| Badan yang mengatur | |
|---|---|
| Negara | |
| Konfederasi | AFC |
| Dibentuk | 2014, sebagai Liga Nusantara di tingkat ke-4 2017, sebagai Liga 3 2024, sebagai Liga Nusantara di tingkat ke-3 |
| Jumlah tim | 24 (2025โ26) |
| Tingkat pada piramida | 3 |
| Promosi ke | Kejuaraan |
| Degradasi ke | Liga 4 |
| Piala domestik | Piala Indonesia |
| Piala liga | Piala Liga Indonesia |
| Juara bertahan liga | RANS Nusantara (gelar ke-1) (2025โ26) |
| Klub tersukses | Sumut United (2 gelar) |
| Televisi penyiar | NTV YouTube (ILeague TV) |
| Situs web | Situs web resmi |
Liga Nusantara (sebelumnya bernama Liga 3) adalah kompetisi semi-profesional tingkat ketiga dalam sistem liga sepak bola di Indonesia. Dibentuk sebagai Liga Nusantara pada tahun 2014 setelah PSSI menggabungkan kompetisi sebelumnya yaitu Divisi Dua Liga Indonesia dan Divisi Tiga Liga Indonesia. Liga ini menempati tingkat ketiga dan awalnya terdiri dari 2 babak: putaran provinsiโdiadakan di setiap provinsi di Indonesia, dan putaran nasional (jumlahnya bervariasi antar provinsi).[1] Mulai musim 2024/2025 kompetisi liga 3 yang sebelumnya dijalankan oleh asosiasi provinsi PSSI yang semula berstatus kompetisi amatir kini dikelola oleh I-League dan berstatus sebagai kompetisi semi profesional.
Sejarah
suntingKompetisi ini dibentuk dengan nama Liga Nusantara setelah Divisi Dua dan Divisi Tiga Liga Indonesia digabung pada tahun 2014. Pada tahun 2015, Divisi Satu LI juga digabung dengan Liga Nusantara sehingga menjadikannya sebagai kasta tingkat ketiga dalam sistem liga sepak bola Indonesia. Persatu Tuban memenangkan Liga Nusantara pada musim pertama.[2]
Pada tahun 2017, Liga Nusantara berganti nama menjadi Liga 3, bersama dengan Liga Super Indonesia dan Divisi Utama yang masing-masing berganti nama menjadi Liga 1 dan Liga 2.[3]
Pada tahun 2024, Liga 3 kembali berganti nama menjadi Liga Nusantara, bersama dengan dibentuknya kompetisi Liga 4.[4]
Format
suntingFormat lama
suntingSistem yang digunakan di Liga 3 adalah kompetisi penuh dengan format kandang-tandang. Setiap klub yang berpartisipasi diwajibkan untuk berkompetisi setidaknya 15 kali selama musim kompetisi. Hal ini berbeda dengan kompetisi amatir sebelumnya yang jumlah pertandingan per klub bisa tidak merata. Ada yang bisa bertanding lebih dari 10, tapi ada juga yang hanya bertanding 2 kali.
Putaran provinsi
suntingSetiap asosiasi provinsi mengadakan putaran provinsi yang diikuti oleh klub-klub amatir tanpa batas peserta dengan format pertandingan yang berbeda-beda, perbedaan format tersebut dikarenakan perbedaan jumlah peserta di setiap provinsi. Selanjutnya, tim yang lolos dari babak provinsi bertanding di putaran nasional.
Putaran nasional
suntingSebanyak 80 tim bertanding di putaran nasional. Di babak pertama, 80 tim dibagi menjadi 16 grup. Setiap grup bermain di satu tempat. Juara dan runner-up masing-masing grup maju ke babak kedua. Babak kedua menampilkan 32 tim yang merupakan juara dan runner-up dari masing-masing grup di babak pertama. Setiap pemenang maju ke babak ketiga. Di babak ketiga, 16 tim dibagi menjadi empat. Juara dan runner-up grup lolos ke putaran keempat. Pada putaran keempat, 8 tim dibagi dua grup. Setiap grup bermain di satu tempat. Tiga tim terbaik dari masing-masing grup mendapatkan tiket promosi ke Liga 2 dan lolos otomatis ke babak gugur. Di babak gugur dimainkan satu pertandingan yaitu di Babak Semifinal dan Final.
