Robb Stark
Tokoh A Song of Ice and Fire
Tokoh Game of Thrones
Richard Madden sebagai Robb Stark
Penampilan perdana
Penampilan terakhir
PenciptaGeorge R. R. Martin
PemeranRichard Madden
Informasi dalam cerita
Alias
  • The Young Wolf
  • The King in the North
  • Novel:
  • Robb the Lord
  • The Wolfling
  • The Pup
  • The Boy Wolf
  • Televisi:
  • The Wolf Pup
Jenis kelaminLaki-laki
Gelar
  • Lord of Winterfell
  • King in the North
  • Novel:
  • King of the Trident
KeluargaHouse Stark
House Tully
Istri
Kerabat

Robb Stark adalah karakter fiksi dalam seri novel fantasi, A Song of Ice and Fire, karya penulis Amerika George R. R. Martin. Karakter ini juga muncul dalam adaptasi televisinya yang berjudul Game of Thrones. Robb Stark diperkenalkan pertama kali dalam novel A Game of Thrones (1996). Robb adalah putra tertua dan pewaris Eddard Stark, penguasa Winterfell, yang terletak di sebelah utara dari benua fiksi Westeros. Dia muncul kembali dalam novel A Clash of Kings (1998) dan A Storm of Swords (2000). Setelah ayahnya ditangkap dan dieksekusi oleh klan Lannister di King's Landing, ia mengumpulkan para pengikutnya di Utara dan kemudian dimahkotai sebagai 'Raja di Utara'. Ia pun membalas dendam kepada klan Lannister dan mencari kemerdekaan untuk kerajaan barunya.

Robb diperankan oleh aktor Skotlandiaโ€”Richard Madden dalam adaptasi televisi HBO.[1]

Penggambaran karakter

sunting

Robb berusia 14 tahun pada awal A Game of Thrones (1996). Dia adalah anak sah tertua dari pasangan Eddard "Ned" Stark dan istrinyaโ€”Catelyn. Robb memiliki lima saudara kandung: Sansa, Arya, Bran, Rickon, dan Jon Snow (anak haram Ned). Robb selalu ditemani oleh direwolf-nya, Grey Wind.

Sebagai putra tertua Ned yang sah, Robb adalah pewaris Winterfell. Ketika Lord Eddard pindah ke King's Landing untuk menjadi Tangan Kanan Raja, Robb tetap tinggal di Winterfell untuk memerintah sebagai pengganti ayahnya.

Setelah Eddard dipenggal oleh Ser Ilyn Payne, Robb dinyatakan sebagai Raja di Utara oleh para pembawa panjinya (daripada bertekuk lutut (bersumpah setia) kepada raja Lannister, Joffrey Baratheon), ia pun menarik para penguasa Utara dan Riverlands untuk mencapai tujuannya. Meskipun telah menunjukkan kecakapan taktik militernya dalam kemenangannya melawan para Lannister, Robb akhirnya dikhianati dan dibunuh oleh sekutu yang tidak puasโ€”Walder Frey dan Roose Bolton, di bawah komando diam-diam Tywin Lannister di pernikahan paman Robbโ€”Edmure Tully dengan putri Frey yang bernama Roslin.

Pengembangan, tinjauan umum, dan penerimaan

sunting

Robb Stark bukanlah seorang karakter POV dalam novel dan sebagian besar merupakan karakter latar belakang.[2] Tindakannya disaksikan dan ditafsirkan melalui mata karakter lain, seperti adiknyaโ€”Bran dan ibunyaโ€”Lady Catelyn, serta kenangan Jon Snow dan Theon Greyjoy.

James Poniewozik dari Time menggambarkan Robb kurang berhasrat untuk mencari pembalasan daripada ayahnyaโ€”Eddard, tetapi lebih pragmatis.[3][4] Gambaran Poniewozik tentang Robb (versi televisi) berfokus pada perannya sebagai pengganti Eddard:

Robb dibesarkan untuk mengambil alih posisi ayahnya, sebagai seorang penguasa Winterfell dan sebagai karakter yang fokus dalam pertunjukan. Kita tidak pernah melihat seperti apa Ned sebagai prajurit di lapangan, tetapi di King's Landinng, dia bertempur langsung, bertindak, dan mati karena hal itu. Robb, melihat jumlah pasukan Lannister, menunjukkan dirinya mampu berpura-pura dan melakukan tipu dayaโ€”meskipun dengan jumlah pasukan 2.000 orang dan rasa bersalah karena mengirim mereka dalam misi bunuh diri.[5]

