Polimorfisme Panjang Berkas Restriksi (bahasa Inggris: Restriction Fragment Length Polymorphism/RFLP) merupakan penanda molekul yang pertama kali ditemukan dan digunakan. Penggunaannya dimungkinkan semenjak orang menemukan enzim endonuklease restriksi (RE), suatu kelas enzim yang mampu mengenal dan memotong seurutan pendek basa DNA (biasanya 4-6 urutan basa). Enzim ini dihasilkan oleh bakteri dan dinamakan menurut spesies bakteri yang menghasilkannya. Contoh:

  • EcoRI adalah enzim RE yang dihasilkan dari bakteri Escherichia coli strain RI (baca: R satu)
  • BamHIII diperoleh dari bakteri Bacillus americanus strain HIII (H tiga).

RFLP bersifat kodominan, cukup berlimpah, serta frekuensi polimorfismenya tinggi. Penanda ini mudah dipetakan dalam peta genetik dan bersifat stabil (tidak mudah berubah hasilnya bila diulang). Penanda ini juga tidak spesifik spesies, karena bukan berbasis PCR, sehingga hasilnya bisa digunakan untuk perbandingan peta genetik spesies-spesies yang berbeda-beda. Kelemahannya, penanda ini memerlukan DNA dalam jumlah besar, memakan waktu lama (memerlukan waktu tiga hari), serta melibatkan penggunaan pelabelan isotop radioaktif pada teknik yang pertama kali digunakan. Kelemahan yang terakhir ini dapat diatasi setelah ditemukan teknik tanpa radioaktif.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Reaksi berantai polimerase

DNA. PCR-RFLP merupakan pengembangan paling awal dari reaksi berantai polimerase. Pengembangannya diawali oleh penemuan enzim restriksi. PCR-RFLP bekerja

Kelapa

(Cocos nucifera L.) revealed by restriction fragment length polymorphism (RFLP) markers". Euphytica. 101: 103–108. doi:10.1023/a:1018323721803. S2CID 19445166

Polimorfisme panjang fragmen teramplifikasi

seperti RAPD, tetapi lebih stabil seperti RFLP. Frekuensi polimorfismenya jauh lebih tinggi daripada RFLP dan pelaksanaannya juga lebih cepat. AFLP adalah

Padi

basmati yang terkenal). Pengelompokan ini dilakukan menggunakan penanda RFLP dibantu dengan isozim. Kajian menggunakan penanda genetik SSR terhadap genom

Garis besar biologi

Teknik molekuler: elektroforesis gel – transformasi DNA – PCR – primer DNA – RFLP – enzim restriksi – sekuensing – kloning – kultur mikrobiologi – mikro-larik

Solanaceae

"Phylogenetic Analysis of Petunia sensu Jussieu (Solanaceae) using Chloroplast DNA RFLP". Annals of Botany. 96 (2): 289–297. doi:10.1093/aob/mci177. PMC 4246877

Penanda molekuler

Jenis penanda molekuler berbasis PCR (polymerase chain reaction) adalah RFLP (Restriction Fragment Length Polymorphisms), SSRs (Simple Sequence Repeats-SSRs)

Nepenthes ampullaria

menggunakan teknik terminal restriction fragment length polymorphism (T-RFLP) dan amplified ribosomul DNA restriction analysis (ARDRA).PDF M.Sc. thesis