Pada musim 2023โ2024, masing-masing juara grup langsung dihadapkan pada babak final.
Format baru
suntingMusim 2024-2025
suntingFormat baru ini diumumkan pada tanggal 7 November 2024. Tidak ada fase provinsi atau nasional. Sebagai gantinya, ada empat babak:[5]
- Babak reguler: 16 tim dibagi menjadi dua grup yang terdiri dari delapan tim, dengan babak ini dimainkan dalam pertandingan round-robin kandang dan tandang. Tiga tim teratas dari setiap grup lolos ke babak play-off promosi, sementara tim yang tersisa lolos ke babak play-off degradasi.
- Babak play-off degradasi: 10 tim dibagi menjadi dua grup yang terdiri dari enam tim, dengan pertandingan yang dimainkan dalam pertandingan round-robin kandang dan tandang. Tiga tim terbawah dari masing-masing grup gagal bertahan dan turun kasta ke Liga 4.
- Babak kejuaraan: 6 tim dibagi menjadi dua grup yang terdiri dua tim, dengan pertandingan yang dimainkan dalam pertandingan round-robin kandang dan tandang. Juara grup melaju ke final dan memperoleh tiket promosi ke Liga 2. Runner-up grup lolos ke babak promosi play-off.
- Babak final dan promosi play-off: Babak play-off dan final dimainkan satu pertandingan. Jika hasil imbang setelah waktu normal, pertandingan ini dilanjutkan dengan perpanjangan waktu dan adu penalti untuk menentukan tim pemenang jika perlu. Pemenang dari pertandingan play-off memperoleh tiket promosi ke Liga 2, sementara pemenang dari pertandingan final dinobatkan sebagai juara.
Musim 2025-2026
sunting- Kompetisi
- 24 klub dibagi dalam empat grup. Masing-masing grup berisi enam klub, dan tim-tim saling bermain tiga kali dalam format kompetisi tiga leg, untuk total 15 pertandingan. Tim-tim menerima tiga poin untuk menang, satu poin untuk menahan imbang, dan tidak ada poin untuk kalah. Tim-tim diberi peringkat berdasarkan poin total, kemudian rekor head-to-head, kemudian selisih gol, dan kemudian gol yang dicetak. Jika masih terikat, poin fair play dan kemudian undian akan menentukan peringkat.
- Promosi dan Degradasi
- Dua tim teratas dari masing-masing grup melaju ke babak gugur, sedangkan tim di perangkat ketiga dan keempat tetap di Liga Nusantara musim depan.
- Tim di peringkat kelima dari masing-masing grup bermain di play-off degradasi, sedangkan tim di peringkat keenam dari masing-masing grup degradasi langsung ke Liga 4.[6]
- Babak gugur
- Lihat format babak gugur
Tim
suntingLokasi
suntingTim yang sedang berpartipasi
suntingCatatan: Berdasarkan musim 2025โ26.
