, Jerman
Suami/istriLeoni Supit
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanEkonom, Politikus
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Bantuan penggunaan templat ini

Radius Prawiro (29 Juni 1928ย โ€“ย 26 Mei 2005) adalah seorang ekonom dan politikus Indonesia. Ia lahir dari pasangan beragama Kristen bernama Suradi Prawiro yang merupakan seorang guru, dan istrinya Suketri yang merupakan keturunan pengikut Kyai Sadrach.[1]

Riwayat Hidup

sunting

Pendidikan

sunting

Radius menyelesaikan pendidikan dasar sampai menengah atas di Yogyakarta. Saat masih berada di tingkat SMP pada tahun 1942, dia sempat menjadi penjual rokok. Dia kemudian melanjutkan pendidikan di Nederlandsche Economische Hogeschool, Rotterdam, Belanda. Setelah lulus, dia masuk Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia di Jakarta.

Karier

sunting

Kariernya dimulai sebagai Sekretaris Badan Keamanan Rakyat di Yogyakarta pada tahun 1945 dan dilanjutkan sebagai Perwira Markas Tertinggi Perhubungan TRI, Yogyakarta pada tahun 1947-1948, Staf Gubernur Militer Daerah Istimewa Yogyakarta (1945-1951) dan Pegawai Teknis Direktorat Akuntan Negara (1960-1965). Setelah itu, Radius menjabat sebagai Deputi Menteri Pemeriksa Keuangan Negara/BPK (1965), Deputi Menteri Urusan Bank Sentral (1965), Gubernur Bank Negara Indonesia (1966), Gubernur Bank Indonesia (1966-1973), Gubernur Dana Moneter Internasional (IMF) dan merangkap wakil Gubernur Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk Indonesia pada tahun 1967-1971.

Radius pernah menjadi anggota Tim Ahli Ekonomi Presiden, Ketua Dewan Gubernur Bank Dunia (IBRD, 1971-1973). Kemudian ia berturut-turut dilantik sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Pembangunan II dan III (1973-1983), Menteri Keuangan dalam Kabinet Pembangunan IV (1983-1988) dan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri dan Pengawasan Pembangunan hingga tahun 1993.

Selama menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Pembangunan IV, Radius mengeluarkan berbagai kebijakan seperti merehabilitasi dan menstabilkan moneter, memoneterisasi pedesaan, membuat reformasi perdagangan, mengembangkan koperasi dengan melakukan reorientasi keluar, mereformasi pajak, menghapus Sisa Anggaran Pembangunan (SIAP). Ia juga menggalakkan beberapa program baru seperti Kredit Usaha Pedesaan dan Simpanan Pedesaan.[1]

Kehidupan Pribadi

sunting

Hobi dan keluarga

sunting

Radius adalah penggemar fotografi dan sepeda motor. Kegemaran terhadap sepeda motor berawal saat bersekolah di Belanda dan hanya dihentikan saat menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia dengan alasan keamanan. Selain itu, dia juga senang berkebun dan banyak meluangkan waktu untuk merawat tanaman bersama istrinya, Leonie Supit.

Penikahannya dengan Leonie membuahkan empat anak: Baktinendra, Loka Manya, Triputra Yusni Prawiro, dan Pingkan Riani Putri Prawiro. Radius meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Tanda Kehormatan

sunting

Selama menjabat sebagai pegawai pemerintah, Radius banyak mendapatkan penghargaan dari dalam maupun luar negeri, diantaranya;[2][3]

Dalam Negeri

sunting

Luar Negeri

sunting

Brevet

sunting
  • Brevet Kehormatan Hiu Kencana (1992)

Doktor Kehormatan

sunting
  • Doktor Kehormatan dalam bidang Ilmu Hukum dari National University of Singapura (1993)[3]
  • Doktor Kehormatan dalam bidang Teologi dari Theological University Belanda (2004)

Rekor MURI

sunting
  • Semasa hidupnya beliau pernah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pejabat menteri terlama yang ia jabat sejak tahun 1965 sampai 1993 atau selama 28 tahun.[3]

