Kegiatan railfanning di Indonesia.
Kegiatan railfanning di Indonesia.
Seorang pencinta kereta api saat memotret kereta api Caltrain di Amerika Serikat

Penggila kereta api (bahasa Inggris: Railway enthusiasts), penggemar kereta api, atau pecinta kereta api adalah seorang yang tertarik dalam perkeretaapian maupun transportasi rel.[1][2] Para penggila kereta api dari berbagai usia dapat ditemukan di seluruh dunia. Mereka sering menggabungkan minat mereka dengan hobi lain, terutama fotografi dan videografi, pemindaian radio, model kereta api, mempelajari sejarah kereta api, dan berpartisipasi dalam stasiun kereta api dalam upaya pelestarian kereta.

Istilah lain

sunting

Istilah metrophile kadang kala digunakan untuk mengidentifikasi penggila kereta api dengan kesenangannya terhadap angkutan cepat berbasis jalan rel. Di Britania Raya, mereka sering disebut dengan istilah trainspotters dan anorak, tetapi istilah gricer telah digunakan setidaknya sejak tahun 1969, dan "dikatakan telah ada pada tahun 1938 di antara anggota Manchester Locomotive Society", menurut Oxford English Dictionary.[3]

Di Australia, penggila kereta api secara peyoratif juga disebut dengan istilah gunzel.[4][5] Sedangkan di Jepang, ia juga disebut dengan istilah tetsu.[6]

Kegiatan

sunting

Para penggila kereta api pada umumnya memiliki satu atau beberapa peminatan tertentu, sepertiย :

Ruang lingkup subjek sangat besar sehingga penggemar juga dapat memusatkan minat mereka pada negara tertentu, kota, perusahaan yang beroperasi, bidang operasi, era dalam sejarah, atau kombinasi dari peminatan-peminatan di atas.

Penggila kereta api di Indonesia

sunting
Penggila kereta api (Railfans) di Indonesia sedang memotret salah satu KRL Tokyu seri 8500 Jalita di Stasiun Kampung Bandan

Meskipun gerakan penggila kereta api mulai mencuat sejak tahun 1990-an, konsep di Indonesia memang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Saat ini muncul juga gerakan penggila kereta api di dunia maya.

Komunitas Edan Sepur Indonesia

sunting

Komunitas Edan Sepur berawal digagas oleh sekelompok orang penggemar kereta api yang terdiri dari anggota-anggota dengan latar belakang pekerjaan di dunia perkeretaapian sebagai masinis, pelajar, mahasiswa, dan sebagai karyawan di suatu perusahaan yang tidak ada hubungannya dengan perkeretaapian. Dalam Bahasa Jawa, kata edan berarti "gila" dan sepur berarti "kereta api".

Komunitas Edan Sepur Indonesia tersebar di tiga (3) wilayah daerah operasi antaranya:

  1. Edan Sepur Wilayah Jakarta
  2. Edan Sepur Wilayah Bandung
  3. Edan Sepur Wilayah Cirebon

Kegiatan Edan Sepur pun tak hanya berkumpul saja, banyak kegiatan positif yang dilakukan selain membicarakan mengenai kereta api, tetapi juga sering mengadakan pertemuan antar perkumpulan, sosialiasi perlintasan, sosialisasi jadwal kereta api, mengadakan posko mudik, bakti sosial, kujungan industri, disiplin berkereta, bebersih lembur/kampung halaman, dan edan kurban. Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh PT Kereta Api Indonesia.[7]

Keselamatan

sunting

Meskipun kereta api menjadi kesenangan utama, kewaspadaan seharusnya diutamakan. Mereka yang akan berburu kereta api harus memahami risiko yang akan terjadi agar tidak menimbulkan kecelakaan. Saat ini, hampir semua petugas juga sudah menyiapkan larangan melintas rel kereta api terutama di dekat stasiun, serta memperingatkan terutama kepada penggemar kereta api dan masyarakat umum yang melintas agar jalur kereta api tetap aman dari kejahatan dan tindakan mencurigakan. Para penggemar kereta api pada umumnya berpengalaman karena memiliki banyak pengetahuan tentang pengoperasian kereta api dan bahayanya sehingga diharapkan dapat membantu mengamankan perjalanan kereta api, terutama dengan melaporkan palang atau peralatan lainnya yang tidak berfungsi.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Larson, Russ (1974). "Learn the lingo". N Scale Primer (Edisi Fourth printing, 1977). Milwaukee, WI: Kalmbach Publishing. hlm.ย 101.
  2. ^ Kisor, p. 5.
  3. ^ "Gricer, n.". Oxford English Dictionary. Diakses tanggal 5 March 2015.
  4. ^ Campbell, Don (2004-01-02). "Gunzels". Trams Down Under. Tramway Museum Society of Victoria. Diakses tanggal 2007-10-05.
  5. ^ Moynihan, Stephen (October 1, 2007). "Rail fans celebrate own win as new line launched". The Age. Diakses tanggal 2007-10-05.
  6. ^ Nurhalim, Rendy (2019-08-20). "Beragam Alasan Mengapa Orang Jepang Fanatik Pada Sosok Kereta". KabarPenumpang.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-10-09.
  7. ^ "Komunitas Edan Sepur Indonesia, Lebih dari Mencintai Kereta Api". RevolusiMental (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-10-08. Diakses tanggal 2019-10-08.

Daftar pustaka

sunting

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Lokomotif CC201

diproposalkan oleh IRPS; komunitas pecinta kereta api di Divre I, Divre I Railfans; serta Balai Yasa Pulu Brayan. Pada tahun 2013โ€“2014, sempat diberlakukan

Kereta api Argo Lawu

tanggal 2022-07-08. Kurniawan, Kukuh (8 Juli 2022). "Gandeng Komunitas Railfans Malang, KAI Daop 8 Sosialisasi Cegah Pelecehan Seksual". Harian Surya.

Lokomotif CC203

Diakses tanggal 2023-07-01. Hartono A.S. 2012, hlm.ย 153. "RailfansIna: CC203". RailfansIna. 2011-10-03. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-07-10. Diakses

Stasiun Jatinegara

2023-05-05. Diakses tanggal 2023-04-29. Jateng, Tribun (2024-02-05). "Anak railfans tewas tertabrak lokomotif seruntulan saat buat konten". Tribunjateng.com

Lokomotif CC200

hanyalah CC 200 08 dan CC 200 15. Pada akhirnya, salah satu kelompok kerja railfans Indonesia, Friends of CC200 yang berada di bawah Indonesian Railway Modeller

Lokomotif BB204

Dan sejak 5 tahun yg lalu beberapa Railfans Divre Sumatera Barat, Divre Sumatera Utara & Aceh Beberapa Railfans Seluruh Daop Pulau Jawa mengabadikan/mendokumentasikan

Stasiun Cibitung

Cibitung dan exhalte rawabebek setelah ada DDT?". Semboyan35, Indonesian Railfans Forum. 2011. Diakses tanggal 24 November 2018. "Mulai 8 Oktober 2017, KRL

Lokomotif BB200

ini hanya tinggal beberapa unit saja. Pada bulan Juni 2006, komunitas railfans Indonesia, Indonesian Railways Preservation Society (IRPS), mengajukan