Gondorukem (kolofonium) dalam bentuk murni

Gondorukem, siongka atau arpus (resina colophonium) adalah hasil olahan dari getah batang Loco (Pinus). Getah batang tusam disuling untuk menghasilkan terpentin dan sisa hasil destilasi tersebut berupa gondorukem. Secara umum di Indonesia, gondorukem dan terpentin dihasilkan dari batang tusam sumatra (Pinus merkusii). Sedangkan, di luar negeri umumnya P. palustris, P. pinaster, P. ponderosa, dan P. roxburghii.

Gondorukem diperdagangkan dalam bentuk keping-keping padat berwarna kuning keemasan.

Kandungannya sebagian besar adalah asam-asam diterpena, terutama asam abietat, asam isopimarat, asam laevoabietat, dan asam pimarat.

Penggunaannya antara lain sebagai bahan pelunak plester serta campuran perban gigi, sebagai campuran perona mata (eyeshadow) dan penguat bulu mata, dan sebagai bahan perekat warna pada industri percetakan (tinta) dan cat (lak)

Gondorukem merupakan komoditas ekspor Indonesia. Gondorukem diproduksi oleh Perhutani dan juga perusahan swasta seperti PT Naval Overseas Diarsipkan 2023-05-27 di Wayback Machine. dan PT Krishna Sukses Abadi Diarsipkan 2023-06-03 di Wayback Machine.. Utamanya dihasilkan dari perhutanan tusam di pegunungan pulau Jawa.

Referensi

sunting
  • Hiller K dan Herzig MF 2007. Die groรŸe Enzyklopaedie der Arzneipflanzen und Drogen. Elsvier Spektrum, Heidelberg.

Pranala luar

sunting



๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Minyak bumi

tempat pengilangan minyak untuk menghasilkan bensin, bahan bakar jet, kerosin, dan hidrokarbon lainnya. Contohnya adalah 2,2,4-Trimetilpentana (isooktana)

Pinus

tekstil, dan pewarna. Mengekstraksi resin untuk membuat terpentin dan rosin (sebelum 1920) Keranjang jarum pinus, Pรกtzcuaro, Meksiko, 2016 Batangan

John D. Rockefeller

Setelah beberapa tahun berbisnis, produk-produk SO (seperti bahan bakar dan kerosin) makin terkenal dan permintaan masyarakat pun makin banyak, sehingga perusahaan

Rosalia Indah

dan penyantunan, seperti Rosalia Express (kurir), Ros-In Hotel, Rest Area Rosin, serta binatu dan toko kelontong. Ekspansi ini menunjukkan kemampuannya

Akar emas

bagian bawah tanah R. rosea . Akar Rhodiola mengandung fenol, rosavin, rosin, rosarin, asam organik, terpenoid, asam fenolik dan turunannya, flavonoid

Biola

busur biola. Jika busur biola rajin digosok dengan gala (Bahasa Inggris: rosin) akan membuat 'cengkeraman' busur ke senar menjadi lebih stabil dan terkontrol

Resin

konstituen dari resin galipot. Asam Abietic juga dapat diekstraksi dari rosin dengan cara alkohol panas, akan mengkristal dalam selebaran, dan oksidasi

Asam mefenamat

Etil klorida Etilena Fluroksena Bensin Halopropana Halotana Isofluran Kerosin Metoksifluran Metoksipropana Nitrogen monoksida Nitrogen Dinitrogen monoksida