Meninggal Dunia

sunting
Foto makam Radius Prawiro di TMPNU Kalibata, Jakarta

Dr. Radius Prawiro meninggal dunia di Rumah Sakit Deutsches Herzzentrum, Mรผnchen, Jerman pada hari Kamis, 26 Mei 2005 pukul 11.35 waktu setempat atau pukul 16.35 WIB dalam usia 76 tahun. Jenazah tiba di Tanah Air pada hari Selasa 31 Mei 2005 untuk kemudian disemayamkan di rumah duka di Jl. Taman Dharmawangsa no. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jenazahnya dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Pranala luar

sunting
Jabatan politik
Didahului oleh:
Ali Wardhana
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan,
Industri dan Pengawasan Pembangunan Indonesia

1988โˆ’1993
Diteruskanย oleh:
Saleh Afiff
Menteri Keuangan Indonesia
1983โˆ’1988
Diteruskanย oleh:
J.B. Sumarlin
Didahului oleh:
Sumitro Djojohadikusumo
sebagai Menteri Perdagangan
Menteri Perdagangan dan Koperasi Indonesia
1973โˆ’1983
Diteruskanย oleh:
Rachmat Saleh
sebagai Menteri Perdagangan
Didahului oleh:
Subroto
sebagai Menteri Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Koperasi
Diteruskanย oleh:
Bustanil Arifin
sebagai Menteri Koperasi
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
T. Jusuf Muda Dalam
Gubernur Bank Indonesia
1966โˆ’1973
Diteruskanย oleh:
Rachmat Saleh
  1. ^ Dikenal sebagai Menteri Perdagangan hingga Maret 1978
  1. ^ a b Media, Kompas Cyber (2021-11-30). "Radius Prawiro: Pendidikan, Karier, Kebijakan, dan Wafat Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-11-21.
  2. ^ Lembaga Pemilihan Umum 1983, hlm.ย 586-587.
  3. ^ a b c Media, Kompas Cyber (2021-11-30). "Radius Prawiro: Pendidikan, Karier, Kebijakan, dan Wafat Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-04-03.
  4. ^ Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia 1959 - sekarang (PDF). Diakses tanggal 29 September 2021.
  5. ^ Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.
  6. ^ Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.
  7. ^ Administrator (1984-12-15). "Menerima tanda penghargaan". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-19.
  8. ^ "Bollettino Ufficiale di Stato" (PDF).

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Jari-jari

Radius, pada ilmu Anatomi, merujuk pada nama lain tulang pengumpil. Dalam geometri, jari-jari, jejari, atau radius (berasal dari bahasa Latin, yang artinya

Remote Authentication Dial-In User Service

Remote Authentication Dial-In User Service (sering disingkat menjadi RADIUS) (bahasa Indonesia: Layanan Pengguna Putar-nomor Penyahihan Jarak Jauh) adalah

Jari-jari Bumi

Merrifield, Michael R. (2010). " R โŠ• {\displaystyle R_{\oplus }} The Earth's Radius (and exoplanets)". Sixty Symbols. Brady Haran untuk Universitas Nottingham

Letusan gunung api

abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18ย km atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90ย km. Jenis dan bentuk gunung api

Tata Surya

logam, objek dari Tata Surya bagian dalam melingkup dekat dengan matahari, radius dari seluruh daerah ini lebih pendek dari jarak antara Jupiter dan Saturnus

Daftar bintang terbesar

daftar bintang terbesar yang diketahui saat ini, diurutkan berdasarkan radius. Satuan pengukuran yang digunakan adalah jari-jari Matahari (kira-kira 695

Bumi

raksasa merah sekitar 5 miliar tahun lagi. Radius Matahari diperkirakan akan lebih luas 250 kali dari radius sekarang, atau sekitar 1 SA (150 juta km)

Sumbu semimayor

adalah ukuran radius suatu orbit yang diambil pada dua titik terjauh orbit tersebut. Pada lingkaran, sumbu semi-mayornya adalah radius lingkaran. Sumbu