Pasukan Patriot, 18 Januari 1795.

Revolusi Batavia (bahasa Belanda: De Bataafse Revolutie) adalah sebuah pergolakan politik, sosial, dan kultural pada akhir abad ke-18 yang menandai berakhirnya Republik Belanda dan terjadinya proklamasi Republik Batavia. Periode sejarah Belanda yang mengikuti revolusi tersebut disebut sebagai "era Batavia-Prancis" (1795–1813) meskipun rentang waktunya hanya 20 tahun, di mana tiga di antaranya berada di bawah pendudukan Prancis.

Latar belakang

sunting
Milisi Sneek.

Sampai dengan akhir abad ke-18, Belanda menemukan diri mereka dalam krisis ekonomi yang dalam, yang disebabkan oleh Perang Anglo-Belanda Keempat yang menghancurkan.[1] Seperti di sebagian besar Eropa, rakyat Belanda semakin tidak puas dengan rezim otoriter stadtholder, William V. Selama masa ini, bank-bank Republik Belanda menguasai sebagian besar modal dunia. Bank-bank yang dibiayai pemerintah memiliki hingga 40% dari utang negara Britania Raya. Konsentrasi kekayaan ini (dan hubungan yang dimiliki pemerintah dengan Wangsa Stuart) menyebabkan terbentuknya Patriot Belanda oleh seorang bangsawan Belanda kecil bernama Joan Derk van der Capellen tot den Pol. Mereka berusaha mengurangi kekuasaan yang dimiliki oleh stadtholder.

Referensi

sunting
  1. ^ De Vries and Van der Woude, p. 126

Pranala luar

sunting

Bacaan lebih lanjut

sunting
  • Klein, S.R.E. (1995) Patriots Republikanisme. Politieke cultuur in Nederland (1766-1787).
  • Leeb, I.L. (1973) The Ideological Origins of the Batavian Revolution.
  • Verweij, G. (1996) Geschiedenis van Nederland. Levensverhaal van zijn bevolking.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Revolusi Industri

Revolusi Industri terjadi pada periode antara tahun 1760-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan

Willem V, Pangeran Oranye

akhirnya kejatuhan kekuasaan keluarga Oranye sebagai Stadtholder akibat Revolusi Batavia yang didukung Prancis. Setelah diasingkan ke Inggris, ia digantikan

Penyerbuan ke Batavia

Penyerbuan ke Batavia adalah serangan pada tahun 1628 dan tahun 1629 oleh Sultan Agung dari Kesultanan Mataram ke Batavia (sekarang Jakarta), pusat VOC

County Holland

dan sejak tahun 1581 menjadi provinsi utama Republik Belanda hingga Revolusi Batavia pada tahun 1795. Wilayah County Holland diperkirakan setara dengan

Revolusi Nasional Indonesia

Revolusi Nasional Indonesia (bahasa Inggris: Indonesian National Revolutioncode: en is deprecated ), juga dikenal sebagai Perang Kemerdekaan Indonesia

Amir Sjarifoeddin

1947 hingga 1948. Sebagai salah satu pemimpin utama sayap kiri selama Revolusi Nasional Indonesia, ia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Penerangan dari

Kesultanan Banten

ke-17. Pada akhir abad ke-17 kesultanan ini mulai dibayangi oleh VOC di Batavia, serta akhirnya dianeksasi ke Hindia Belanda pada tahun 1813. Wilayah intinya

Republik Bataaf

Republik Bataaf atau Republik Batavia (bahasa Belanda: Bataafse Republiekcode: nl is deprecated , bahasa Prancis: République batavecode: fr is deprecated