Lampu gas yang menggambarkan istilah gaslighting. Lampu penerang jalan membuat realita tersendiri bagi lingkungan tempat ia berada.

Semai ragu atau penyemaian ragu (bahasa Inggris: gaslighting) merujuk kepada salah satu bentuk penyiksaan secara psikologi (psikologis) yang terjadi dalam hubungan interpersonal, di mana penyiksa melemahkan rasa percaya diri korban dengan membuat mereka mempertanyakan ingatan, sudut pandang, atau kewarasan mereka. Dengan menggunakan penyangkalan yang berulang-ulang, manipulasi, kontradiksi, dan kebohongan, sang penyiksa berusaha untuk menggoyahkan kondisi psikologis korban dan melemahkan rasa percaya dirinya.[1][2]

Hubungan interpersonal dapat berupa hubungan profesional (misal hubungan dengan rekan kerja di kantor) atau hubungan personal (misal hubungan pertemanan, hubungan romantis, hubungan kekerabatan, dan lain sebagainya). Penyemaian ragu melibatkan dua pihak yang terlibat dalam hubungan interpersonal tersebut, yakni penyemai ragu sebagai pelaku tindakan penyemaian ragu dan semaian ragu sebagai korban dari tindakan penyemaian ragu tersebut. Penyemai ragu sebagai pelaku pada umumnya memiliki kekuatan lebih tinggi dibandingkan dengan semaian ragu sebagai korban. Penyemaian ragu biasanya melibatkan upaya dari penyemai ragu untuk memanipulasi semaian ragu sedemikian rupa. Hal tersebut menyebabkan realitas semaian ragu ditentukan oleh penyemai ragu karena dirinya telah kehilangan kepercayaan terhadap realitasnya sebagai akibat dari manipulasi penyemai ragu yang berkepanjangan. Selain itu, penyemai ragu sebagai korban pun kehilangan penilaian pribadi mengenai kondisinya pada saat proses penyemaian ragu sedang berlangsung.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ "gaslight | Definition of gaslight in English by Oxford Dictionaries". Oxford Dictionaries | English. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-30. Diakses tanggal 2019-03-20.
  2. ^ "PsycNET". psycnet.apa.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-07. Diakses tanggal 2019-03-20.
  3. ^ Stern, Robin (2009). Identify "The Gaslight Effect" and Take Back Your Reality!. (retrieved from: https://www.psychologytoday.com/blog/power-in-relationships/200903/identify-the-gaslight-effect-and-take-back-your-reality Diarsipkan 2023-07-29 di Wayback Machine. on 25 September 2017)

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

The Devil Wears Prada 2

The Devil Wears Prada, para pemeran utama, Streep dan Hathaway, awalnya ragu-ragu mengenai prospek sekuelnya. Pengembangan film dimulai pada Juli 2024,

Arjuna

wejangan suci yang disampaikan oleh Kresna karena Arjuna mengalami keragu-raguan untuk menunaikan kewajibannya sebagai seorang kesatria di Medan Perang

Ragu (lagu)

"Ragu" adalah lagu yang diciptakan secara bersama oleh Deddy Dhukun dan Fariz Rustam Munaf, serta pertama kali muncul dalam album karya Jakarta Rhythm

Arya Kamandanu

lugu, pemalu dan sulit menaklukkan hati dan perasaannya sendiri, selalu ragu-ragu dalam mengutarakan isi hatinya terhadap seorang perempuan. Arya Kamandanu

Volksraad

pembentukan Dewan tersebut pada tahun 1918. Ini merupakan upaya yang ragu-ragu dan lambat dalam mendemokratisasi Hindia Belanda sebagai bagian dari "kebijakan

Tomas yang ragu-ragu

Tomas yang ragu-ragu adalah sebuah skeptik yang menolak untuk percaya tanpa pengalaman pribadi langsungโ€”sebuah rujukan kepada Rasul Tomas, yang menolak

Tiongkok

perkembangan Tiongkok dan menjernihkan kebudayaan mereka. Pihak pendukung juga ragu terhadap statistik dan kesaksian yang diberikan mengenai jumlah korban jiwa

Weling

asli tetapi belang putihnya samar-samar. Hal ini membuat Kopstein mulai ragu dengan nama ilmiah yang ditetapkannya. Walaupun begitu, kalangan masyarakat