| Tim | Tahun bergabung |
Jumlah musim di LN |
Lokasi | Musim pertama di D3 |
Jumlah musim di D3 |
Periode saat ini di D3 |
Periode terakhir di CH |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Batavia | 2017 | 8 | Jakarta Selatan | 2017 | 8 | 2025โ | - |
| Dejan | 2022โ23 | 3 | Depok | 2022โ23 | 3 | 2025โ | 2024โ2025 |
| Gresik United | 2006 | 5 | Gresik | 2018 | 5 | 2025โ | 2022โ2025 |
| Nusantara Lampung | 2021[Catatan NUS] | 2 | Bandar Lampung | 2021โ22 | 2 | 2025โ | 2022โ2025 |
| Pekanbaru | 2024โ25 | 1 | Pekanbaru | 2025โ26 | 1 | 2025โ | - |
| Persebata | 1999 | 8 | Lembata | 2017 | 8 | 2025โ | - |
| Perseden | 1994โ95 | 8 | Denpasar | 2013 | 12 | 2025โ | - |
| Persekabpas | 1995โ96 | 9 | Pasuruan | 2009โ10 | 15 | 2017โ | - |
| Perserang | 2011 | 2 | Serang | 2024โ25 | 2 | 2024โ | 2017โ2024 |
| Persewar | 2005 | 3 | Waropen | 2011โ12 | 8 | 2025โ | 2019โ2025 |
| Persiba Bantul | 2004 | 8 | Bantul | 2018 | 8 | 2018โ | 2015โ2017 |
| Persibo | 2000 | 7 | Bojonegoro | 2017 | 7 | 2025โ | 2024โ2025 |
| Persika Karanganyar | 2006 | 4 | Karanganyar | 2021โ22 | 4 | 2025โ | - |
| Persikabo 1973 | 2016[Catatan PBO] | 1 | Bogor | 2025โ26 | 1 | 2025โ | 2024โ2025 |
| Persikota | 1994โ95 | 8 | Tangerang | 2017 | 8 | 2025โ | 2024โ2025 |
| Persikutim | 2018[Catatan KTM] | 8 | Kutai Timur | 2018 | 8 | 2018โ | - |
| Persipa | 1994โ95 | 6 | Pati | 2010 | 10 | 2025โ | 2022โ2025 |
| Persitara | 1994โ95 | 8 | Jakarta Utara | 2015 | 10 | 2025โ | 2010โ2014 |
| PSDS | 1994โ95 | 7 | Deli Serdang | 2011โ12 | 9 | 2024โ | 2022โ2024 |
| PSGC | 1994โ95 | 7 | Ciamis | 2010โ11 | 9 | 2020โ | 2019 |
| RANS Nusantara | 2013[Catatan RNS] | 2 | Nusantara | 2014 | 2 | 2025โ | 2024โ2025 |
| Persinab Sang Maestro | 2018[Catatan NBR] | 7 | Nabire | 2018 | 7 | 2025โ | - |
| Tri Brata Rafflesia | 2021โ22 | 4 | Bengkulu | 2021โ22 | 4 | 2025โ | - |
| Waanal Brothers | 2022โ23 | 4 | Mimika | 2022โ23 | 4 | 2022โ | - |
| Degradasi dari Kejuaraan di musim lalu | |
| Promosi dari Liga 4 di musim lalu |
- "Tahun bergabung" adalah tahun klub bergabung dengan Liga Indonesia, termasuk liga-liga yang berada di bawahnya dan dihitung sejak musim 1994โ95.
- "Musim pertama di D3" dan "Jumlah musim di D3" dihitung sejak Divisi Satu turun ke divisi ketiga dan juga termasuk Divisi Satu LPIS selama era dualisme (2011โ2012) dan ISC Liga Nusantara.
- "Jumlah musim di LN" dan "Periode saat ini di D3" dihitung sejak liga tingkat ketiga berganti nama sebagai Liga 3 dan kemudian berubah menjadi Liga Nusantara.
- "Periode terakhir di CH" dihitung sejak Divisi Utama turun ke divisi kedua (sekarang Kejuaraan), termasuk Divisi Utama LPIS selama era dualisme (2011โ2013) dan ISC B pada musim 2016.
- Nama-nama lama
- ^ Nusantara Lampung (NUS): sebelumnya sebagai Mataram Utama.
- ^ Persikabo 1973 (PBO): sebelumnya sebagai PS TNI.
- ^ Persikutim United (KTM): sebelumnya sebagai NZR Sumbersari.
- ^ RANS Nusantara (RNS): sebelumnya sebagai Cilegon United.
- ^ Persinab Sang Maestro (NBR): sebelumnya sebagai Sang Maestro.
