Visualisasi rantai nilai

Rantai nilai (value chain) adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan suatu perusahaan untuk menghasilkan produk atau jasa. Konsep ini dipopulerkan oleh Michael Porter pada buku Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance (1985). Menurut konsep ini, kegiatan perusahaan dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu kegiatan utama (primary activities) dan kegiatan pendukung (support activities). Kegiatan utama dibagi menjadi lima, yaitu logistik masuk (inbound logistics), manajemen operasi (operations), logistik keluar (outbound logistics), pemasaran dan penjualan (marketing and sales), serta pelayanan (service). Kegiatan pendukung dibagi empat, yaitu infrastruktur perusahaan (firm infrastructure), manajemen SDM (human resource management), teknologi (technology), serta pengadaan (procurement).

Bibliografi

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Rantai pasok

dikirimkan kepada pelanggan pengguna akhir. Rantai pasok menghubungkan rantai nilai. Ada berbagai jenis model rantai pasok, yang masing-masing menghubungkan

Pancasila

Republik Indonesia. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia: sebagai nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat bangsa Indonesia melalui penjabaran instrumental

Keunggulan kompetitif

kompetitif bertumbuh secara fundamental dari nilai yang memungkinkan perusahaan untuk menciptakan nilai itu bagi para pembelinya melebihi biaya yang dikeluarkan

Bitcoin

mengvalidasikannya sebelum menerima, dan kemudian menambahkannya ke rantai. Akhirnya, rantai-blok mengandung sejarah kriptografi kepemilikan dari semua koin

Sekolah Rakyat

Indonesia. Sekolah Rakyat didirikan sebagai upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini ditujukan untuk anak-anak yang

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 9

Target ini memiliki dua indikator yaitu proporsi nilai tambah industri kecil terhadap total nilai tambah industri dan proporsi industri kecil dengan

Lili Yan Ing

Aturan Asal Barang di ASEAN? (2014) Perdagangan Pemrosesan Cina dan Rantai Nilai (tidak bertanggal) Lili Yan Ing menulis artikel pada Buletin Studi Ekonomi

E-Business

dengan proses bisnis yang termasuk rantai nilai: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), pengelolaan rantai pasokan (supply chain management)