Program Rekonstruksi dan Pembangunan atau Reconstruction and Development Programme (RDP) adalah kerangka kebijakan sosial-ekonomi di Afrika Selatan yang diterapkan oleh pemerintahan Kongres Nasional Afrika (ANC) di bawah kepemimpinan Nelson Mandela pada tahun 1994 setelah berbulan-bulan diskusi, konsultasi, dan negosiasi antara ANC, mitra Aliansinya, Kongres Serikat Buruh Afrika Selatan, dan Partai Komunis Afrika Selatan, serta "organisasi massa dalam masyarakat sipil yang lebih luas".[1]

Tujuan utama ANC dalam mengembangkan dan melaksanakan Program Rekonstruksi dan Pembangunan adalah untuk mengatasi masalah sosial ekonomi yang luar biasa akibat apartheid. Secara khusus, ANC berusaha untuk mengurangi kemiskinan dan mengatasi kekurangan besar dalam layanan sosial di seluruh negeri sesuatu yang diakui dokumen ini akan bergantung pada lingkungan makroekonomi yang lebih kuat. Pencapaian pengurangan kemiskinan dan perekonomian yang lebih kuat kemudian dilihat sebagai tujuan yang sangat terkait dan saling mendukung pembangunan tanpa pertumbuhan akan tidak dapat dipertahankan secara finansial, sementara pertumbuhan tanpa pembangunan akan gagal membawa tentang transformasi struktural yang diperlukan dalam populasi Afrika Selatan yang sangat tidak merata dan sebagian besar miskin. Oleh karena itu, RDP berusaha menggabungkan langkah-langkah untuk meningkatkan ekonomi seperti pengeluaran fiskal terkendali, pajak yang dipertahankan atau dikurangi, pengurangan utang pemerintah, dan liberalisasi perdagangan dengan penyediaan layanan sosial yang berorientasi pada masyarakat dan proyek-proyek infrastruktur. Dengan cara ini, kebijakan ini mengadopsi elemen-elemen sosialis dan neoliberal tetapi tidak dapat dengan mudah dikategorikan sepenuhnya dalam salah satu kubu tersebut.

Catatan

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar bencana paling mematikan di Indonesia

Peace and Development Analysis in West Kalimantan, Central Kalimantan and Madura (PDF). Jakarta, Indonesia: United Nations Development Programme. hlm. 11–12

Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004

Archives." United Nations Environment Programme. "United Nations Environment Programme; Environment for Development". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-04-19

Federasi Mikronesia

tanggal July 26, 2013. "Human Development Report 2023/2024" (dalam bahasa Inggris). United Nations Development Programme. March 19, 2024. Diarsipkan dari

Hubungan luar negeri Korea Selatan

Bank for Reconstruction and Development) IDA (International Development Association) OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) MIGA (Multilateral

Sanksi ekonomi

International Bank for Reconstruction and Development / The World Bank (2007). "International Trade and Climate Change: Economic, Legal, and Institutional Perspectives"

Ukuran bra

Deformity is a Serious Handicap: An Important Indication for Breast Reconstruction with Silicone Implants] (PDF). Läkartidningen (dalam bahasa Swedia)

Daftar organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa menurut tempat

International Bank for Reconstruction and Development International Centre for Settlement of Investment Disputes International Development Association International

Nelson Mandela

penduduk kulit hitam Afrika Selatan. ANC mengampanyekan Reconstruction and Development Programme (RDP), yaitu program pembangunan satu juta rumah dalam