Ricotta
Negara asalItalia
Sumber susuSapi
Domba
DipasteurisasiYa
TeksturLembut
Kadar lemak20%
Waktu pematanganTidak
SertifikasiTidak [1]

Ricotta adalah keju segar dari Italia yang dibuat dari air dadih sisa pembuatan keju lain yang dimasak lagi.[1][2] Ricotta berasal dari kata bahasa Latin yaitu "recocta" yang berarti "dimasak lagi".[1][2][3] Keju ini diproduksi di seluruh daerah di Italia.[1] Ricotta dapat dimakan begitu saja ataupun digunakan dalam lasagna, cannoli (kue dari Sisilia) dan hidangan-hidangan lainnya.[4] Keju ini memiliki rasa yang tidak terlalu manis dengan tekstur yang lembut dan warna yang putih seperti salju.[1][4]

Sejarah

sunting

Keju Ricotta pertama kali dibuat di Sisilia oleh orang-orang Yahudi.[3] Dalam sejarahnya, keju ini banyak diekspor dari Sisilia dan merupakan bagian dari makanan sehari-hari mereka.[3] Awalnya, keju ini sering dibuat dengan menggunakan susu kambing atau susu domba, tetapi sekarang susu sapi juga digunakan untuk membuat Ricotta.[1][3] Kegemaran orang-orang Sisilia dengan keju ini tecermin dalam hidangan penutup tradisional mereka yang banyak menggunakan Ricotta.[3] Salah satu contohnya adalah pancake cassola yang merupakan versi kuno dari cheesecake atau kue keju.[3] Selain itu, Ricotta juga merupakan makanan tradisional pada hari raya seperti Natal, Paskah dan hari Santo Yosef.[3] Pada hari Paskah, orang-orang Sisilia membuat kue cassata dengan isi krim Ricotta, sedangkan untuk hari Santo Yosef mereka membuat kue Zeppole dari keju Ricotta.[3] Tulisan tertua mengenai keju ini ditulis oleh Athenaeus, seorang penuli dari Yunani yang banyak menulis tentang makanan pada abad pertama dan kedua masehi.[3]

Bentuk dan tekstur

sunting

Keju Ricotta memiliki warna seputih salju dengan teksturnya yang lembut dan agak rapuh.[1] Keju ini sedikit basah tetapi tidak lengket.[5] Ricotta ada yang dicetak berbentuk seperti baskom, keranjang, balok ataupun dikemas dalam kontainer bundar.[1][5] Keju Ricotta yang baik memiliki tekstur yang tidak terlalu padat dan terdiri dari banyak butiran-butiran yang halus.[6] Banyak dari keju Ricotta saat ini yang tidak dibuat dari air dadih tetapi menggunakan susu yang diskim sebagian.[6] Hal ini memberikan perbedaan yang besar pada tekstur dari keju.[6] Hasil dari Ricotta yang menggunakan susu memiliki tekstur yang berpasir, tidak halus dan terlalu basah.[6]

Pembuatan

sunting

Ricotta tidak dibuat dari susu melainkan dari air dadih sisa pembuatan keju lain, biasanya keju Pecorino.[1][2] Air dadih tersebut dipanaskan dengan suhu 70-80ย ยฐC.[1] Asam sitrat lalu ditambahkan untuk membantu pemisahan bagian cair dan padat.[1][5] Kemudian air dadih tersebut dipanaskan sekali lagi dengan suhu yang lebih tinggi.[1][5][7] Busa yang dihasilkan ketika air dadih dimasak kedua kalinya disebut "zabbina" dalam bahasa Sisilia, yang berasal dari kata bahasa Arab yaitu "zarb".[8] Keju Ricotta segar lalu disimpan dalam keranjang sehingga sisa-sisa cairan mengering.[1] Setelah mengering, keju dikeluarkan dari keranjang dan dikemas untuk dijual di pasaran.[1] Pada umumnya, keju Ricotta tidak membutuhkan pematangan, tetapi beberapa jenis Ricotta ad yang dimatangkan.[1]

Jenis

sunting

Keju Ricotta memiliki banyak varian dan jenis, berikut ini adalah beberapa jenis dari keju Ricotta:[1][2]

Ricotta Salata

sunting

Jenis ini dibuat dengan menggunakan susu domba dan garam ditambahkan sebagai pengawet.[2] Tekstur dari keju ini padat tetapi mudah hancur.[2] Keju ini dapat juga dikeringkan di oven sehingga menghasilkan keju dengan rasa yang tajam.[2] Ricotta salata dijual dengan bentuk seperti roda yang dihiasi.[2]