Daftar juara
suntingFormat Lama
suntingFinal satu leg
sunting| Musim | Nama Liga | Juara | Skor | Juara kedua |
|---|---|---|---|---|
| 2014 | Liga Nusantara | Persatu Tuban | 2โ1 | Laga |
| 2015 | Dibatalkan karena dibekukan FIFA | |||
| 2016[a] | ISC Liga Nusantara | Perseden Denpasar | 2-0 | PSN Ngada |
| 2017 | Liga 3 | Blitar United | 2โ1 | Persik Kendal |
| 2019 | Persijap Jepara | 3โ1 | PSKC Cimahi | |
| 2020 | Dibatalkan karena pandemi COVID-19 | |||
| 2021โ22 | Karo United | 3โ3 (4โ2 a.p.) |
Putra Delta Sidoarjo | |
| 2022โ23 | Dibatalkan setelah Tragedi Kanjuruhan | |||
| 2023โ24 | Adhyaksa Farmel | 3โ2 (p.w.) |
Persibo Bojonegoro | |
Catatan:
Final dua leg
sunting| Musim | Nama Liga | Tim tuan rumah | Skor | Tim tamu |
|---|---|---|---|---|
| 2018 | Liga 3 | Persik Kediri | 3โ1 | PSCS Cilacap |
| PSCS Cilacap | 1โ0 | Persik Kediri | ||
| Persik Kediri menang dengan skor agregat 3โ2 | ||||
Format Baru
sunting| Musim | Nama Liga | Juara | Skor | Juara kedua |
|---|---|---|---|---|
| 2024โ25 | Liga Nusantara | Sumut United | 4โ1 | Tornado |
| 2025โ26 | RANS Nusantara | 2โ2 (4โ3 a.p.) |
Dejan | |
| 2026โ27 | โ | |||
| 2027โ28 | โ |
Sponsor
sunting| Periode | Sponsor | Nama Liga | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2014 | Tidak ada sponsor | Liga Nusantara | |
| 2017โ2024 | Tidak ada sponsor | Liga 3 | |
| 2024โ2025 | PNM | PNM Liga Nusantara | [7] |
Perubahan Nama Dan Logo
sunting-
2014 (Liga Nusantara)
-
2016 (Liga Nusantara)
-
2017 (Liga 3)
-
2018โ2024 (Liga 3)
-
2024-2025 (Liga Nusantara)
Lihat pula
sunting- Liga Super
- Kejuaraan
- Liga 4
- Divisi Satu Liga Indonesia
- Divisi Dua Liga Indonesia
- Divisi Tiga Liga Indonesia
- Liga 1 Putri
- Elite Pro Academy
- Piala Soeratin
- Piala Indonesia
- Piala Presiden Indonesia
- Piala Liga Indonesia
- Community Shield Indonesia
Referensi
sunting- ^ Lazuardy, Glerry (25 Januari 2014). "Mulai Tahun Ini PSSI akan Gelar Liga Nusantara". Tribunnews.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 April 2023. Diakses tanggal 9 April 2014.
- ^ "Persatu Juarai Piala Nusantara 2014". Diarsipkan dari versi asli pada 14 Desember 2014. Diakses tanggal 14 Desember 2014.
- ^ "PSSI Ubah ISL Jadi Liga 1". Bola.net. 20 Januari 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Januari 2017.
- ^ Purnomo, Didi Agung Eko (2024-11-10). "Liga Nusantara dan Liga 4 Resmi Dibentuk PSSI sebagai Kompetisi Baru, Ini Dia Regulasi dan Pesertanya". Solo Balapan. Diakses tanggal 2025-06-05.
- ^ auglandy, Niko (2024-11-09). "Liga 3 Resmi Ganti Nama Jadi Liga Nusantara: Ini Daftar Peserta, Regulasi, dan Jadwal Pertandingannya". Radar Solo. Diakses tanggal 2025-07-01.
- ^ Purwoko, Bhagas Dani (10 November 2025). "Liga 3 Nusantara 2025-2026: Persaingan Kasta Ketiga Dimulai 1 Desember, Berikut Format Kompetisi dan Regulasi!". Radar Bojonegoro. hlm.ย 3.
- ^ https://www.instagram.com/p/DDPgAPSSsyT1EDc7AKEApVX2W_SGpEDHrp9If80/?igsh=MTZzMXByODlsaTZwMA==