René Coty
Presiden Republik Prancis ke-17
Ko-Pangeran Andorra
Masa jabatan
16 Januari 1954 – 8 Januari 1959
Informasi pribadi
Lahir20 Maret 1882
Le Havre
Meninggal22 November 1962(1962-11-22) (umur 80)
Suami/istriGermaine (née Corblet) Coty
Allocine: 36293
Find a Grave: 8092 Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

René Jules Gustave Coty (20 Maret 188222 November 1962) adalah Presiden Prancis pada periode 1954-1959. Ia merupakan prediden kedua dan terakhir di Republik Keempat Prancis. Ia lahir di Le Havre dan meninggal pada 1962.

René Coty pertama kali terlibat dalam politik sebagai anggota Partai Radikal dan pada 1907 dipilih sebagai angggota dewan distrik.

Masa kepresidenan René Coty ditandai dengan ketidakstabilan politik yang mulai meruyak setelah Perang Dunia II bersama dengan bermulanya konflik di Aljazair.

Lihat pula

sunting
Didahului oleh:
Vincent Auriol
Presiden Prancis
1954–1959
Diteruskan oleh:
Charles de Gaulle
Didahului oleh:
Vincent Auriol dan Ramon Iglesias i Navarri
Ko-Pangeran Andorra
1954-1959
bersama Ramon Iglesias i Navarri
Diteruskan oleh:
Charles de Gaulle dan Ramon Iglesias i Navarri


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar presiden Prancis

12. Alexandre Millerand 1920-1924 13. Gaston Doumergue 1924-1931 17. René Coty 1954-1959 18. Charles de Gaulle 1959-1969 19. Georges Pompidou 1969-1974

François Coty

paling terkenal Coty adalah dengan seniman keramik dan perhiasan René Lalique. Lalique mendesain botol yang tepat untuk parfum awal Coty, seperti Ambre

Charles de Gaulle

yang disebut oleh de Gaulle sebagai "rezim partai", membuat Presiden Rene Coty memutuskan untuk memanggil kembali de Gaulle guna membentuk pemerintahan

Putri Christina dari Belanda

dalam beberapa bahasa. Hal ini pernah membuat kagum Presiden Prancis, René Coty saat berbincang-bincang dengannya menggunakan bahasa Prancis. Pada tahun

Ordo Utama Kristus

Pangeran Monako Ludovico Chigi Albani della Rovere Marcantonio V Kolonna Rene Coty Luigi Einaudi Adipati Agung Eugen dari Austria Pangeran Felix dari Bourbon-Parma

Félix Gaillard

Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Robert Lecourt – Menteri Kehakiman René Billères – Menteri Pendidikan Nasional, Pemuda, dan Olahraga Antoine Quinson

Charlotte dari Luksemburg

seperti Eleanor Roosevelt (1950), Ratu Juliana dari Belanda (1951), René Coty (1957), Raja Baudouin dari Belgia (1959), Raja Bhumibol dari Thailand

Lalique

dekat dengan gerai milik François Coty. Pada tahun 1907, Lalique pun mulai memproduksi hiasan botol parfum untuk Coty. Produksi objek kaca dilakukan di