Ricotta Informata

sunting

Keju jenis ini didapat dengan menaruh keju Ricotta lembut di oven hingga berwarna kecoklatan dengan lapisan yang sedikt hangus.[2] Ricotta Informata sangat populer di Sardinia dan Sisilia.[2] Keju ini sering juga disebut "Ricotta al forno".[2]

Ricotta Affumicata

sunting

Jenis keju ini memiliki kemiripan dengan Ricotta informata.[2] Keju ini diproduksi dengan cara mengasapkan keju Ricotta sehingga timbul lapisan berwarna abu-abu.[2] Keju ini biasanya diasapkan dengan menggunakan kayu pohon ek atau kastanya.[2]

Ricotta Scanta

sunting

Ricotta scanta didapat dengan mengasamkan keju Ricotta segar selama satu minggu .[2] Kemudian keju tersebut diaduk setiap dua atau tiga hari, diberikan garam dan dikeringkan.[2] Setelah 100 hari, keju ini memiliki kekentalan seperti keju krim.[2] Keju Ricotta scanta memiliki aroma dan rasa yang tajam.[2]

Ricotta Romana

sunting

Ricotta romana dibuat dari air dadih yang berasal dari susu domba, sisa dari pembuatan keju Pecorino.[1] Keju Ricotta jenis ini sangat disukai di daerah selatan Italia.[1] Ricotta romana hanya dapat ditemukan pada bulan November hingga Juni.[6]

Ricotta di vacca/ Ricotta vaccine

sunting

Ricotta di vacaa atau Ricotta vaccine merupakan keju Ricotta yang dibuat dengan menggunakan air dadih yang berasal dari susu sapi.[1]

Ricotta tipo dolce

sunting

Keju Ricotta jenis tipo dolce merupakan keju Ricotta yang tidak diberikan garam.[1]

Ricotta tipo forte

sunting

Ricotta tipo forte merupakan keju Ricotta yang telah dimatangkan.[1]

Ricotta secca

sunting

Jenis keju Ricotta ini merupakan keju yang bertekstur keras dan biasanya digunakan dengan diparut terlebih dahulu.[1]

Lihat pula

sunting

Rujukan

sunting
  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8. Page 238-241.
  2. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r (Inggris) Ricotta, Mangia Bene Pasta. Diakses pada 6 Mei 2010.
  3. ^ a b c d e f g h i (Inggris) History of Ricotta Cheese, E-How. Diakses pada 7 Mei 2010.
  4. ^ a b (Inggris) What is Ricotta?, Wise Geek. Diakses pada 7 Mei 2010.
  5. ^ a b c d (Inggris) Ricotta, Cheese.com. Diakses pada 8 Mei 2010.
  6. ^ a b c d e (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 56.
  7. ^ (Inggris) [https://web.archive.org/web/20100521194529/http://www.practicallyedible.com/edible.nsf/pages/ricottacheese Diarsipkan 2010-05-21 di Wayback Machine. Ricotta Cheese, Practically Edible. Diakses pada 8 Mei 2010.
  8. ^ (Inggris) A History of Ricotta Cheese, Clifford A Wright. Diakses pada 8 Mei 2010.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Cheesecake

krim, tetapi dapat juga menggunakan keju lainnya seperti cottage cheese, ricotta, mascarpone, neufchรขtel ataupun keju quark. Cheesecake umumnya diberi hiasan

Cannoli

digoreng sebagai kulitnya, berisi krim manis yang biasanya mengandung ricotta. Ukurannya beragam mulai dari "cannulicchi", dengan ukuran tidak lebih

Greenfields

mozzarella shredded cheese dan mozzarella cheese (block), bocconcini cheese, ricotta cheese, serta camembert cheese. Greenfields Fresh Stirred Yogurt dengan

Cassata

bundar yang dicampur dengan jus buah atau liqueur dan dipadu dengan keju ricotta, manisan buah, dan isian coklat atau vanila yang mirip dengan krim cannoli

Kue plasenta

terdiri atas banyak lapisan adonan yang diselingi campuran keju (seperti ricotta) dan madu, diberi aroma daun salam, kemudian dipanggang dan dilapisi madu

Cacioricotta

adalah keju khas Italia bagian selatan yang secara harfiah berarti โ€œkeju-ricottaโ€. Nama itu muncul karena cara pembuatannya menggabungkan dua teknik sekaligus:

Cottage (keju)

banyak kegunaan, terutama untuk membuat masakan dan sebagai pengganti keju Ricotta. Keju (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese

Pembuatan keju

dipisahkan, air dadih kadang-kadang dipakai untuk membuat keju seperti Ricotta dan Cypriot hallumi tetapi biasanya air dadih tersebut dibuang. Dengan