Model bahasa besar (bahasa Inggris: large language model, biasa disingkat LLM) adalah model bahasa berskala besar yang terkenal karena kemampuannya untuk mencapai tujuan umum dalam pemahaman dan pembangkitan bahasa. LLM memperoleh kemampuan ini dengan menggunakan data dalam jumlah besar untuk mempelajari miliaran parameter selama pelatihan dan mengonsumsi sumber daya komputasi yang besar selama pelatihan dan pengoperasiannya.[1] LLM merupakan jaringan syaraf tiruan (umumnya menggunakan transformer[2]) dan telah dilatih sebelumnya dengan menggunakan pemelajaran terawasi mandiri dan pemelajaran semi terawasi.

Sebagai model bahasa yang bersifat autoregresif, LLM bekerja dengan menerima teks masukan dan memprediksi token atau kata selanjutnya secara berulang.[3] Sampai tahun 2020, fine tuning adalah satu-satunya cara suatu model bisa beradaptasi untuk bisa menyelesaikan tugas tertentu. Adapun model yang lebih besar, seperti GPT-3, dapat di-prompt-engineer untuk mencapai hasil yang sama. [4] LLM dianggap memiliki pengetahuan terkait sintaksis, semantik, dan ontologi yang melekat pada korpora bahasa manusia, tetapi LLM juga memiliki semacam ketidakakuratan dan bias yang ada dalam korpora. [5]

Contoh terkenal, termasuk model GPT oleh OpenAI (seperti, GPT-3.5 dan GPT-4, yang digunakan dalam ChatGPT), PaLM milik Google (digunakan dalam Bard), dan LLaMA milik Meta, serta BLOOM, Ernie 3. 0 Titan, dan Claude 2.

Referensi

sunting
  1. ^ "Better Language Models and Their Implications". OpenAI. 2019-02-14. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-12-19. Diakses tanggal 2019-08-25.
  2. ^ Merritt, Rick (2022-03-25). "What Is a Transformer Model?". NVIDIA Blog (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-07-25.
  3. ^ Bowman, Samuel R. (2023). "Eight Things to Know about Large Language Models". arฮงiv:2304.00612 [cs.CL].ย 
  4. ^ Brown, Tom B.; Mann, Benjamin; Ryder, Nick; Subbiah, Melanie; Kaplan, Jared; Dhariwal, Prafulla; Neelakantan, Arvind; Shyam, Pranav; Sastry, Girish; Askell, Amanda; Agarwal, Sandhini; Herbert-Voss, Ariel; Krueger, Gretchen; Henighan, Tom; Child, Rewon; Ramesh, Aditya; Ziegler, Daniel M.; Wu, Jeffrey; Winter, Clemens; Hesse, Christopher; Chen, Mark; Sigler, Eric; Litwin, Mateusz; Gray, Scott; Chess, Benjamin; Clark, Jack; Berner, Christopher; McCandlish, Sam; Radford, Alec; Sutskever, Ilya; Amodei, Dario (Dec 2020). Larochelle, H.; Ranzato, M.; Hadsell, R.; Balcan, M.F.; Lin, H. (ed.). "Language Models are Few-Shot Learners" (PDF). Advances in Neural Information Processing Systems. 33. Curran Associates, Inc.: 1877โ€“1901.
  5. ^ Manning, Christopher D. (2022). "Human Language Understanding & Reasoning". Daedalus. 151 (2): 127โ€“138. doi:10.1162/daed_a_01905. S2CIDย 248377870.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Mia Khalifa

Lockhart Kurt Lockwood Byron Long Miles Long Michael Lucas Mandingo Nick Manning Mr. Marcus William Margold Eric Masterson Tristan Mathews Glen Meadows

Daftar anggota AVN Hall of Fame

Manchester 1998 Mandingo 2017 Nick Manning 2014 Mr. Marcus 2009 William Margold Daisy Marie 2017 Cash Markman 2006 Rick Masters 2007 Eric Masterson 2014

Demi Lovato: Stay Strong

satu malam adalah hal yang normal". Membawa gitaris dan temannya Mike Manning bersamanya, Lovato memberikan penampilan akustik yang intim dari lagu hitnya

Christopher Atkins

(1982) (pengisi suara) sebagai Aladdin A Night in Heaven (1983) sebagai Rick Monroe (juga dikenal sebagai Ricky Si Roket) Serial TV Dallas (1978) sebagai

Tanya Tate

Lockhart Kurt Lockwood Byron Long Miles Long Michael Lucas Mandingo Nick Manning Mr. Marcus William Margold Eric Masterson Tristan Mathews Glen Meadows

Aiden Ashley

Lockhart Kurt Lockwood Byron Long Miles Long Michael Lucas Mandingo Nick Manning Mr. Marcus William Margold Eric Masterson Tristan Mathews Glen Meadows

Doctor Strange

Diakses tanggal July 28, 2015. DeFalco "1960s" in Brevoort, DeFalco & Manning 2008, hlm.ย 93 "Dr. Strange's archenemy, Baron Mordo, was introduced in

Jeffrey Nordling

seorang aktor asal Amerika Serikat. Ia dikenal karena perannya sebagai Jake Manning dalam Once and Again, Larry Moss dalam 24, Nick Bolen dalam Desperate Housewives