📑 Table of Contents
Organisasi-organisasi yang mengelompokkan hampir semua negara di benua masing-masing . Perlu dicatat bahwa Rusia dulunya merupakan anggota Dewan Eropa (COE) dan Dialog Kerja Sama Asia (ACD), tetapi sekarang hanya menjadi bagian dari Dialog Kerja Sama Asia, dan Kuba dikembalikan keanggotaannya sebagai anggota Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) pada tahun 2009.
Beberapa organisasi regional yang lebih kecil dengan keanggotaan yang tidak tumpang tindih.
Beberapa aliansi besar yang tidak tumpang tindih. Warna yang lebih lembut menunjukkan negara pengamat/asosiasi atau kandidat.

Templat:World economic integration

Blok perdagangan regional:
  Uni Eropa (UE)
  African Union (AU)
  Caribbean Community (CARICOM)
  Arab League (AL)

Integrasi regional merupakan sesuatu proses yang di mana negara-negara tetangga membuat suatu perjanjian untuk mengembangkan kerja sama melalui lembaga dan aturan yang disepakati bersama. Tujuan daripada perjanjian itu tak hanya menyangkut sektor ekonomi, tetapi juga sektor politik, hingga lingkungan. Namun realitanya, integrasi regional dimulai dari inisiatif ekonomi politik yang di mana kepentingan perdagangan itu menjadi sarana agar tercapainya tujuan sosial-politik dan keamanan yang lebih luas, seperti yang didefinisikan oleh pemerintah nasional. Integrasi regional telah atur melalui sebuah struktur kelembagaan supranasional atau pengambilan keputusan bersama pemerintah lain, atau meng-kombinasikan dua hal tersebut.

Integrasi regional pada masa lalu lebih fokus kepada menghilangkan rintangan perdagangan, memfasilitasi pergerakan manusia, tenaga kerja, barang, dan modal antarnegara, meminimalisir risiko konflik bersenjata (misalnya, melalui Cara Membangun Kepercayaan dan Keamanan Pada Kehidupan Bernegara), serta menyatukan sikap kawasan terhadap tantangan seperti lingkungan, iklim, dan migrasi.

Perdagangan intra-regional adalah kegiatan perdagangan yang berfokus di ranah antar negara dalam satu wilayah atau blok ekonomi yang sama. Seperti pada beberapa tahun kebelakang, para anggota ASEAN yang ada di Asia Tenggara berhasil menaikkan volume dari perdagangan dan pertukaran komoditas sesama anggota. Hal ini berdampak positif karena dapat mengurangi tekanan inflasi dan hambatan tarif yang sering kali muncul karena kebergantungan pada pasar eksternal, pada akhirnya mendorong peningkatan kemakmuran kawasan.[1]

Ringkasan

sunting








Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Medrano, Juan Diez (2007-03). "The Social Construction of Free Trade: The European Union, NAFTA, and Mercosur. By Francesco Duina. Princeton, N.J.: Princeton University Press, 2006. Pp. 249". American Journal of Sociology. 112 (5): 1568–1570. doi:10.1086/518059. ISSN 0002-9602. ;
  • Bösl, Anton, Breytenbach, Willie, Hartzenberg, Trudi, McCarthy, Colin, Schade, Klaus (Eds), Memantau Integrasi Regional di Afrika Selatan, Buku Tahunan Vol 8 (2008), Stellenbosch 2009. ISBN 978-0-9814221-2-1
  • Claar, Simone dan Noelke Andreas (2010), Integrasi Mendalam . Dalam: D+C, 2010/03, 114–117.
  • Duina, Francesco (2007). Konstruksi Sosial Perdagangan Bebas: Uni Eropa, NAFTA, dan Mercosur . Princeton: Princeton University Press.
  • Haas, Ernst B. (1964). Melampaui Negara Bangsa: Fungsionalisme dan Organisasi Internasional . Stanford: Stanford University Press. ISBN 978-0-8047-0187-7
  • Lindberg, Leon N., dan Stuart A. Scheingold (eds.) (1971). Integrasi Regional: Teori dan Penelitian . Cambridge: Harvard University Press. ISBN 978-0-674-75326-6
  • Michael, Arndt (2013). Kebijakan Luar Negeri India dan Multilateralisme Regional . Basingstoke: Palgrave Macmillan. ISBN 9781137263117 .
  • Nye, Joseph S. (1971). Perdamaian di Bagian-bagian . Boston: Little, Brown. OCLC 159089

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sejarah ASEAN

Yoshimatsu, Hidetaka (October 2000). "Preferences, Interest, and Regional Integration: The Development of the ASEAN Industrial Cooperation Arrangement"

Ferry Juliantono

International di Jakarta tahun 2007. Regional Workshop on ASEAN : "Firming Up Asian Farmer Campaign on ASEAN Regional Integration in Agriculture", di Jakarta tahun

Zona ekonomi khusus

25 May 2014. Woolfrey, Sean (2013). "Special economic zones and regional integration in Africa" (PDF). Trade Law Center. Diakses tanggal 25 May 2014.

Pemerintahan global

Bangsa-Bangsa United Nations University Institute for Comparative Regional Integration Studies (UNU-CRIS) James, Paul; Soguk, Nevzat (2014). Globalization

I Ketut Mardjana

tanggal 2020-05-02.[pranala nonaktif permanen] "ASEAN to deepen regional integration as it marks golden jubilee". ASEAN | ONE VISION ONE IDENTITY ONE

Tatanan ekonomi regional

Brada, Josef C.; Mendez, Jose A. (1983-11). "Regional Economic Integration and the Volume of Intra‐Regional Trade: A Comparison of Developed and Developing

Rustam Didong

Asian Economic Integration: Problems and Prospect (Kertas karya sanggahan untuk Seminar for ASEAN on the EEC Experience in Regional Integration di Manila,

Sungai Kaladan

Mission in Western Burma: Regional Integration, Confrontation, Social Movement (PDF) (dalam bahasa Inggris). Amphur Muang: The Regional Center for Social Science