Halaman ini adalah sebuah esai di Wikipedia bahasa Indonesia.
Esai ini berisi nasihat atau pendapat dari seorang atau beberapa kontributor di Wikipedia. Halaman ini bukan merupakan kebijakan atau pedoman Wikipedia, karena belum benar-benar disepakati oleh komunitas. Beberapa esai dapat menunjukkan norma yang berlaku secara luas; sedangkan yang lainnya mewakili sudut pandang minoritas.

Rohani Islam (disingkat Rohis) adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk memperdalam dan memperkuat ajaran Islam dengan forum, pengajaran, dakwah, hingga berbagi pengetahuan tentang Islam. Rohis sering disebut juga sebagai IRMA (Ikatan Remaja Masjid) atau Dewan Keluarga Masjid (DKM).[1][2] Rohis biasanya dikemas dalam bentuk ekstrakurikuler maupun organisasi di SMP hingga Perguruan Tinggi/Universitas.[1] Organisasi Rohis sesuai dengan Undang-Undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyebutkan bahwa fungsi dan tujuan dari pendidikan nasional adalah menjadikan peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Ekskul ini memiliki juga program kerja serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang berada di naungan OSIS.[2]

Kegiatan

sunting

Rohis umumnya memiliki kegiatan yang terpisah antara anggota pria (ikhwan) dan wanita (akhwat). Tapi tidak selalu. Hal ini dikarenakan perbedaan mahram di antara anggota ikhwan dan akhwat tersebut. Apabila kajian di tempat terbuka, seperti masjid, aula dan lapangan, maka kegiatan bisa di gabung antara pria dan wanita dengan catatan harus ada pembatasnya. Kebersamaan dapat juga terjalin antar anggota dengan rapat kegiatan serta kegiatan-kegiatan di luar ruangan. Tujuan utama Rohis mendidik siswa menjadi lebih Islami dan mengenal dengan baik ajaran dan segala hal tentang Islam. Dalam pelaksanaannya, anggota Rohis memiliki kelebihan dalam penyampaian dakwah dan cara mengenal Allah lebih dekat melalui alam dengan cara pembelajaran Islam di alam terbuka (rihlah).

Manfaat

sunting

Rohis sendiri memiliki manfaat tersendiri untuk anggota yang mengikuti ekstrakurikuler yang berada di dalam sekolah tersebut, terutama mengajak kepada kebaikan dengan agenda-agenda yang bermanfaat. Rohis bukan sekadar ekskul biasa. Lebih dari itu Rohis adalah satu-satunya organisasi yang komplet dan menyeluruh. Ilmu dunia dan ilmu akhirat dapat ditemukan di sini. Rohis juga media pengajaran cara berorganisasi dengan baik, pembuatan proposal, bekerja sama dengan tim, dan pendewasaan diri karena dituntut untuk mengutamakan kepentingan kelompok atau jamaah di atas kepentingan pribadi.

Sejarah

sunting

Rohis berdiri sejak akhir tahun 1980, berawal dari sebuah upaya dan keinginan untuk memberikan solusi kepada para pelajar Muslim untuk menambah wawasan Islam, karena jam pelajaran di sekolah sangat terbatas sehingga Rohis sebagai wadah memperdalam agama Islam.[dibutuhkan verifikasi sumber]

Kegiatan

sunting

Kegiatan-kegiatan Rohis adalah sebagai berikut:[1]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c Majalah Remaja Fitrah edisi Oktober 2012
  2. ^ a b panduan Kegiatan Rohani Islam(Rohis) Tingkat SMA/SMK, 2015, DIRJEN PENDIS KEMENAG RI

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

SMK Letris Indonesia

Paskibra (AMVIBI) Tari Tradisional Pecinta Alam KIR (Karya Ilmiah Remaja) Rohis (Rohani Islam) Futsal Basket Teater IT Club PMR (Palang Merah Remaja) Herbal

Siti Hardiyanti Rukmana

memperkenalkan suatu organisasi berbasis agama seperti Rohani Islam atau ROHIS sebagai wadah organisasi yang mencetak generasi beriman.[butuh rujukan]

SMA Bina Warga 2 Palembang

ekstrakulikuler disediakan kegiatan antara lain Modern Dance, Karya Ilmiah Remaja, Rohis, Cheerleader, Band, Drama, Fotografi, Basket, Paskibraka, dll. Untuk menguji

Mardani Ali Sera

kemipimpinannya mulai tampak sewaktu memimpin ekstrakurikuler kerohanian Islam (Rohis) di SMA Negeri 1 Jakarta. Terjun dalam pergerakan tarbiah sewaktu kuliah

Andi Sudirman Sulaiman

sekolah seperti OSIS, Pramuka, dan sebagai salah satu inisiator berdirinya ROHIS di sekolahnya. Andi Sudirman berhasil menyelesaikan studi di Fakultas Teknik

SMA Negeri 34 Jakarta

Palang Merah Remaja (PMR) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Rohani Islam (Rohis) Tari Saman Tari Tradisional Voli Berikut adalah sejumlah alumni terkenal

SMA Negeri 14 Jakarta

Bidang I dan II masing-masing membawahi empat bidang. Bidang I terdiri atas ROHIS, ROHKRIS, OPPK, dan KBPL. Bidang II terdiri atas PAKKS, KJDK, KBB, dan PBBN

SMA Negeri 8 Medan

Tari Modern (SMOLDER) PB SMANDEL ( Persatuan Badminton SMA Negeri 8 Medan) ROHIS (Rohani Islam) KRO (Kegiatan Rohani Oikumene) "Akreditasi SMA Negeri 8 Medan"