Dalam novel ketiga, A Storm of Swords, Robb dibunuh dalam sebuah acara yang disebut Red Wedding, yang terinspirasi dari Black Dinner dan Glencoe Massacre dari sejarah Skotlandia.[6] George Martin mengatakan bahwa dia memutuskan untuk membunuh Robb Stark karena dia ingin membuat cerita itu sulit diprediksi: "Saya membunuh Ned karena semua orang mengira dia pahlawan ... Hal yang dapat diprediksi berikutnya adalah mengira putra sulungnya akan bangkit dan membalaskan dendam ayahnya. Dan semua orang akan mengharapkan itu. Jadi segera [membunuh Robb] menjadi hal berikutnya yang harus saya lakukan."[6]

Dalam buku 2015 mereka, Game of Thrones and Business, Tim Phillips dan Rebecca Claire setuju akan hal itu:

Tetapi hal yang menggoncang dunia maya bukanlah tentang kematian. Hal itu sudah banyak di televisi. Apa yang benar-benar membuat ini menonjol adalah bahwa itu melanggar aturanโ€”ceritanya tidak seharusnya berjalan seperti ini. Kami telah berinvestasi dalam kisah balas dendam Robb Stark dan keluarganya, yang secara narasi Hollywoodโ€”harus dengan jelas memenangkan perang melawan para Lannister, karena itulah cara yang dilakukan dalam cerita-cerita dongeng.[7]

Aktor Skotlandiaโ€”Richard Madden telah menerima ulasan positif untuk perannya sebagai Robb Stark dalam serial TV.[8]

Referensi

sunting
  1. ^ "From HBO - Not A Blog". web.archive.org. 2016-03-07. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-07. Diakses tanggal 2019-09-26.
  2. ^ "Game of Thrones Viewer's Guide". viewers-guide.hbo.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 1 Oktober 2019.
  3. ^ Poniewozik, James (6 Juni 2011). "Game of Thrones Watch: The Quality of Mercy". Time (dalam bahasa American English). ISSNย 0040-781X. Diakses tanggal 2 Oktober 2019.
  4. ^ Poniewozik, James (23 Mei 2011). "Game of Thrones Watch: Talk to the Hand". Time (dalam bahasa American English). ISSNย 0040-781X. Diakses tanggal 2 Oktober 2019.
  5. ^ Poniewozik, James (13 Juni 2011). "Game of Thrones Watch: The Unkindest Cut". TIME. Diakses tanggal 2 Oktober 2019.
  6. ^ a b Hibberd, James (2 Juni 2013). "'Game of Thrones' author George R.R. Martin: Why he wrote The Red Wedding". ew.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2 Oktober 2019.
  7. ^ Phillips, Tim; Clare, Rebecca (12 April 2015). Game of Thrones and Business: Strategy, morality and leadership lessons from the worldโ€™s most talked about TV show. Infinite Ideas. hlm.ย 34. ISBNย 1909652938.
  8. ^ Hibberd, James (2 Juni 2013). "Robb Stark shocker: 'Game of Thrones' actor talks heart-breaking twist". ew.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2 Oktober 2019.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar karakter Game of Thrones

curse over King Joffrey, King in the North Robb Stark, and Lord of the Iron Islands Balon Greyjoy. Robb Stark is slaughtered at the Red Wedding soon after

Rickon Stark

anak kelima dan bungsu dari Eddard "Ned" Stark dan istrinya Catelyn. Ia memiliki lima saudara kandungโ€”Robb, Sansa, Arya, Bran, dan kakak tiri bernama

Catelyn Stark

Catelyn Stark (nรฉe Tully) merupakan karakter fiksi dalam seri novel bergenre fantasi, A Song of Ice and Fire. Seri itu ditulis oleh pengarang Amerika

Roose Bolton

dan A Dance with Dragons (2011). Roose bergabung dengan pemberontakan Robb Stark sebagai salah satu letnan utamanya. Namun, secara rahasia ia merencanakan

Ned Stark

Eddard " Ned " Stark adalah karakter fiksi dalam seri novel fantasiโ€” A Song of Ice and Fire karangan penulis Amerikaโ€”George R. R. Martin dan untuk adaptasi

Bran Stark

Kings (1998), diceritakan bahwa Robb Stark dinobatkan menjadi raja untuk wilayah Utara. Sedangkan Bran, sebagai pewaris Robb, memerintah kastel karena ketidakhadiran

Sansa Stark

dibesarkan dengan adik perempuanโ€”Arya Stark, dua adik laki-lakiโ€”Bran Stark dan Rickon Stark, serta kakak lelakiโ€”Robb Stark, dan kakak tiri tidak sah, Jon Snow

Arya Stark

Arya Stark adalah karakter fiksi dalam seri novel fantasi epik A Song of Ice and Fire karya penulis Amerika George R. R. Martin, dan adaptasinya di televisi