Infotaula de menjarFish and Chips
Asal
Negara asalInggris Suntingan nilai di Wikidata
Rincian
Jenismakanan berbahan dasar ikan, makanan kentang dan makanan siap saji Suntingan nilai di Wikidata
Bahan utamaikan, kentang, kentang goreng, Ikan dan Bakalau atlantik Suntingan nilai di Wikidata
Fish and Chips
SajianHidangan sarapan
Tempat asalInggris
DaerahEropa
Suhu penyajianHangat
Bahan utamaIkan dan kentang
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
Fish and chips dalam bungkusan

Fish and Chips (bahasa Indonesia: Ikan dan Kentang Goreng) adalah makanan pesan-bawa yang paling terkenal yang berasal dari Britania Raya. Makanan ini terdiri dari ikan (secara tradisional cod) ditepungi dengan tepung roti dan dimakan bersama kentang goreng yang dipotong panjang.

Fish and chips populer di Britania dan jajahannya pada abad ke sembilan belas, seperti Australia dan Selandia Baru serta Kanada. Fish and chips juga populer di beberapa bagian di Amerika Serikat sebelah utara (New England dan Barat Laut Pasifik).

Sejarah

sunting

Fish and chips adalah makanan populer di kalangan kelas pekerja di Britania Raya sebagai hasil dari cepatnya perkembangan penangkapan ikan dengan pukat di Laut Utara, diiringi pembangunan jalan kereta api yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan dengan kota-kota industri utama semasa paruh kedua abad ke-18. Sebagai akibatnya, ikan segar dapat diangkut dengan cepat ke kawasan berpenduduk padat.[1] Pada tahun 1860, toko fish and chips pertama dibuka oleh Joseph Malin.[2]

Fish and chips di Brighton, Inggris

Potongan kentang goreng sebagai hidangan juga mungkin pertama muncul di Britania sekitar periode yang sama. Kata chips menurut Oxford English Dictionary pertama kali digunakan oleh Charles Dickens dalam cerita A Tale of Two Cities (terbitan 1859): "Husky chips of potatoes, fried with some reluctant drops of oil".

Toko fish-and-chip modern (disebut "chippy" atau "chipper" dalam bahasa slang modern Britania[3][4]) berasal dari Britania Raya, meskipun gerai penjualan makanan gorengan umum terdapat di seluruh Eropa. Pada awalnya, toko-toko fish-and-chip hanya memiliki fasilitas sangat terbatas. Di toko seperti ini biasanya memiliki kuali besar berisi lemak untuk menggoreng dengan api dari arang. Selama Perang Dunia II fish and chips bertahan sebagai salah satu jenis makanan di Britania Raya yang tidak dijatah.[5]

Referensi

sunting
  1. ^ "Fish and chips - A great British tradition". Diarsipkan dari asli tanggal 16 Januari 2008. Diakses tanggal 22 Juni 2009.
  2. ^ Rayner, Jay (3 November 2005). "Enduring Love". The Guardian. London. Diakses tanggal 19 Januari 2003.
  3. ^ "Chippy smells of chips complaint". BBC News. 7 November 2006. Diakses tanggal 22 Juni 2009.
  4. ^ Hegarty, Shane (3 November 2009). "How fish and chips enriched a nation". The Irish Times. Dublin, Ireland. hlm. 17.
  5. ^ "Resources for Learning, Scotland: Rationing". Rls.org.uk. 5 Januari 1998. Diakses tanggal 22 Juni 2009.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Dior

endured severe rationing for many years after World War II ended. According to the Imperial War Museum, the government stopped clothes rationing in March 1949

Penjatahan

Associated Press. October 21, 2004. Stiglitz, J. & Weiss, A. (1981). Credit Rationing in Markets with Imperfect Information, American Economic Review, vol.

Perubahan iklim

least 2 million years." Ivanova, Irina (June 2, 2022). "California is rationing water amid its worst drought in 1,200 years". CBS News. IPCC SR15 Ch1

Masyarakat tak bernegara

"The Indus Script and Economics. A Role for Indus Seals and Tablets in Rationing and Administration of Labor". Dalam Frenez, Dennys; Jamison, Gregg M.

Etika terapan

Bibliographies. Diakses tanggal 2021-12-18. "Disability and Health Care Rationing" Stanford Encyclopedia of Philosophy. Diakses tanggal 2021-12-18. "Voluntary

Prancis Vichy

London: Allen Lane. ISBN 9780713999648. Mouré, Kenneth (2010). "Food Rationing and the Black Market in France (1940–1944)". French History. 24 (2): 262–282

Permintaan efektif

model," Economic Inquiry, April 1978, 265-287. Tucker, Donald, "Credit rationing, interest rate lags, and monetary policy speed," Quarterly Journal of

Penjatahan ganjil-genap

Bank Runs & Why Odd/Even Gas Rationing Actually Works by Barry Ritholtz – November 13th, 2012, 7:15AM ET Fuel Rationing Is Hard to Gauge by CARL BIALIK