Resesi Besar
Peta dunia menunjukkan tingkat pertumbuhan PDB riil pada tahun 2009; negara yang coklat berada dalam resesi.
TanggalDesember 2007 hingga Juni 2009 (19 bulan)
LokasiSeluruh dunia
JenisResesi
Penyebab(diperdebatkan)
  • Ledakan gelembung real estat
  • Politik perumahan AS
  • Keterbatasan regulasi finansial
HasilDampak berbeda secara geografis

Resesi Besar (Inggris: Great Recession) merupakan periode waktu kejatuhan pasar di seluruh dunia yang terjadi dari akhir 2007 hingga pertengahan 2009.[1] Ukuran dan durasi resesi bervariasi antarnegara.[2][3] Saat itu, IMF menyimpulkan bahwa Resesi Besar merupakan kehancuran ekonomi dan keuangan paling parah sejak Depresi Besar.

Pada tahun 2008, kemungkinan krisis ekonomi diusulkan oleh beberapa indikator penting penurunan ekonomi di seluruh dunia. Indikator tersebut adalah tingginya harga minyak dunia, yang menyebabkan krisis pangan dunia (karena ketergantungan produksi makanan terhadap minyak, dan juga penggunaan makanan sebagai alternatif minyak bumi), inflasi tinggi, krisis kredit macet yang menyebabkan bankrutnya beberapa bank besar, meningkatnya pengangguran dan kemungkinan resesi global.

Rendahnya tingkat suku bunga pada era awal tahun 2000-an membuat uang banyak beredar di pasar keuangan mengakibatkan situasi terlalu percaya diri sehingga meremehkan risiko di sektor keuangan. Akibatnya banyak inovasi keuangan yang tidak dikaji dan diatur secara regulasi keamanannya.[4]


Pranala luar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ โ€œUS Business Cycle Expansions and Contractionsโ€, United States NBER, or National Bureau of Economic Research, updated March 14, 2023. This government agency dates the Great Recession as starting in December 2007 and bottoming-out in June 2009.
  2. ^ "World Economic Situation and Prospects 2013". Development Policy and Analysis Division of the UN secretariat. Diakses tanggal December 19, 2012.
  3. ^ United Nations (January 15, 2013). World Economic Situation and Prospects 2013 (trade paperback) (Edisi 1st). United Nations. hlm.ย 200. ISBNย 978-9211091663. The global economy continues to struggle with post-crisis adjustments
  4. ^ "G20 dan penanganan krisis global 2008" (PDF). kemenkeu.go.id. hlm.ย 3. Diakses tanggal 2023-11-30.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hiperinflasi di Indonesia

Gelembung saham Tiongkok 2007 Hiperinflasi Zimbabwe (2007โ€“sekarang) Resesi Hebat (2007โ€“2013) krisis keuangan 2007โ€“2008 Krisis hipotek subprimaKrisis subprime

Air France

lain, meskipun terkena pukulan resesi ekonomi, memaksa manajemenuntuk melakukan evaluasi ulang usai menghadapi resesi yang melanda Air France. Perusahaan

Sejarah pemikiran ekonomi makro

mengembangkan teori pertumbuhan baru tentang pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Resesi Hebat menyebabkan retrospektif pada keadaan lapangan dan beberapa perhatian

Hiperinflasi di Zimbabwe

Gelembung saham Tiongkok 2007 Hiperinflasi Zimbabwe (2007โ€“sekarang) Resesi Hebat (2007โ€“2013) krisis keuangan 2007โ€“2008 Krisis hipotek subprimaKrisis subprime

Kepanikan 1857

Gelembung saham Tiongkok 2007 Hiperinflasi Zimbabwe (2007โ€“sekarang) Resesi Hebat (2007โ€“2013) krisis keuangan 2007โ€“2008 Krisis hipotek subprimaKrisis subprime

Krisis energi

daya alam lainnya. Krisis ini memiliki akibat pada ekonomi, dengan banyak resesi disebabkan oleh krisis energi dalam beberapa bentuk. Dalam sebuah ekonomi

Krisis keuangan Rusia 2014

diikuti oleh aneksasi Krimea. Krisis keuangan Rusia 1998 Perang Dingin II Resesi Besar Rusia Ekaterina Shatalova (16 December 2014). "Russian Government

Pengangguran struktural

pengangguran meningkat di hampir semua industri dan kelompok demografi selama "Resesi Hebat". Sebuah studi dari Federal Reserve Bank of New York tidak menemukan